28 Jul 2023

Melewati Hari-hari bersama JAKI sebagai Pekerja Kantoran

Oleh:Amira Sofa

Editor:Ramdan Malik Batubara, Aditya Gagat Hanggara

28 Jul 2023

Dering alarm membangunkanku dari alam mimpi. Kubuka kelopak mata yang masih berat sembari meraba handphone di nakas. Sudah pukul 5.30 pagi, batinku. Satu setengah jam lagi sebelum harus masuk kantor pukul 7.00 WIB. Sebagai pekerja kantoran di kota metropolitan, aku perlu memperhitungkan waktu perjalanan setiap mau pergi dan pulang kerja. Apalagi, aku bermobilitas dengan transportasi umum yang mengharuskanku untuk menunggu maupun mengantre bersama penumpang lain. Tak mau mengulur-ulur waktu, segera aku bangkit menuju kamar mandi. Setengah jam kemudian, aku sudah duduk di meja makan. 

Cari Rute dan Jadwal dengan Fitur Transportasi Publik

Sembari menikmati sarapan, kusempatkan mengecek jadwal MRT Jakarta. Aplikasi JAKI selalu jadi andalanku untuk cek jadwal transportasi umum karena informasinya akurat dan gampang diakses. Saat membuka aplikasi JAKI, tampilan yang berbeda mencuri perhatianku. Kini, tampilannya lebih clean dan enak dipandang mata. Kupilih menu bertuliskan Transportasi Publik dengan ikon berbentuk bus. Lalu, kupilih moda transportasi MRT Jakarta.

Rute MRT dari Lebak Bulus Grab ke Bundaran HI pun muncul. Karena aku akan naik dari Stasiun Lebak Bulus dan turun di Stasiun Bundaran HI, kuketuk rute tersebut sampai menampilkan jadwal keberangkatan MRT. Mengingat sekarang pukul 6.00 WIB dan butuh sepuluh menit perjalanan dari rumahku ke Stasiun MRT Lebak Bulus, aku bisa naik MRT pukul 06. 20 WIB dan sampai di Bundaran HI pukul 06.48 WIB. Untungnya, kantorku berlokasi tak jauh dari stasiun MRT, sehingga sesampai di sana aku bisa melanjutkan perjalananku dengan berjalan kaki. 

Selalu Updated dengan Fitur Berita 

Tepat sesuai perkiraan, aku naik MRT yang berangkat pukul 06.20 WIB. Suatu keuntungan naik dari stasiun pertama, aku bisa dapat tempat duduk. Perjalanan akan menempuh waktu sekitar dua puluh delapan menit, sehingga biasanya aku manfaatkan waktu tersebut untuk browsing dan mencari informasi baru. Maklum, pekerjaanku sebagai Social Media Officer menuntutku selalu update informasi dan tren terkini.  

Kubuka aplikasi JAKI di handphone. Kemudian, kuketuk ikon berbentuk koran yang diberi nama Berita. Ketika fitur terbuka, mataku langsung tertuju pada slider yang memuat beberapa berita dari Berita Jakarta; saluran jalan dikeruk, rencana pembangunan jalan di Cakung, hingga capaian penerimaan pajak daerah di Jakarta Barat. Ibu jariku menggulir lagi laman ke bagian Info Terkini. Ada beberapa informasi, salah satunya imbauan melapor kasus penyakit menular, wabah, kematian, dan isu kesehatan yang berakhir kubaca. 

Selesai membaca berita tersebut, kugulir lagi laman utama fitur Berita ke bawah. Ada cuitan dari Twitter mengenai ketinggian muka air. Sayangnya, bukan berita yang aku butuhkan karena cuaca saat ini sedang cerah. Mungkin bisa kubaca saat masuk musim hujan. Kugulir lagi ke bawah hingga menemukan pintasan Majalah JaKita. Kuketuk banner Majalah JaKita dan kemudian aku dibawa menuju laman utama situsnya. Kupilih majalah edisi terbaru dan mulai membaca rubrik satu per satu. Hingga tak terasa, dua puluh delapan menit pun berlalu. Kereta MRT menurunkanku di stasiun akhir Bundaran HI. Kumasukkan handphone ke saku, berjalan mendekati pintu kereta. Aku menghela napas, bersiap menjalani hari. Tepat saat itu, pintu kereta terbuka.

