JAKI Juara IdenTIK 2020

JSC | 27 days ago

Smartcitizen, setelah menikmati istirahat libur panjang, ternyata ada kabar menyejukkan sekaligus membanggakan, nih. Aplikasi kembangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Kini atau biasa dikenal dengan JAKI, terpiliha untuk kategori public sector di kompetisi nasional Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. 

Kamu mungkin bertanya, apa sih itu IdenTIK? Nah, buat kamu yang belum tahu, IdenTIK merupakan ajang kompetisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang ditujukan buat menggali produk TIK dalam negeri, untuk kemudian menjadi wakil Indonesia dalam persaingan di tingkat regional maupun internasional. 

“Anak-anak muda ini terus mengembangkan JAKI menjadi platform inovatif dan inklusif yang membantu warga Jakarta dan manfaatnya makin terasa di masa pandemi ini. Sungguh bangga pada sumbangsih nyata mereka untuk masyarakat,” tulis Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di akun Instagramnya, usai mengunjungi Jakarta Smart City untuk memberikan ucapan selamat sekaligus apresiasi pada 3 November 2020 lalu.

Konsep Super-App Jadi Keunggulan JAKI

Pada kesempatan lain, Kepala Badan Layanan Umum Daerah Jakarta Smart City, Yudhistira Nugraha, menjelaskan konsep aplikasi super yang diusung JAKI sebagai salah satu poin penting dalam kemenangan kompetisi IdenTIK. 

Tidak hanya itu, serupa dengan apa yang diutarakan Gubernur Anies, Pak Yudhistira mengatakan bahwa JAKI juga menjadi sebuah collaborative ecosystem atau lingkungan yang inklusif bagi pemerintah dan warga untuk melakukan kolaborasi serta memajukan kota Jakarta bersama-sama. 

Pak Yudhistira menyebut ada empat faktor utama di balik kemenangan JAKI sebagai karya terbaik di IdenTIK, yaitu::

  1. Keunikan dan terobosan baru dalam memberikan layanan kepada publik based on platform. Jadi JAKI tidak hanya menyediakan layanan yang disediakan Pemprov DKI Jakarta, tapi juga layanan hasil kolaborasi.

  2. Kebermanfaatan aplikasi JAKI sebagai one-stop-service.

  3. Efektivitas JAKI, misalnya dengan fitur JakLapor di JAKI warga bisa melaporkan berbagai bentuk aduan dan dapat langsung dimonitor tindaklanjutnya.

  4. Solusi harus bisa direplikasi, sehingga kita berharap setiap kota bisa menggunakan pendekatan super-app dalam memberikan layanan publik kepada masyarakat.

Nah, melalui penjelasan Pak Yudhistira di atas, JAKI juga bisa dianggap sebagai wujud inovasi berkelanjutan dari Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi. Menurut data terbaru, lebih dari 700.000 perangkat digital, baik yang berbasis Android maupun iOS, telah terpasang dengan aplikasi JAKI. Ini membuktikan bahwa kemudahan yang ditawarkan JAKI bisa dirasakan masyarakat luas. 

Dari Jakarta untuk Jakarta

Tentu, pencapaian manis ini tidak lepas dan tak akan bisa diraih tanpa kontribusi dan kolaborasi dari seluruh warga Jakarta. Jadi, yuk kita dengar cerita dari mereka yang setia menggunakan JAKI untuk mencari dan menemukan solusi permasalahan di Ibu Kota. Mulai dari masalah sampah, pemantauan banjir, sampai pelanggaran protokol kesehatan selama masa pandemi. 

Pengguna JAKI, H****i, melaporkan pelanggaran protokol kesehatan
Nama disamarkan untuk menjaga privasi pengguna

“Di lingkungan tempat tinggal saya, anak-anak sering berkumpul tanpa menjaga jarak dan tidak menggunakan masker. Khawatir akan menjadi klaster baru Covid-19, maka saya laporkan melalui JakLapor. Beberapa jam setelah melapor, petugas datang untuk menindaklanjuti laporan saya. Setelah itu, anak-anak jadi tidak berkumpul lagi dan selalu menggunakan masker ketika keluar rumah.”

Pengguna JAKI, T****q, melaporkan luapan sampah penyebab banjir

“Sampah dan lumpur akibat banjir menumpuk di gang sekitar lingkungan rumah saya. Jadi tidak bisa dilewati dan mengganggu kenyamanan warga. Saya pun meminta bantuan melalui JakLapor. Beberapa hari setelah melapor, petugas PPSU datang untuk membersihkan gang tersebut, sehingga dapat dilewati kembali. Terima kasih pasukan oranye.”

Begitulah antara lain kisah pengguna JAKI yang merasakan manfaat nyata aplikasi yang telah mempermudah warga dalam mendapatkan layanan Pemprov DKI Jakarta ini. Sekali lagi selamat dan terima kasih, Smartcitizen, yang sudah menjadikan JAKI sebagai aplikasi andalanmu saat beraktivitas di Jakarta. Buat kamu yang belum, yuk ikut bergabung dalam transformasi Jakarta bersama JAKI dengan mengunduh aplikasinya di Google Play Store dan Apple App Store.

Sementara untuk JAKI, Pemprov akan terus berkomitmen melakukan pengembangan demi menghadirkan fitur-fitur yang lebih keren lagi. Dengan kemenangan di IdenTIK, JAKI juga akan menjadi wakil Indonesia di ajang kompetisi tingkat Asia Tenggara dalam perhelatan ASEAN ICT Awards 2020 di Malaysia. 

“JAKI sudah dianggap mampu untuk bersaing dengan negara-negara ASEAN lain, khususnya Singapura,” tegas Pak Yudhistira.

 

 

------

Aditya Gagat Hanggara

Artikel lainnya

Kenali Logo Hut DKI Jakarta ke 489

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) DKI Jakarta pada tanggal 22 Juni yang akan datang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah memiliki logo resmi HUT DKI Jakarta ke-489. Logo dengan mengangkat ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City