Melapor Aman di JAKI dengan Fitur Sembunyikan Laporan

JSC | 26 days ago

Melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1020 Tahun 2020, Jakarta kembali memperpanjang masa PSBB Transisi sejak 26 Oktober lalu yang berlaku selama 14 hari. Ini artinya ada sejumlah aturan yang dilonggarkan menyusul kebijakan rem darurat sebelumnya. Meskipun begitu, masyarakat Jakarta tetap diimbau untuk menjalankan protokol kesehatan secara ketat, supaya angka penularan Covid-19 tidak kembali melonjak. 

Sebagai Smartcitizen, kamu juga nggak boleh lupa untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban selama masa pandemi, seperti memakai masker saat berkegiatan di luar rumah dan tidak membuat kerumunan bersama orang lain. Bila melihat ada warga yang melakukan pelanggaran selama PSBB Transisi, kamu juga bisa ikut berpartisipasi dalam pengawasannya. Hal ini bisa kamu lakukan dengan melapor pelanggaran atau permasalahan melalui fitur JakLapor di aplikasi JAKI (Jakarta Kini).

Fitur Terbaru JakLapor Bikin Hidup Lebih Tenang

Selama masa pandemi, JAKI terus berkembang untuk menyesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta, terlebih di tengah situasi sulit seperti saat ini. Oleh karena itu, setelah mendengar masukan berharga dari para pengguna, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City kini memahami betul betapa penting penjagaan privasi data bagi para pelapor di JakLapor, khususnya untuk laporan yang mengandung:

  • Informasi sensitif.

  • Berisi data pribadi.

  • Bersifat pengaduan atau whistle-blower.

Sebagai informasi, JAKI sebenarnya sudah menerapkan beberapa fitur penjagaan untuk menjamin kerahasiaan identitas pelapor, seperti komentar anonim dan akun pelapor yang tidak terlihat, baik di JakRespons maupun fitur-fitur JAKI lainnya. 

[Ini Cara JAKI Jaga Privasi Data Pelapor Pelanggaran PSBB]

Tapi, dalam rangka meningkatkan keamanan pelapor, JAKI baru-baru ini menghadirkan fitur baru pada JakLapor, yakni kemampuan untuk menampilkan atau menyembunyikan laporan.

Melalui mekanisme baru ini, kamu bisa memilih sendiri, apakah ingin menampilkan laporan yang kamu buat atau menyembunyikannya sehingga tidak akan terlihat oleh pengguna JAKI lain. Jika pada akhirnya kamu ingin mengirim aduan secara privat, maka laporan tersebut hanya akan diterima oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan tetap masuk ke dalam sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) untuk segera ditindaklanjuti.

Ada sejumlah keuntungan yang bisa didapat dengan pengaturan privasi laporan ini. Pertama, kamu bisa melaporkan pelanggaran yang kamu temui secara lebih aman. Kemudian, kamu juga  nggak perlu takut identitasmu terungkap ke publik, karena data pribadimu terjaga kerahasiaannya. Dengan begitu anonimitasmu juga ikut terjamin. Yang terakhir, kamu nggak perlu merasa was-was lagi setelah melapor, sehingga hidupmu akan lebih tenang.

Cara Sembunyikan Laporan di JakLapor

Sekarang JakLapor punya kemasan baru di JAKI. Tapi, jika kamu sudah pernah mengirim laporan, nggak perlu khawatir, karena caranya tak jauh berbeda dari sebelumnya. Pertama, pastikan fitur GPS di smartphone sudah aktif, agar JAKI bisa langsung mendeteksi titik lokasimu saat melapor. Setelah itu, beri konfirmasi dengan menetapkan lokasi yang ditampilkan oleh JAKI.

