13 Jul 2022

Testimoni Warga yang Lapor Permasalahan Lewat JAKI

Oleh:-

Editor:Aditya Gagat Hanggara

13 Jul 2022

“Katanya warga bisa mengadukan berbagai masalah dan pelanggaran yang ditemukan di Jakarta, apa benar?” 

“Paling juga tidak ditanggapi atau lama tindak lanjutnya.” 

Mungkin sekelebat pikiran itu lewat di kepala banyak orang yang belum pernah mencoba melaporkan masalah via aplikasi JAKI. Bisa jadi karena kekhawatiran apakah laporan benar-benar ditindak oleh petugas atau terlupakan begitu saja. Nah, untuk menepis kekhawatiranmu, berikut ini testimoni pengguna JAKI yang pernah melapor lewat fitur JakLapor di JAKI. 

Lapor Berbagai Jenis Masalah

(Kicauan dari Bob di Twitter)


 

Seperti yang dikatakan Smarcitizen di atas, kamu bisa melaporkan berbagai jenis masalah di Jakarta lewat JAKI. Kamu bisa melaporkan fasilitas umum yang rusak, sampah yang menumpuk, parkir liar, lampu jalan mati, dan lain-lain. 

Ketika kamu membuat laporan di JAKI, kamu diharuskan mengambil foto dari masalah yang kamu temukan dan memilih kategori masalahnya. Ada begitu banyak kategori masalah di JAKI dan setiap kategori tersebut akan memudahkan petugas dalam menangani laporan secara tepat sesuai dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang bertugas. 
 



Tindak Lanjut Cepat

(Kicauan VVYND di Twitter)


JAKI akan memudahkanmu untuk melapor dengan cepat dan ditanggapi secara cepat pula oleh petugas. Hal ini karena laporan yang masuk lewat aplikasi JAKI akan terhubung dengan aplikasi CRM (Cepat Respons Masyarakat) milik petugas yang dipantau secara real time. Laporanmu akan masuk ke kelurahan setempat, kemudian diteruskan ke OPD terkait yang menangani masalah sesuai kategori pelaporan. 


 

(Kicauan dari Ly di Twitter)

Tentunya setiap jenis laporan akan ditangani dalam rentang waktu yang berbeda-beda. Ada yang ditangani sampai berhari-hari, karena harus ditangani oleh lintas OPD. Namun, banyak juga yang selang sehari saja sudah selesai, seperti yang dilaporkan Smartcitizen di atas. Bahkan, ada pula laporan yang diselesaikan dalam hitungan jam, misalnya Smartcitizen di bawah ini:


 

(Kicauan dari ahy di Twitter)

Privasi Terjaga

Buat kamu yang mau melaporkan pelanggaran, tapi takut ketahuan, tenang saja. JAKI punya fitur privat/rahasia yang otomatis terpilih ketika kamu melaporkan pelanggaran. Dengan ini, identitasmu akan terjaga dan terdeteksi sebagai anonim, bahkan petugas pun tidak bisa melihat pelapor yang memilih fitur privat ini. 


 

(Kicauan dari Putri di Twitter)


Tips untuk kamu yang menggunakan mode privat, pastikan kamu mengambil foto dengan sembunyi-sembunyi dan dari jarak aman, ya. 

Jadi Pahlawannya Jakarta


Yuk, kita ikuti jalan ninja dari Smartcitizen di atas dengan melaporkan berbagai permasalahan dan pelanggaran di Jakarta yang kamu temui, untuk menjadikan kota ini menjadi lebih baik lagi. Dengan ini kamu bisa jadi pahlawan Jakarta bersama-sama dengan para petugas, untuk membuat nyaman kota yang  kita tempati.

 


(Kicauan dari Ly di Twitter)

Tidak usah khawatir lagi untuk menggunakan JakLapor di JAKI ya! Unduh JAKIsekarang dan rasakan sensasi menjadi pahlawan Jakarta.

Artikel Smart Governance Lainnya

Pada 2023, ada beberapa pencapaian yang diraih JSC. Lihat selengkapnya di Laporan Tahunan ini, yuk!

Jakarta Smart City mendapat sertifikasi SNI ISO/IEC 27001:2022 terkait pengelolaan keamanan informasi. Baca selengkapnya di sini.

Kota global Jakarta perlu kapasitas riset yang baik dan terus-menerus. Salah satunya penyajian open data melalui dashboard-dashboard ini.

Inilah smart governance, pilar smart city yang bersinergi dengan warga dan mendorong kota global. Baca selengkapnya di sini, ya!

Tahun ini, 30 tahun Jakarta dan Berlin bersinergi sebagai sister city. AsiaBerlin, merayakannya lewat acara Jakarta x Berlin.

Apa itu kota global? Apakah Jakarta salah satu contohnya? Yuk, cari tahu di sini!