16 Jul 2021

Melapor Lebih Aman di JAKI dengan Fitur Laporan Privat Otomatis

Oleh:Teresa Simorangkir

Editor:Aditya Gagat Hanggara

16 Jul 2021

Jakarta yang aman dan selaras menjadi tujuan kita semua. Oleh karena itu, untuk memperbaiki tatanan kota, pemerintah membutuhkan bantuan serta kerja sama dengan warganya. Salah satu kontribusi termudah yang bisa kita lakukan adalah melaporkan permasalahan di Jakarta melalui kanal pelaporan yang sudah disediakan.

Baca juga: 5 Kategori Laporan yang Bisa Dilaporkan melalui JAKI selama COVID-19

Salah satu kanal pelaporan yang paling praktis digunakan adalah JAKI (Jakarta Kini). Lewat fitur Laporan Warga di JAKI, kamu bisa membuat laporan hanya dalam beberapa menit. Kemudian, laporanmu akan diterima oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan masuk ke dalam sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM). Seluruh proses laporan dapat dipantau oleh pelapor.

Melapor Aman dengan Laporan Privat Otomatis dari Laporan Warga

Smartcitizen tentu memiliki niat yang tulus untuk membantu membenahi Jakarta saat melapor lewat Laporan Warga. Tapi terkadang, tujuan yang baik tak menjamin prosesnya selalu mulus. Warga bisa saja merasa khawatir identitasnya terbongkar dan tersebar saat melapor. Untuk itulah, JAKI melakukan pemutakhiran pada sistemnya agar warga merasa aman saat melapor. Sejauh ini, JAKI sudah memastikan identitas pelapor terjamin kerahasiaannya. Jika kamu membuka menu Laporan Warga yang berisi kumpulan laporan-laporan warga Jakarta, kamu tidak akan melihat akun pelapor dalam seluruh laporan tersebut. Komentar yang disampaikan dalam bagian diskusi laporan juga akan selalu bersifat anonim.

Sekarang, keamanan pelapor bahkan lebih terjamin dengan sistem privat otomatis. Dengan sistem ini, detail laporan hanya dapat dilihat oleh pelapor dan petugas tidak dapat melihat foto yang diunggah oleh pelapor. Selain itu, laporan yang awalnya dapat dilihat publik di Laporan Warga tidak akan terlihat, kecuali jika pengguna memilih untuk membuatnya terlihat publik.

Tampilan Laporan Warga

 

Tampilan laporan privat di akun pelapor dan akun petugas

Baca juga: Melihat Laporan Warga dari Balik Aplikasi CRM Petugas

“Kalau petugas enggak bisa lihat foto laporan, lalu bagaimana caranya laporanku ditindaklanjuti?”

Untuk itulah kolom deskripsi disediakan. Ada beberapa kolom deskripsi yang harus diisi oleh pelapor.

Pertama, kolom Atur Lokasi Laporan.

Tambahkan ciri khusus lokasi yang jelas dan spesifik seperti nama jalan, nama gedung, atau patokan-patokan tertentu. Contoh: ada spanduk liar di sepanjang pagar RPTRA Kebun Indah di Jl. Jakarta Kini, Jakpus. Deskripsi ini menerangkan masalah yang dilihat pelapor beserta alamat dan patokan yang jelas. Deskripsi yang jelas akan memudahkan petugas di lapangan, sehingga laporanmu bisa diproses dengan cepat. Jadi, walaupun privat, laporan akan tetap masuk ke sistem dan diproses. Jangan khawatir ya! 

Kedua, kolom Tulis Detail Laporan.

Sebutkan permasalahan yang kamu temukan, seperti waktu kejadian dan jenis pelanggaran minimal 50 karakter. Contoh: karyawan dipaksa Work From Office (WFO) 100%, walau pemerintah sudah menetapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Telah banyak karyawan yang positif Covid-19. Keadaan ini sudah berlangsung selama satu minggu.

Ketiga, Pilih Kategori.

Pilih kategori yang sesuai dengan laporan. Beberapa rekomendasi kategori adalah Pohon, Jalan, Parkir Liar, dan Sampah. 

Terakhir, Tinjau Laporan

Silakan baca lagi laporan yang telah dibuat. Kamu pun bisa memilih melapor secara Privat/Rahasia.

Baca juga: Melihat Laporan Warga dari Balik Aplikasi CRM Petugas

Laporan yang diajukan melalui Laporan Warga bisa bersifat sensitif, apalagi yang berisi pengaduan atau whistleblowing. Dari awal, JAKI sudah memastikan identitas pelapor terjamin kerahasiaannya. Penjagaan privasi juga dilakukan untuk menghindari penyalahgunaan data-data penting, seperti data pribadi atau informasi sensitif. Nah, kamu juga harus memastikan bahwa laporan yang kamu buat tidak menampilkan info-info pribadi ya, Smartcitizen!

