Kaleidoskop Cepat Respon Masyarakat Sepanjang 2022

Oleh:Muhammad Raedyan Kahfi

Editor:Ramdan Malik Batubara, Aditya Gagat Hanggara

17 Jan 2023

Halo, Smartcitizen, punya impian semua permasalahan di Jakarta dapat selesai dengan tuntas? Tenang, hal tersebut sudah bukan hanya impian semata, lho. Sejak 2016, Pemprov DKI Jakarta berusaha mewujudkan itu melalui sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM). Sistem ini merupakan integrasi dari 13 kanal pengaduan milik Pemprov DKI Jakarta yang bertujuan untuk menindaklanjuti laporan warga secara lebih efisien. Laporan warga yang berasal dari 13 kanal aduan akan masuk melalui sistem CRM, untuk kemudian diproses oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Sampai saat ini, 930.246 laporan sudah selesai ditindaklanjuti melalui CRM (data tahun 2017–16 Januari 2023).

Menyadari pentingnya peran CRM dalam tata kelola pemerintahan, Pemprov DKI Jakarta terus mengembangkan sistemnya. Apa saja pengembangan CRM dalam perjalanannya tahun lalu? Mari cari tahu dalam artikel ini.

Pembaharuan Situs CRM

Sistem integrasi CRM berbentuk aplikasi mobile maupun website digunakan oleh petugas Pemprov DKI Jakarta untuk menindaklanjuti laporan masyarakat. Selain digunakan oleh petugas, kamu sebagai warga yang melapor juga dapat memantau progres laporan melalui website CRM . Caranya mudah, cukup dengan memasukkan nomor laporanmu, kamu sudah dapat melacak perkembangannya.

Mengutamakan efisiensi, tampilan website CRM kini hadir semakin menarik dan informatif. Kamu enggak hanya bisa mengecek laporan, tapi juga bisa mengenal lebih jauh tentang sistem pelaporan. Seperti cari tahu tentang sejarah, dasar hukum, sampai kanal pengaduan yang tersedia. Kamu pun bisa mengecek jumlah data laporan yang masuk beserta tindak lanjut penyelesaiannya secara harian, bulanan, ataupun per wilayah kelurahan.

Cukup lengkap, kan? Cek laporan makin asyik dengan tampilan dan info yang menarik!

Penyesuaian Kanal Aduan

Untuk meningkatkan efektivitas layanan pengaduan masyarakat, kanal yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta terus berusaha menyesuaikan kebutuhan warga. Beberapa tahun terakhir terdapat penyesuaian dalam jumlah kanal aduan, dari 12 kanal aduan pada 2019 menjadi 13 kanal aduan sekarang, berdasarkan Surat Keputusan Sekretaris Daerah terbaru.

Penyesuaian kanal aduan tersebut diharapkan dapat menjangkau dan mempermudah masyarakat dalam melaporkan berbagai permasalahan kota Jakarta.

CRM dalam Angka

Transparansi menjadi salah satu prinsip yang diterapkan dalam CRM. Oleh karena itu, menjadi menarik jika melihat data capaian CRM pada tahun lalu. Hal ini diperlukan supaya masyarakat mengetahui tentang permasalahan apa yang paling sering dilaporkan dan bagaimana proses penanganan laporannya.

Pada 1 Januari-31 Desember 2022, Pemprov DKI Jakarta telah menyelesaikan 122.183 laporan. Persentase penyelesaiannya mencapai 98,1%, atau 119.814 laporan sudah diselesaikan, dari jumlah pelapor yang mencapai 30.322.

Dalam membuat laporan, terdapat banyak pilihan kategori berdasarkan laporan yang kamu buat. Kategori-kategori tersebut akan membantu petugas dalam menangani dan menganalisis tren permasalahan maupun laporan apa saja yang sering terjadi. Pada tahun lalu, ada lima kategori laporan terbanyak, yakni Jalan (15.056 laporan), Gangguan Ketenteraman dan Ketertiban (13.337 laporan), Pohon (10.799), Fasilitas Sosial/Fasilitas Umum (8.580 laporan) serta Jaringan Listrik (7.526 laporan).

Dari 13 kanal aduan yang sudah terintegrasi, kira-kira dari kanal mana laporan tersebut paling banyak berasal? Terdapat lima dari 13 kanal aduan yang menjadi andalan warga dalam melaporkan permasalahan kota Jakarta. Aplikasi super JAKI menjadi andalan utama warga dalam melapor, dengan 111.133 laporan dari 27.072 pelapor. Selanjutnya diikuti dengan Twitter @dkijakarta (4.657 laporan), e-maildki@jakarta.go.id (3.174 laporan), Pendopo Balai Kota (955 laporan), serta LAPOR 1708 (907).

Sedangkan tren jumlah laporan sepanjang 2022, secara umum fluktuatif. Januari merupakan bulan terbanyak, dengan jumlah laporan mencapai 11.994. Kemudian mengalami penurunan sampai tengah tahun, dengan laporan paling sedikit pada bulan Mei sebanyak 8.326. Akhirnya mengalami kenaikan kembali menjelang akhir tahun, dengan jumlah laporan 11.798 pada bulan November.

Menjadi Bagian dari Perubahan

Dalam perjalanan CRM kedepannya, berbagai inovasi akan terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta untuk menciptakan ekosistem pelaporan yang aman dan nyaman. Kamu juga bisa menjadi bagian dari perubahan itu. Caranya cukup mudah. Jika menemukan berbagai permasalahan di Jakarta, dari fasilitas umum yang rusak sampai banjir di wilayahmu, segera laporkan melalui JakLapor di JAKI atau 12 kanal aduan resmi lain yang telah terintegrasi dalam CRM. Dengan melakukan itu, kamu sudah turut membantu mengubah Jakarta menjadi lebih baik lagi!

FAQ

Apa itu sistem CRM di Jakarta?

CRM, atau singkatan dari Cepat Respon Masyarakat, adalah sistem pengintegrasian 13 kanal aduan resmi yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Apakah JAKI termasuk dalam sistem CRM?

Iya, aplikasi super JAKI yang dikembangkan Jakarta Smart City merupakan salah satu kanal aduan yang tergabung dalam sistem CRM.

Di mana saya bisa melacak laporan yang masuk ke CRM?

Pelacakan laporan bisa kamu lakukan melalui situs resmi CRM.

Artikel Smart Governance Lainnya

Kota global Jakarta perlu kapasitas riset yang baik dan terus-menerus. Salah satunya penyajian open data melalui dashboard-dashboard ini.

Inilah smart governance, pilar smart city yang bersinergi dengan warga dan mendorong kota global. Baca selengkapnya di sini, ya!

Tahun ini, 30 tahun Jakarta dan Berlin bersinergi sebagai sister city. AsiaBerlin, merayakannya lewat acara Jakarta x Berlin.

Apa itu kota global? Apakah Jakarta salah satu contohnya? Yuk, cari tahu di sini!

Setelah melepas status ibu kota, Jakarta menjadi kota global. Begini alasan di balik transformasinya hingga upaya yang telah dilakukan Jakarta.

Dalam tiga hari, Berlin dan Jakarta menampilkan kesuksesan hasil kerja sama sebagai sister cities. Yuk, simak keseruannya!