Intip Cara Jakarta Smart City Membuat Dasbor Data Vaksinasi

JSC | 3 months ago

Prioritas Indonesia untuk melawan pandemi Covid-19 saat ini adalah vaksinasi untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunitas. Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden No 99 Tahun 2020 yang mengatur:

  • pelaksanaan vaksinasi Covid-19;

  • pendanaan pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19; dan

  • dukungan serta fasilitasi kementerian, lembaga pemerintah, dan pemerintah daerah dalam proses vaksinasi.

Pemerintah Meningkatkan Upaya Menangani Covid-19

Meski begitu, peraturan ini sepertinya tidak cukup untuk melawan berbagai virus Sars-Cov-2 yang terus bermutasi. Belum lagi sebagian warga Indonesia yang masih mengabaikan protokol kesehatan secara ketat dan keengganan berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 nasional. 

Untuk merespons hal itu, pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden No 14 Tahun 2021 pada 9 Februari 2021 yang menginstruksikan masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi dan sanksi bagi yang menolak berpartisipasi. Beberapa perubahan dalam Perpres tersebut di antaranya:

  • Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai target penerima Vaksin Covid-19 berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan wajib mengikuti Program Vaksinasi Covid-19.

  • Setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima Vaksin Covid-19 yang tidak mengikuti Program Vaksinasi Covid-19 dapat dikenakan sanksi administratif berupa:

  1. penghentian bantuan sosial (Bantuan Langsung Tunai/BLT dan lain-lain);

  2. penghentian pelayanan administrasi pemerintahan (KTP/KTP, dan lain-lain);

  3. denda.

Peran Jakarta Selaras dengan Pemerintah Pusat

Sebagai ibu kota negara Indonesia, Jakarta memimpin dan menjadi contoh dalam penerapan teknologi serta mendukung inisiatif pemerintah pusat. Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan visualisasi website, aplikasi mobile, serta dasbor untuk memudahkan dan mendukung pelaksanaan program vaksinasi.

Beberapa fitur dalam bentuk digital memberikan informasi mengenai vaksinasi, cakupan vaksinasi wilayah, kuota vaksinasi fasilitas kesehatan Jakarta, dan pemetaan vaksinasi berbasis wilayah.

  1. Informasi Mengenai Vaksinasi

Landing page vaksinasi dari situs web resmi Covid-19 Jakarta

Memberikan informasi yang diperlukan terkait vaksinasi yang dapat diakses di situs resmi vaksinasi DKI Jakarta dalam menanggapi Covid-19. Ini termasuk penjelasan terkait vaksin, mengapa harus divaksinasi, siapa yang boleh divaksinasi, prioritas vaksinasi, efek samping vaksin, dan sebagainya.

  1. Cakupan Vaksinasi Wilayah

 

Dasbor Cakupan Vaksinasi Wilayah (corona.jakarta.go.id)

Dasbor ini menunjukkan distribusi dan tren cakupan dosis pertama vaksinasi per kecamatan. Prinsip dasar dalam pembuatan dasbor adalah memvisualisasikan data untuk membantu pengguna dalam memahami data. Selanjutnya, dashboard ini juga dapat membantu pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan.

Ada empat visualisasi yang terkandung dalam dasbor ini, yaitu peta distribusi, tabel akumulasi, grafik bar cakupan harian dan grafik terperinci pencapaian vaksinasi dosis per hari.

  • Peta menggambarkan distribusi vaksinasi dosis-1 secara spasial per kecamatan. Visualisasi spasial memudahkan pengguna untuk melihat area mana yang memiliki persentase tertinggi dari cakupan vaksinasi melalui gradasi warna yang disajikan.

  • Tabel ini menunjukkan jumlah kumulatif cakupan vaksinasi per sub-distrik beserta target total dan persentase/rasio akumulasi cakupan ke total target.

  • Bagan batang cakupan vaksinasi harian. Informasi ini membantu memantau konsistensi cakupan vaksinasi.

  • Sebagai dasbor operasional, dasbor ini juga menyediakan pemantauan target harian untuk setiap daerah kecamatan.

  1. Kuota Vaksinasi Fasilitas Kesehatan di Jakarta

Display dasbor kuota vaksinasi dengan filter untuk memilih beberapa variabel

Dasbor kuota vaksinasi ini dapat digunakan warga untuk melihat kuota dari fasilitas kesehatan (Puskesmas/RSUD), sebelum mendaftar melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini). Selain menampilkan jadwal dan kuota fasilitas kesehatan, pengguna juga dapat melihat informasi tentang tren pendaftar melalui JAKI serta fasilitas kesehatan dengan pendaftar terbanyak.

Keuntungan dari dasbor kuota vaksinasi ini, adalah:

  • Warga dapat mengetahui informasi tentang kuota dan jadwal fasilitas kesehatan yang tersedia.

