03 Nov 2021

Laporkan Permasalahan Ini Lewat JAKI Saat Musim Hujan

Oleh:Amira Sofa

Editor:Aditya Gagat Hanggara

03 Nov 2021

Musim hujan memang menjadi tantangan tersendiri bagi warga Jakarta. Masalah perkotaan seperti sampah yang menumpuk di saluran air ataupun tanggul yang rusak, dapat menimbulkan permasalahan baru yang lebih besar. Karena itu, selama musim hujan, Smartcitizen perlu siaga terhadap berbagai masalah yang berpotensi menyebabkan bencana alam. Jika kamu menemukan permasalahan ini di daerah sekitarmu, kamu dapat melaporkannya melalui 14 kanal pengaduanJakarta, termasuk JAKI. 

Memangnya apa saja sih, permasalahan-permasalahan yang dapat kamu laporkan selama musim hujan ini? Mari simak penjelasannya satu per satu. 

Tumpukan Sampah di Sungai

Sampah yang tersangkut dan menumpuk hingga memenuhi dasar ataupun pinggiran sungai akan mengurangi kapasitas aliran sungai untuk menampung air hujan. Alhasil, jika hujan lebat, air sungai akan melimpah dan menyebabkan banjir. Jika menemukan tumpukan sampah di sungai maupun saluran air lainnya, Smartcitizen bisa melaporkan melalui fitur JakLapor di JAKI dengan mencantumkan kategori Sampah

Jika diselidiki lebih lanjut, sebenarnya kondisi sampah yang menumpuk ini bersumber dari kebiasaan masyarakat membuang sampah di sungai maupun saluran air lainnya. Karena itu, selain melaporkan tumpukan sampah, Smartcitizen juga dapat melaporkan tindakan membuang sampah sembarangan. Cukup menggunakan JAKI dan memilih kategori yang sama, yaitu Sampah.

Genangan Air 

Hujan deras selama musim hujan dapat menyebabkan genangan air. Bagi sebagian warga, mungkin genangan air tampak sepele karena biasanya hanya mencapai ketinggianair kurang dari 40 sentimeter pada satu area dengan radius kurang dari 100 meter saja. Namun, jika tidak segera ditindaklanjuti, beberapa genangan dapat menimbulkan banjir, loh. Karena itu, penting buat kamu untuk melaporkan genangan air berpotensi banjir di sekitar kita. Smartcitizen dapat melaporkannya melalui JAKI dengan memilih kategori Banjir. Pastikan kamu memilih jenis laporan “Publik/Terbuka” agar laporanmu terlihat dan dapat ditangani lebih cepat oleh petugas, ya. 

Pohon Tumbang

Saat musim hujan, ada satu hal lagi yang harus diperhatikan, yaitu pohon tumbang. Hujan lebat disertai angin kencang biasanya rentan mengakibatkan pepohonan tumbang. Pada kondisi ekstrem, pohon tumbang ini dapat menghambat mobilitas di jalan, membahayakan warga yang melintas di sekitarnya, hingga menimpa rumah warga ataupun fasilitas umum. Kalau Smartcitizen mendapati kasus seperti ini, Smartcitizen dapat melaporkannya melalui JAKI dengan kategori Pohon

Tanggul Rusak

Jika Smartcitizen perhatikan, ada cukup banyak tanggul yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. Tanggul biasanya berfungsi untuk menjaga aliran sungai, mencegah erosi, dan lainnya. Namun, saat debit air hujan sangat tinggi dan terjadi penurunan lapisan tanah, tanggul tersebut dapat jebol. Tanggul yang rusak ini dapat memicu banjir. Oleh karena itu, kamu perlu melapor jika tanggul di sekitar lingkunganmu rusak. Laporan dapat dikirimkan melalui JAKI dengan kategori Saluran Air, Kali/Sungai.

Banjir

Saat intensitas curah hujan begitu tinggi, sehingga air dalam saluran meluap dan tak dapat terserap dengan cepat, terjadilah banjir. Bila kamu menemukan titik banjir, kamu dapat melapor melalui JAKI dengan kategori Banjir. Selain melaporkan banjir, kamu juga bisa mengakses berbagai informasi terkait banjir di aplikasi JAKI melalui fitur JakPantau, seperti status siaga di semua aliran sungai, ketinggian permukaan air, kondisi pintu air, kondisi cuaca di semua aliran, area terdampak banjir, lokasi pengungsian, dan informasi pengungsi. 

Bantuan Sosial Pasca Bencana

Dengan sederet upaya antisipasipemerintah dalam menghadapi musim hujan, bencana alam tentulah bukan sesuatu yang diinginkan untuk terjadi. Namun, kita juga harus tetap siaga. Semisal bencana alam terjadi di sekitarmu dan kamu menemukan warga terdampak yang membutuhkan bantuan, silakan melapor melalui JAKI dengan kategori Banjir.

JAKI Bantu Kamu Siaga Bencana

Pemprov DKI Jakarta memang memiliki 14 kanal pengaduan yang bisa kamu gunakan untuk melaporkan berbagai permasalahan kota. Namun, JAKI merupakan pilihan paling praktis untuk kamu yang aktif menggunakan smartphone dan menginginkan layanan yang terintegrasi. Tak hanya melapor, di JAKI  kamu juga dapat melihat tindak lanjut laporan secara real-time dengan mengakses fitur JakRespons. Selain itu, JAKI pun akan mengirimkan kamu prakiraan cuaca dan informasi peringatan dini bencana melalui push notification dari JakWarta. Untuk semakin berjaga-jaga selama musim hujan, kamu bisa pula memantau kondisi banjir melalui JakPantau.

Lalu, bagaimana cara melaporkan permasalahan di JAKI? Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi JAKI melalui Google Play Storeataupun Apple App Store.
  2. Setelah terpasang, buka aplikasi JAKI.
  3. Klik icon kamera di bagian bawah laman utama JAKI.

  1. Pilih jenis laporan. Agar laporan kamu dapat dilihat petugas, pilih jenis laporan Publik/Terbuka. 

  1. Foto kondisi permasalahan.

  1. Pilih kategori laporan.

  1. Isi deskripsi permasalahan, lokasi, dan keterangan tambahan.

  1. Kirim laporan.

Mudah sekali, bukan? Dengan melaporkan permasalahan selama musim hujan, kamu tak hanya ikut siaga banjir, tapi juga secara tak langsung sudah membantu membangun Jakarta jadi lebih baik, loh. Sebab, laporanmu akan mempermudah pekerjaan dari berbagai organisasi perangkat daerah. Yuk, kita manfaatkan kemudahan teknologi JAKI untuk siaga banjir dan membangun Jakarta! 

Artikel JAKI Lainnya

Selamat Tahun Baru 2024! JAKI bisa #bikingampang meraih resolusi-resolusi kamu, lo. Begini caranya!

Ada yang baru dari JAKI! Sebagai kado ulang tahun untuk Jakarta, JAKI merilis versi terbaru. Yuk, kenalan dan intip tampilannya!

Meski jarang dilaporkan, kelima kategori permasalahan ini kerap kamu temukan dan perlu dilaporkan lewat JAKI, loh. Apa saja? Simak berikut ini.

Perlu menghubungi kontak darurat saat keadaan genting? JAKI punya fitur yang membantu kamu. Cek di sini, ya!

Kegiatan utama Hack4ID x JAKI rampung minggu lalu! Selama dua hari, startup founders berinovasi mengembangkan JAKI. Simak keseruannya di sini.

Ada apa saja di situs web JAKI? Semakin fresh, di sini kamu jadi paham semua yang bikin super!