JSC Talks Vol. 12: Pantau Lalu Lintas Jakarta Lewat Molecool di JAKI

JSC | 15 days ago

Buat Smartcitizen yang rajin mengikuti perkembangan Smart City di Jakarta, pastinya sudah mendengar berita kemenangan aplikasi JAKI pada kontes nasional IdenTIK beberapa minggu lalu. Kabar itu tentunya membuat bangga kita semua. Tapi jangan salah, ini bukan berarti JAKI berhenti berevolusi. 

Sebaliknya, rekan-rekan kita dari Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City, saat ini masih terus berupaya memperkaya JAKI dengan fitur-fitur yang nggak kalah keren dan tentunya bermanfaat buat kamu sebagai warga Jakarta.

Dalam menghadirkan fitur baru di JAKI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak jarang mengajak partisipasi dari para inovator dari dalam maupun luar negeri untuk berkolaborasi dan bekerja sama. Nah, kali ini, Jakarta mendapat kesempatan untuk menjalin kemitraan dengan Molecool, aplikasi penyedia layanan pemantauan kondisi lalu lintas Jakarta secara langsung melalui kamera CCTV.

Untuk mengetahui apa saja kemudahan yang ditawarkan oleh Molecool, episode JSC Talks kali ini mengundang Mas Fauzan Zam’an selaku Sales and Marketing Manager dari Molecool sebagai pembicara. Sementara acara dipandu oleh moderator Mas Miko, System Analyst dari Jakarta Smart City.

Pantau Kondisi Terkini Secara Gratis

Mas Fauzan memulai paparan dengan memperkenalkan kegunaan Molecool yang ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk mencari dan menemukan titik jaringan Wi-Fi gratis di sekitar Jakarta. Fitur ini juga sudah terintegrasi dalam menu JakWifi yang ada di JAKI. Nah selain sebagai alat pencari Wi-Fi gratis, Molecool juga menyediakan tayangan langsung atau livestream kondisi terkini di Jakarta dan bisa kamu pantau cukup dari ponsel pintar.

Dalam presentasi yang dibawakan Mas Fauzan, ia menyebutkan tiga keunggulan utama yang dimiliki Molecool, khususnya fitur Live CCTV yang tersemat di dalamnya, yakni 100 persen aktual, real-time, dan tersebar di banyak lokasi Jakarta dan sekitarnya.

Selain bisa dipakai oleh publik dan tanpa dipungut biaya alias gratis, Mas Fauzan juga membuka pintu kerja sama dengan instansi pemerintah yang membutuhkan gambaran atau rekaman situasi di tempat-tempat tertentu. “Jadi Polda Metro Jaya, bisa mengakses dan me-request rekaman lokasi-lokasi tertentu sebagai bahan penyelidikan,” tuturnya.

Untuk menjaga privasi pengguna, Mas Fauzan juga menegaskan bahwa permintaan seperti itu hanya bisa diajukan oleh pihak Polda Metro Jaya atau instansi resmi pemerintah dan bukan pihak lain. 

“Privasi pengguna aplikasi Molecool tetap dirahasiakan sesuai undang-undang mengenai kerahasiaan data pengguna. Jadi, kami tidak akan share [data pribadi] ke pihak ketiga karena kami terikat dengan undang-undang tersebut,” tuturnya.

Dengan datangnya musim penghujan, masyarakat Jakarta kembali harus bersiaga mengantisipasi banjir. Mas Fauzan pun tidak ketinggalan menjelaskan bagaimana Molecool juga bisa dipakai untuk memantau daerah-daerah rawan banjir.

“Jika hanya melihat peta, mungkin kita tahu kalau ada kemacetan, tapi kita bingung apa penyebabnya? Nah, melalui Molecool kamu jadi bisa mengetahui karena apa macet bisa terjadi, apakah ada banjir atau tidak,” jelas Mas Fauzan.

Saat ini, Mas Fauzan mengungkapkan bahwa Molecool sudah mengintegrasikan sebanyak 1.497 kamera CCTV yang terpasang pada menara-menara Bali Tower. Tapi ia mengungkapkan, angka ini masih bisa bertambah dan menjangkau lebih banyak sudut-sudut lokasi lain di Jakarta.

Nah, untuk kamu yang tidak sabar menjajal segala macam fitur yang ada di Molecool, kamu bisa akses melalui aplikasi JAKI yang kini tersedia di Google Play Store dan Apple App Store. Setelah kamu selesai mengunduh dan memasang JAKI, buka menu JakCo yang akan menampilkan bermacam-macam aplikasi yang telah berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Di sana, kamu cukup memilih ikon atau logo Molecool. 

Jika kamu sudah bisa memantau lalu lintas Jakarta, jangan lupa juga untuk memantau media sosial Jakarta Smart City ya, Smartcitizen. Tentunya agar kamu tidak ketinggalan mengikuti episode-episode JSC Talks berikutnya!

 

 

------

Aditya Gagat Hanggara

Artikel lainnya

Feeder Baru Transjakarta Kini Lewati Perkampungan Industri Kecil di Penggilingan

Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta telah membuka trayek bus pengumpan atau feeder Transjakarta rute Teminal Pulo Gadung –  Terminal Terpadu Pulo Gebang ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City