  • Petugas Pemerintah/Lapangan terkait, seperti Dinas Kesehatan, dapat mengantisipasi fasilitas kesehatan yang penuh pendaftar, sehingga pemerintah dapat menyesuaikan implementasi pelaksanaan vaksinasi yang lebih baik.

Proses Pengolahan Data Vaksinasi:

  1. Menyiapkan Kuota Master Data dan Jadwal Vaksinasi untuk setiap fasilitas kesehatan yang diperoleh dari Dinkes DKI Jakarta.

  2. Data pendaftar vaksinasi (lewat JAKI) disimpan dalam database di Postgre SQL.

  3. Menyiapkan set kueri yang menghasilkan data yang dibutuhkan untuk visualisasi.

  4. Tim data melakukan Cronjob dan menjadwalkan skrip melalui AirFlow setiap 30 menit. Kami menggunakan Script Python dan Google Sheet API Library.

  5. Kemudian, Google Data Studio (GDS) digunakan sebagai alat visualisasi.

  6. Dasbor publik yang dapat memperbarui dan memberikan informasi terbaru tersaji untuk siapa saja!

  1. Peta Informasi Berbasis Wilayah

Pembuatan peta informasi berbasis area ini didukung Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (Citata). Citata merupakan dinas resmi yang berfokus pada analisis spasial. Citata menggunakan ESRI ArcGIS dalam membangun peta spasial dan visualisasi. Ada dua jenis peta yang dibuat:

  1. Pemetaan vaksinasi berbasis wilayah.

Peta Informasi Vaksinasi Berbasis Kelurahan

Adapun informasi yang ditampilkan, meliputi:

  • data total vaksinasi per desa (kelurahan);

  • data vaksinasi untuk dosis pertama dan dosis kedua per kelurahan;

  • pemisahan prioritas penerima vaksinasi (petugas kesehatan, lansia, pegawai negeri, dan lain-lain).

  1. Pemetaan vaksinasi berbasis RT (Rukun Tetangga)

Peta Informasi Vaksinasi Berbasis RT

Prinsipnya sama dengan pemetaan vaksinasi berbasis desa, namun menunjukkan level yang lebih detail hingga tingkat RT. Tampilan peta yang rinci ini sangat dibutuhkan, terutama bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang membantu pemantauan dan pengendalian penyebaran Covid-19 di masing-masing wilayah. Pelaksanaan vaksinasi sejak awal terus dipantau serta didukung oleh TNI dan Polri.

Semangat Gotong Royong dalam Program Vaksinasi Covid-19

Penanganan Covid-19 yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta sejak awal 2020 telah memberikan berbagai pelajaran bagi setiap pihak yang terlibat. Tentu banyak hal yang bisa diperbaiki. Dalam melaksanakan vaksinasi ini, hal-hal yang dapat kita pelajari di antaranya:

  • Implementasi kebijakan berbasis data: kebijakan berbasis bukti data yang benar-benar terjadi. Setiap pemangku kepentingan yang berbeda menggunakan data untuk memutuskan dan mengambil tindakan lebih lanjut. Visualisasi, analisis spasial, dan analisis data digunakan dalam memberikan rekomendasi untuk tindakan selanjutnya. Misalnya, dari analisis spasial serta pemetaan vaksinasi berbasis wilayah, TNI dapat mengetahui area prioritas vaksinasi dan membantu percepatan di area tertentu.

  • Kolaborasi adalah kuncinya: berbagai pihak mengambil peran sesuai keahliannya untuk saling membantu dan berkontribusi. Berbagai dinas seperti Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Dinas Kesehatan, serta Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan bekerja sama dengan semangat gotong royong dalam melaksanakan program vaksinasi ini. Semua ini membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang baik.

Kamu pasti mau pandemi Covid-19 ini segera berakhir, kan? Yuk, kita jadi bagian dalam perjuangan mengakhiri pandemi dengan mengikuti program vaksinasi Covid-19. Daftarkan dirimu melalui aplikasi JAKI atau web Jakarta Tanggap Covid-19 untuk kebebasan memilih tempat dan jadwal vaksinasi. 

 

 

------

Penulis: Hansen Wiguna (Business Analyst & Lead Sub-Team), Clarrisa Febria Finola (Data Analyst), Ayu Andika (Data Analyst), dan Awidya Firdaus Sahararini (Data Analyst) dari Jakarta Smart City.

Penerjemah: Siti Sarah Sofyaningrat.

Artikel lainnya

Aksi Pemprov DKI Jakarta untuk Earth Hour 2017

Pada hari Sabtu, 25 Maret 2017 lalu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ikut serta dalam kegiatan global yang dicetuskan oleh World Wide Fund for Nature (WWF), yakni Earth Hour 2017. Kegiatan yang ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City