Menengok Simpang Senen yang Semakin Keren

JSC | 2 months ago

Simpang Senen, Jakarta Pusat, punya wajah baru yang semakin tertata, modern, dan humanis. Dulu, pada zaman Hindia Belanda, kawasan yang pernah terkenal dengan nama Vinckepasser ini identik dengan kesan kumuh dan rawan tindak kriminalitas. Setelah mengalami beberapa kali peremajaan, wajah Senen mulai berubah. Dengan adanya revitalisasi terbaru, Simpang Senen menjadi ikon Jakarta yang jauh dari kesan kumuh yang dulu ada. Kini, Simpang Senen memiliki dua JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) baru dengan desain yang artistik, jalur pesepeda serta jalur pedestrian yang lebar dan aman, halte Transjakarta yang lebih luas, modern, dan ramah disabilitas, juga Underpass Senen Extension yang dapat mengurai kemacetan kawasan Senen yang terkenal sebagai salah satu titik kemacetan di ibu kota. 

Revitalisasi Simpang Senen ini merupakan hasil kolaborasi Dinas Bina Marga, Dinas Perhubungan, PT Transportasi Jakarta, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan, jajaran pemerintah wilayah, serta tentunya dukungan masyarakat. 

Simpang Senen: Potret Smart Mobility di Jakarta

JAKI, Simpang Senen, JSC, Jakarta, Senen, Revitalisasi Senen

Kota pintar (smart city) bukan hanya kota yang memiliki teknologi canggih. Namun juga kota yang mampu menggabungkan data, sumber daya, infrastruktur, dan orang-orangnya untuk memenuhi berbagai indikator kota cerdas, seperti smart governance, smart people, smart economy, smart living, smart environment, dan smart mobility untuk meningkatkan kelayakan hidup penghuninya. Demikian pula revitalisasi Simpang Senen yang tidak sekadar pembangunan infrastruktur biasa, tapi juga pembangunan yang membawa semangat smart mobility (mobilitas pintar) di Jakarta.

[Jakarta juara dunia di Sustainable Transportation Award!]

Apa sih smart mobility itu? Salah satu indikator smart city ini berfokus pada mobilitas warga yang lebih mudah, efektif, serta dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Jika infrastruktur dan transportasi umum dapat menghubungkan masyarakat dari satu tempat ke tempat lain dengan mudah, maka mobilitas masyarakat akan berjalan dengan lebih efektif serta berkualitas. 

JAKI, Simpang Senen, JSC, Jakarta, Senen, Revitalisasi Senen

Menurut Gubernur Anies Baswedan, penataan Simpang Senen mengikuti empat skala prioritas pembangunan transportasi berbasis jalan raya di Jakarta, yaitu: pejalan kaki yang utama, lalu pesepeda/kendaraan bebas emisi, kemudian angkutan umum, dan terakhir baru kendaraan pribadi. 

Dengan penataan sesuai empat skala prioritas tersebut, Simpang Senen memudahkan kamu untuk berpergian dengan mudah dan nyaman. Jika kamu pejalan kaki, tersedia jalur pedestrian dan penyeberangan jalan yang aman, nyaman, serta dekat dengan akses transportasi umum, seperti halte Transjakarta dan Stasiun Senen. Bagi kamu yang memilih bersepeda, jalur pesepeda juga ada di Simpang Senen ini. Sedangkan jika kamu menggunakan kendaraan pribadi, kini kamu bisa melalui Underpass Senen Extension yang tidak hanya semakin cantik karena dihias lampu-lampu indah, tetapi juga dapat mengurai kemacetan yang biasanya mengular panjang. 

Dengan infrastruktur yang memadai dan pilihan untuk mobilitas warga yang bervariasi, Jakarta maju selangkah lagi dalam mewujudkan kota dengan smart mobility.

Mari Kita Jaga #WajahBaruSenen 

JAKI, Simpang Senen, JSC, Jakarta, Senen, Revitalisasi Senen

Simpang Senen direvitalisasi untuk kepentingan bersama. Siapa saja dapat menikmati Simpang Senen yang baru dengan lebih mudah, karena dilengkapi dengan signage, bollard, spot untuk duduk, juga ubin pemandu tunanetra. Tata kota yang cantik dan fungsional ini tentu harus kita jaga bersama. 

Jika kamu menemukan ada fasilitas umum yang rusak di Simpang Senen, kamu bisa membantu dengan melaporkannya lewat aplikasi JAKI (Jakarta Kini) yang dikembangkan Jakarta Smart City. Kamu bisa mengunduhnya di Google Play Store atau di Apple App Store. Jika kamu sudah memasang JAKI di ponselmu, cukup foto fasilitas umum yang rusak dan deskripsikan, lalu kirim. Nanti akan ada petugas yang segera menindaklanjuti laporanmu. 

Yuk, mari kita sama-sama menikmati wajah baru Senen dan menjaganya dengan sebaik-baiknya. 

 

 

------

Siti Sarah Sofyaningrat

Artikel lainnya

Skema Pembayaran dengan Sistem OK OTRIP

Biaya hidup di Ibu Kota relatif lebih tinggi dibandingkan daerah-daerah lain, terutama di Pulau Jawa. Termasuk biaya transportasi yang mencapai sekitar 30% dari biaya hidup di Jakarta. Hal ini menjadi ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City