JAKI, JakLapor, Pelanggaran PSBB

Ketika lokasi laporan sudah ditetapkan, maka langkah selanjutnya adalah mengambil foto pelanggaran atau permasalahan yang terjadi di sekitarmu. Tetap ingat tata cara memotret yang benar dan aman ya, Smartcitizen. Berikutnya, kamu akan diminta untuk memilih kategori yang paling sesuai dengan apa yang kamu adukan di JakLapor. 

Foto saja tentunya belum cukup, jadi pada langkah berikutnya kamu juga harus menuliskan deskripsi singkat tentang permasalahan yang kamu lihat. Setelah itu, periksa lagi semua informasi yang kamu berikan apakah sudah benar melalui fitur ‘tinjau laporan’. Nah, akhirnya, kamu akan tiba di pengaturan privasi laporan. Pada langkah ini, kamu akan ditanyakan, apakah laporan boleh ditampilkan secara publik atau kamu ingin menyembunyikannya. Pilih opsi yang kamu inginkan, lalu di langkah terakhir centang pernyataan bahwa laporan yang kamu buat sudah benar dan dapat dipertanggungjawabkan. 

JAKI, JakLapor, Pelanggaran PSBB

Apa yang Bisa Kamu Laporkan Selama Masa Transisi?

Jika sedikit bingung memilih kategori yang cocok dengan laporan yang kamu buat, berikut ini beberapa kategori yang relevan pada masa pandemi dan mungkin bisa menjadi panduan singkat buatmu:

  • Gangguan Ketenteraman dan Ketertiban: Melihat ada kerumunan orang di sekitarmu dan bahkan tidak memakai masker? Laporkan segera dengan kategori ini agar petugas bisa segera menindaklanjuti dan mencegah potensi penyebaran virus corona.

  • Pelanggaran Perda/Pergub: Kamu bisa memilih kategori ini jika kamu menemukan ada tempat umum yang beroperasi dengan kapasitas lebih dari 50 persen atau melebihi batas maksimal yang sudah ditetapkan dalam aturan PSBB Transisi.

  • Hubungan Pekerja-Pengusaha: Bila kamu merasa tempat kerjamu tidak menjalankan protokol kesehatan, kamu bisa melaporkannya dengan menggunakan kategori ini. Ikuti juga tata cara khusus untuk melaporkan pelanggaran di tempat kerja yang sudah diterbitkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

  • Bantuan Sosial: Pemprov DKI sudah berkomitmen menyalurkan paket bantuan sosial untuk keluarga terdampak Covid-19 hingga akhir 2020. Pilih kategori ini bila kamu menemukan kendala atau permasalahan pada proses pendistribusian paket bantuan tersebut.

  • Banjir: Di tengah masa transisi, musim hujan juga kembali tiba. Bantu upaya Pemprov dalam menjalankan mitigasi banjir, dengan ikut mengawasi aliran sungai dan melaporkan kondisi genangan air di lingkungan sekitarmu. 

Laporanmu Bantu Jaga Jakarta Tetap Aman dan Sehat

Dengan berbagai kemudahan yang kini bisa kamu rasakan saat melapor di JakLapor, jadikan fitur ini sebagai alat andalanmu untuk menjaga Jakarta agar tetap aman dan sehat. Smartcitizen, kamu juga nggak boleh lupa, pemutusan rantai pandemi Covid-19 ini tidak akan tercapai tanpa ada kerja sama antara pemerintah dan para warganya. Makanya, yuk saling ingatkan dan jaga ketertiban bersama, dengan memanfaatkan fitur terbaru JakLapor di JAKI. Segera unduh dan pasang aplikasinya melalui Google Play Store dan Apple App Store!

 

 

------

Aditya Gagat Hanggara

Artikel lainnya

Lurah Menjadi Pioneer dan Garda Terdepan Wilayah Kota Jakarta

Dengan adanya perkembangan teknologi di era digital seperti ini, kebutuhan akan penerapan konsep smart semakin mendesak. Konsep smart sendiri tidak hanya diterapkan kepada berbagai perangkat, lebih ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City