Mengulik Kembali Kontribusi JSC selama Setahun Pandemi

JSC | 8 months ago

Sedih rasanya, satu tahun sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia, termasuk Jakarta. Banyak hal yang sudah kita lalui bersama, banyak pula upaya yang sudah kita lakukan untuk bertahan menghadapi pandemi ini. Duka yang hampir setiap hari terdengar dan rencana yang harus tertunda, menjadi kabar yang terpaksa kita dengar selama setahun ini. Sejak awal masuk virus Corona, Pemprov DKI Jakarta sigap mengambil berbagai keputusan dalam menangani Covid-19, sebagai upaya untuk mencegah penyebarannya. Platform Jakarta Tanggap Covid-19, misalnya, dibangun melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jakarta Smart City (JSC).

Selama pandemi, JSC berkontribusi melayani masyarakat, dari menyajikan data harian Covid-19 hingga memperkaya fitur-fitur Super App JAKI (Jakarta Kini). Simak, yuk selengkapnya! 

Platform Jakarta Tanggap Covid-19

Sejak awal pandemi, kamu pasti sangat membutuhkan informasi terkait Covid-19. Karena informasi menjadi salah satu kebutuhan utama dan untuk menghindari hoaks yang dibuat oknum tak bertanggung jawab pada masa pandemi ini, Pemprov DKI Jakarta menghadirkan website corona.jakarta.go.id. Website ini hadir sejak 6 Maret 2020, empat hari setelah kasus Covid-19 pertama di Indonesia diumumkan. Hingga 2 Maret 2021, terdapat 35.818.247 pengunjung yang mengakses website corona.jakarta.go.id.

Kamu bisa mengetahui berbagai informasi resmi terkait pandemi Covid-19, di antaranya: 12 dataset, informasi rumah sakit, serta empat peta spasial. 12 dataset dari Data Kasus Covid-19 Jakarta dan Nasional, Data Tes PCR dan RDT, Data Pemakaman Jenazah, hingga Data Positivity Rate Covid-19. Empat Peta Spasial yang diintegrasikan dengan data Covid-19 yaitu: Peta Persebaran, Zona Pengendalian RW, Zona Pengendalian RT, dan Peta Kolaborasi Sosial Berskala Besar. 

Fitur Lapor Pelanggaran PSBB di Jakarta

Kamu sudah tahu JAKI? Itu lho, Super App milik Jakarta Smart City. JAKI sudah hadir sejak 27 September 2019. JAKI memiliki fitur JakLapor yang bisa kamu gunakan untuk melaporkan permasalahan di Jakarta. JakLapor sudah berbasis geo-tagging dan terintegrasi dengan Cepat Respon Masyarakat (CRM). Kamu hanya butuh satu menit untuk melapor melalui JakLapor di JAKI, lho. Yang kamu harus lakukan hanya memasukkan foto pelanggaran, pilih kategori laporan dan lengkapi dengan deskripsi laporan. Eits, laporan kamu dijamin aman dengan fitur Sembunyikan Laporan yang bisa kamu pilih sebelum mengirim laporan.

       

Laporan kamu akan ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  terkait dan laporan bisa dipantau langsung melalui nomor laporan yang kamu dapat setelah melapor. Terdapat 10.032 Laporan yang masuk melalui kanal pengaduan Pemprov DKI Jakarta, 3.000 di antaranya dilaporkan melalui JAKI. 

[Alasan Lapor Pel[anggaran PSBB di JAKI]

Data Kasus Harian Covid-19

Keterbukaan data Covid-19 sangat penting, demi meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi pandemi. Pentingnya transparansi data membuat Jakarta Smart City berinisiatif untuk mengelola Data Covid-19 yang di-update setiap hari oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Seperti kamu tahu, di website corona.jakarta.go.id terdapat 12 dataset yang bisa kamu akses dan selalu di-update setiap hari melalui laman website corona.jakarta.go.id serta aplikasi JAKI. Pada website corona.jakarta.go.id, kamu bisa mengetahui data terkait Covid-19 lainnya, dari Data Pemantauan hingga Visualisasi Data Persebaran Covid-19. Data seperti ini sangat membantu masyarakat dalam mewaspadai beberapa tempat yang terkonfirmasi Covid-19, sehingga tidak lengah saat harus bepergian keluar rumah.

[Cara Baca Data Covid-10 di Website corona.jakarta.go.id]

Kegiatan Daring selama Pandemi

Karena lebih sering di rumah selama pandemi, banyak kegiatan baru lahir, salah satunya diskusi melalui daring. Hampir segala kegiatan dialihkan secara online seperti webinar, kelas online, serta kuliah online. Hal ini juga dilakukan oleh Jakarta Smart City, melalui beberapa kegiatan di antaranya: JSCTalks, JSCLab, Ngobrol Jakarta, Future City Hackaton, serta JSC Sandbox.

[Mengenal Program-Program Jakarta Smart City pada 2021]

Kamu bisa mengetahui informasi daring melalui kanal media sosial Jakarta Smart City, ya.

Kolaborasi Pelayanan untuk Sesama

Tak berhenti sampai di situ. Jakarta Smart CIty berkolaborasi pula dengan beberapa startup untuk menghadirkan fitur yang membantu kebutuhan masyarakat, di antaranya:  menyediakan wifi gratis melalui kolaborasi dengan Molecool, Uji Tes Mandiri Covid-19 melalui kolaborasi dengan Harvard CLM Team, dan layanan Chatbot informasi Jakarta melalui kolaborasi dengan Vutura. Semua kolaborasi diwujudkan dengan teknologi informasi yang handal untuk mendukung transformasi digital di Jakarta.

Jakarta Smart City akan terus berkembang dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Ibu Kota. Nah, sekarang sudah tahu kan inovasi JSC selama setahun pandemi ini? Kamu bisa gunakan inovasi tersebut, salah satunya aplikasi JAKI yang bisa kamu unduh di Google Play Store atau App Store. Mau tahu informasi lainnya mengenai Jakarta? Ikuti kanal media sosial Jakarta Smart City, ya!

 

 

------

Tiffany Aisyah Septiana

Artikel lainnya

Tiga Program Bantuan Pemprov DKI Jakarta Selama Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan bagi kita. Salah satunya, budaya saling membantu yang kembali mencuat. Pemprov DKI Jakarta menyadari pentingnya bahu-membahu dalam menghadapi pandemi ini. ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City