Praktis Daftar Kunjungan Lewat Fitur Taman Jakarta

Jam menunjukkan pukul 16.28 WIB ketika aku mengetik kalimat terakhir dari caption media sosial yang menjadi pekerjaan terakhirku hari ini. Jam kerjaku berakhir pukul 16.00 WIB, tapi aku harus pulang lebih lambat karena masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Padahal, aku sudah ingin pulang. Terlebih besok Sabtu, saatnya libur dan menghabiskan waktu bersama keluarga maupun teman. 

Sesaat setelah pekerjaanku selesai, kuraih handphone dan membuka aplikasi JAKI. Kemarin, aku melihat seorang influencer yang mengunggah kegiatannya saat berkunjung ke Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Dari videonya, di taman tersebut tampak beragam kafe, ruang baca, hingga tempat duduk-duduk yang dipenuhi anak muda. Berhubung belum pernah ke sana, aku putuskan untuk berkunjung besok. Tapi sebelumnya, aku harus daftar kunjungan dulu lewat JAKI. 

Beranda aplikasi JAKI menyapa penglihatanku. Pada search bar di Beranda, kuketik “taman”. Seketika muncul rekomendasi Peta, Tebet Eco Park, dan Taman Jakarta. Kupilih menu Taman Jakarta sesuai tujuanku. Setelah mengetuknya, aku diarahkan untuk melakukan pilihan reservasi, cek tiket, atau cari titik lokasi. Kupilih opsi Reservasi dan mengikuti arahan untuk mendaftarkan kunjunganku besok. Setelah berhasil mendaftar, aku diberi kode QR yang perlu disimpan dan ditunjukkan kepada petugas di taman. 

Kulihat sekeliling, teman-teman kerja satu per satu sudah meninggalkan kantor. Beberapa rekan sedang membereskan meja, bersiap untuk pulang. Pantas saja, sudah pukul 16.35 WIB, ucapku. Bergegas aku mematikan laptop, memasukkan barang-barang ke tas, dan membersihkan meja. Aku berjalan ke arah mesin presensi dan menempelkan ibu jariku untuk absen pulang. 

Semua Jadi Lebih Gampang Sejak Ada JAKI 

Pukul 19.00 WIB dan aku sudah berada di atas kasur. Setelah hari yang panjang nan melelahkan, akhirnya aku bisa meluruskan pinggang dan beristirahat. Sebagai pekerja kantoran di Jakarta, Senin sampai Jumat memang cukup berat. Apalagi aku bergantung kepada transportasi umum, dengan kondisi Jakarta yang padat dan kualitas udara yang sedang tak baik-baik saja. 

Untungnya, selama tiga tahun terakhir melewati hari-hari sebagai pekerja kantoran, JAKI selalu bisa aku andalkan. Mulai dari kebutuhan mengecek rute, jadwal, dan tarif transportasi umum, baca berita, daftar kunjungan ke taman, sampai hal-hal bersifat wajib seperti bayar pajak. Sebelum ada JAKI, aku harus berkeliling di beberapa aplikasi untuk mendapat informasi dan mengakses layanan. Tapi setelah ada JAKI, cukup dengan satu aplikasi aja, semua bisa kulakukan. Bahkan sekarang, ada persona pekerja kantoran yang memuat rekomendasi fitur-fitur untuk pekerja kantoran sepertiku, sehingga tak perlu pusing eksplor sendiri.


Gimana dengan kamu yang juga pekerja kantoran? Apa sudah pakai JAKI? Kalo mau menikmati kemudahan yang aku dapatkan, coba deh unduh aplikasi JAKI di  Google Play Storeatau Apple App Store. Siapa tahu, hari-hari kamu jadi lebih mudah bersama JAKI? 

Artikel JAKI Lainnya

Selamat Tahun Baru 2024! JAKI bisa #bikingampang meraih resolusi-resolusi kamu, lo. Begini caranya!

Ada yang baru dari JAKI! Sebagai kado ulang tahun untuk Jakarta, JAKI merilis versi terbaru. Yuk, kenalan dan intip tampilannya!

Meski jarang dilaporkan, kelima kategori permasalahan ini kerap kamu temukan dan perlu dilaporkan lewat JAKI, loh. Apa saja? Simak berikut ini.

Perlu menghubungi kontak darurat saat keadaan genting? JAKI punya fitur yang membantu kamu. Cek di sini, ya!

Kegiatan utama Hack4ID x JAKI rampung minggu lalu! Selama dua hari, startup founders berinovasi mengembangkan JAKI. Simak keseruannya di sini.

Ada apa saja di situs web JAKI? Semakin fresh, di sini kamu jadi paham semua yang bikin super!