Cara Mengirim Laporan yang Aman Lewat Laporan Warga

Sistem Laporan Warga di JAKI sudah menjaga kerahasiaan penggunanya. Sekarang mari kita jaga privasi kita sendiri dengan cara mengirim laporan yang benar. Bagaimana cara membuat laporan yang benar?

Pilih Laporan Privat/Publik

Sebelum memilih apakah laporanmu bersifat privat atau publik, sistem sudah otomatis membuat jenis laporanmu privat. Namun, kamu tetap bisa mengubah jenis laporan menjadi publik dengan cara mencentang kolom ‘Publik’. Jika kamu pilih publik, maka akan muncul pemberitahuan bahwa laporanmu akan ditampilkan ke publik, tentu saja dengan tetap menyembunyikan akun kamu.

Oh iya, pada tahap ini, sebelum memotret permasalahan, pastikan juga lokasi atau GPS di smartphone kamu sudah aktif. Ini diperlukan karena JAKI memanfaatkan fitur geo-tagging untuk mendeteksi titik lokasi pelaporan, sehingga bisa diteruskan ke kelurahan terkait.

Pilih Tempat Foto yang Aman

Inilah poin paling krusial saat mengirim laporan yang aman lewat Laporan Warga. Sebagai contoh, anggap kamu sedang melapor pelanggaran aturan PPKM Darurat, lakukan langkah-langkah ini supaya aman:

  1. Memotret dari area tersembunyi. Mengapa? Ya, tentu saja agar identitas kamu terjaga dan tidak terlacak siapapun. Kalau kamu melaporkan kantor pelanggar PPKM Darurat, maka cukup foto area gedung dari luar untuk menghindari kamera CCTV di kantor.
  2. Hindari memotret dari meja tempat bekerja atau swafoto. Orang lain bisa menerka-nerka siapa yang memotret pelanggaran berdasarkan titik pengambilan foto, jadi pelapor wajib sadar dengan kondisi sekitar agar berhati-hati. Begitu pula saat kamu memotret pelanggaran PPKM Darurat yang dilakukan tetangga di rumah, jangan sampai ada yang bisa menebak kalau foto tersebut diambil dari arah rumahmu. Laporan Warga memang sudah memperbarui sistemnya agar laporan bisa otomatis privat dan foto tidak terlihat siapapun. Tapi, mengambil langkah ekstra agar diri sendiri tetap aman itu tidak salah, kok!

Tips Memotret Foto Laporan yang Baik

Setelah itu, kamu akan diminta memilih kategori laporan. Kalau kamu melihat pelanggaran yang berkaitan dengan PPKM Darurat, maka kamu bisa memilih kategori Gangguan Ketenteraman dan Ketertiban atau Hubungan Pekerja-Pengusaha.

Berikan Deskripsi Masalah dan Lokasi yang Jelas

Seperti sudah dijelaskan, jika pelapor memilih agar laporannya privat, maka petugas tidak bisa melihat foto yang diunggah pelapor. Oleh karena itu, deskripsi menjadi cara jitu supaya tetap bisa melapor dengan tepat dan aman. Berikan deskripsi laporan yang rinci, lalu cantumkan lokasi serta patokan tempat kamu melihat pelanggaran. Semakin rinci deskripsimu, kian cepat petugas bergerak di lapangan. Usai langkah ini, kamu akan diminta meninjau laporan. Pastikan foto dan deskripsi yang kamu berikan sudah sesuai.

Laporanmu Bantu Benahi Jakarta

Kepedulian masyarakat untuk melapor bisa membantu pemerintah memberikan layanan yang tepat untuk warganya. Dengan fitur privat di Laporan Warga, diharapkan warga juga semakin merasa aman saat melapor lewat JAKI. Ketika membuat laporan, jangan lupa untuk menerapkan poin-poin yang sudah dijelaskan tadi ya, Smartcitizen! Satu lagi, melapor lewat JAKI tidak dipungut biaya apapun, termasuk saat mengunduh aplikasinya! Yuk, unduh JAKI di smartphone-mu melalui Google Play Store atau App Store untuk pengguna iOS.

Penulis dan Editor

Artikel JAKI Lainnya

Selamat Tahun Baru 2024! JAKI bisa #bikingampang meraih resolusi-resolusi kamu, lo. Begini caranya!

Ada yang baru dari JAKI! Sebagai kado ulang tahun untuk Jakarta, JAKI merilis versi terbaru. Yuk, kenalan dan intip tampilannya!

Meski jarang dilaporkan, kelima kategori permasalahan ini kerap kamu temukan dan perlu dilaporkan lewat JAKI, loh. Apa saja? Simak berikut ini.

Perlu menghubungi kontak darurat saat keadaan genting? JAKI punya fitur yang membantu kamu. Cek di sini, ya!

Kegiatan utama Hack4ID x JAKI rampung minggu lalu! Selama dua hari, startup founders berinovasi mengembangkan JAKI. Simak keseruannya di sini.

Ada apa saja di situs web JAKI? Semakin fresh, di sini kamu jadi paham semua yang bikin super!