Begini Tindak Lanjut Laporan CRM Selama Januari 2023

Oleh:Muhammad Raedyan Kahfi

Editor:Ramdan Malik Batubara, Aditya Gagat Hanggara

07 Mar 2023

Smartcitizen, tahukah kamu? Sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta selama tahun 2022 rata-rata menyelesaikan lebih dari 9.000 laporan permasalahan setiap bulan, dengan tingkat persentase penyelesaian mencapai di atas 95%. Hal ini menjadikan integrasi 13 kanal pengaduan dengan sistem CRM memudahkan proses birokrasi, sehingga mempersingkat koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan demikian, penanganan aduan pun lebih efektif dan efisien. Dilengkapi fitur lacak laporan, kamu juga dapat melihat progres penangannya sudah sejauh apa dan di mana secara mudah, lewat fitur JakRespons di JAKI maupun website crm.jakarta.go.id.

Pada 2022, permasalahan jalan merupakan kategori yang paling banyak dilaporkan masyarakat, yakni mencapai 15.056 laporan. Sebanyak 111.133 laporan masuk lewat fitur JakLapor di super-app JAKI dari total 122.183 laporan sepanjang 2022.

Memasuki tahun 2023, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan aduan masyarakat. Lalu bagaimana tindak lanjut laporan selama bulan Januari? Yuk, cari tahu lebih lanjut.

Petugas PPSU

Tindak Lanjut dan Kategori Laporan

Dalam menangani laporan, sistem CRM menempuh beberapa langkah sebelum akhirnya laporan tersebut selesai ditindaklanjuti. Laporan masyarakat akan diterima dan dikonfirmasi, kemudian dikoordinasikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun petugas terkait yang menindaklanjutinya. Akhirnya, laporan dinyatakan selesai setelah diverifikasi oleh Biro Pemerintahan.

Pada awal 2023 ini, Pemprov DKI Jakarta menerima 14.233 laporan masyarakat melalui sistem CRM. Data tersebut diperoleh selama periode 1–31 Januari 2023, dengan persentase penyelesaian sebesar 96.1% atau sebanyak 13.671 laporan.

Persentase Laporan CRM

Dari berbagai laporan tersebut, permasalahan jalan menjadi kategori terbanyak, dengan jumlah laporan mencapai 2.171 laporan. Selanjutnya diikuti oleh kategori gangguan keamanan dan ketenteraman sejumlah 1.412 laporan. Kemudian terdapat kategori rawan pohon tumbang dengan jumlah 1.344 laporan.

Testimoni Masyarakat

Masyarakat

Dalam menangani laporan kamu, ada beberapa tahapan yang dilalui hingga akhirnya laporan selesai ditindaklanjuti. Hal tersebut memerlukan waktu untuk dapat diproses. Untuk menjaga kualitas pelayanan pengaduan, Biro Pemerintahan berwenang dalam memverifikasi hasil tindak lanjut laporan. Bagaimana waktu proses dan kualitas tindak lanjutnya? Apakah terlalu lama dan sesuai dengan harapan?

Beberapa warga menyampaikan kesannya, setelah melapor ke berbagai kanal pengaduan. Salah satunya Daniel Giovanni, 24 tahun, yang bekerja sebagai konsultan asuransi dan tinggal di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan pengalamannya melapor beraneka permasalahan publik di Jakarta melalui JakLapor. “Sering pakai JakLapor untuk laporin banyak hal, seperti sampah, jalan, dan lain-lain. Pernah lapor tentang galian yang bikin macet jalan dan direspons dalam beberapa hari aja dengan penjelasan yang clear. Progresnya bagus banget dan hasilnya bagus juga, jadi lebih clear,” jelas Daniel.

Kesan melapor permasalahan lainnya disampaikan oleh akun Instagram @kuruukara tentang permasalahan parkir liar. “Pernah lapor parkir liar deket rumah, karena banyak kendaraan yang parkir sampe kalau mau masuk rumah tuh susah banget. Setiap lapor selalu ditanganin sama petugas Dishub dengan cukup cepat,” ungkapnya. Ia kemudian menambahkan, “Lapornya klik laporan privat/rahasia biar aman.”

Nah, demikian proses tindak lanjut laporan CRM selama Januari 2023. Pada dasarnya, Pemprov DKI tidak bisa sendiri dalam membuat Jakarta lebih baik lagi. Diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, seperti warga masyarakat untuk membantu membuatnya lebih baik. Dengan melapor melalui JakLapor di JAKI atau 12 kanal aduan lain, kamu bisa membuat perubahan lewat sekali sentuhan saja. Pantau terus media sosial CRM untuk info terbaru mengenai sistem pelaporan ataupun kinerja para petugas.

Artikel Smart Governance Lainnya

Kota global Jakarta perlu kapasitas riset yang baik dan terus-menerus. Salah satunya penyajian open data melalui dashboard-dashboard ini.

Inilah smart governance, pilar smart city yang bersinergi dengan warga dan mendorong kota global. Baca selengkapnya di sini, ya!

Tahun ini, 30 tahun Jakarta dan Berlin bersinergi sebagai sister city. AsiaBerlin, merayakannya lewat acara Jakarta x Berlin.

Apa itu kota global? Apakah Jakarta salah satu contohnya? Yuk, cari tahu di sini!

Setelah melepas status ibu kota, Jakarta menjadi kota global. Begini alasan di balik transformasinya hingga upaya yang telah dilakukan Jakarta.

Dalam tiga hari, Berlin dan Jakarta menampilkan kesuksesan hasil kerja sama sebagai sister cities. Yuk, simak keseruannya!