Berikut Pusat Informasi Terpercaya untuk Mitigasi Banjir

JSC | 6 days ago

Setelah panas terik pada awal tahun, hembusan angin dingin dan awan mendung kembali menjadi suasana yang nggak asing bagi masyarakat Jakarta kini. Ya, itu pertanda musim hujan telah tiba nih, Smartcitizen. Buat kamu yang tinggal di daerah rawan banjir, kini saatnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan persiapan sebaik mungkin. Jangan sampai bencana datang pada saat kamu tidak siap. Karena terkadang banjir tetap datang, meski rumahmu tidak diguyur hujan lebat. 

Jadi, informasi seperti peringatan dini, prakiraan cuaca, dan ketinggian aliran air menjadi hal penting yang harus kamu kantongi, demi menjaga keselamatan diri dan keluarga. Mungkin kamu bertanya, dari mana kita bisa mendapatkannya? Nah, agar kamu bisa lebih bersiaga pada musim hujan ini, ada beberapa layanan dan kanal dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bisa kamu manfaatkan untuk mengetahui informasi-informasi tersebut.

JakPantau di JAKI

Seperti yang kita tahu, perkembangan teknologi telah membawa banyak kemudahan buat kehidupan sehari-hari kita. Sebagai warga Jakarta, hal ini sudah bisa kita rasakan di aplikasi JAKI atau Jakarta Kini. Bila perangkatmu belum terpasang JAKI, kamu bisa langsung mengunduhnya dari Google Play Store dan Apple App Store

Dengan JAKI, kamu bisa memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Ibu Kota, termasuk informasi terkini terkait banjir yang bisa kamu dapatkan di JakPantau. Melalui fitur ini, kamu bisa dengan cepat mencari tahu situasi terbaru mengenai ketinggian muka air di sungai sekitarmu dan memantau area-area yang terkena dampak banjir. Tidak hanya itu, kamu pun bisa melihat status operasional ratusan pompa air yang sudah disiagakan oleh Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta untuk menghadapi banjir.

JakWarta di JAKI

Selain JakPantau, JAKI juga punya fitur JakWarta untuk membaca berita terbaru dari para petugas Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tapi sebelumnya, pastikan kamu sudah mengaktifkan fitur notifikasi JAKI di perangkatmu ya, Smartcitizen. Ini karena JakWarta memiliki informasi prediksi cuaca yang juga berfungsi sebagai peringatan dini, terutama untuk warga yang menetap di permukiman rawan banjir. 

Peringatan dini yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta ini biasanya akan kamu terima bila ada potensi cuaca hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, terkadang disertai kilat atau petir serta angin kencang pula. Nah, jika kamu membuka notifikasi yang dikirimkan JAKI, maka kamu akan mendapat informasi tambahan, seperti rincian wilayah yang diperkirakan terdampak oleh peringatan tersebut. 

Situs BPBD DKI Jakarta

Dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  merupakan sebuah lembaga pemerintah yang melaksanakan tugas penanggulangan bencana di suatu daerah atau provinsi. Tugas ini dilakukan sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Karena itu, untuk urusan yang berkaitan dengan mitigasi bencana di wilayah Ibu Kota, amanat tersebut saat ini diemban oleh BPBD DKI Jakarta.

BPBD DKI Jakarta juga menyediakan situs web resmi yang bisa diakses oleh masyarakat, yakni bpbd.jakarta.go.id. Melalui situs ini, kamu bisa melihat informasi rinci terkait tinggi muka air di beberapa pintu air dan pos pengamatan yang berada di wilayah Jabodetabek. Mulai dari status kesiagaan sampai grafik dan kronologi tinggi air yang diperbarui secara berkala setiap satu jam.

Selain situs resmi, BPBD DKI Jakarta juga hadir di beberapa kanal media sosial, semisal Twitter, yang bisa kamu kunjungi untuk membaca informasi terkini, termasuk peringatan dini. Jadi, supaya nggak ketinggalan informasi, jangan lupa ya untuk menyalakan push notification di akun Twitter kamu.

Disaster Early Warning System di Permukiman

Seperti yang kita tahu, belum semua warga Jakarta memiliki perangkat digital untuk bisa mengakses layanan-layanan online yang disebutkan sebelumnya. Oleh karena itu, untuk menjamin informasi kebencanaan tersampaikan secara adil dan merata, BPBD DKI Jakarta juga memasang Disaster Early Warning System (DEWS) yang ditempatkan di tengah permukiman rawan banjir. Beberapa kelurahan sudah dilengkapi dengan sistem ini, seperti di Cipinang Melayu, Kebon Pala, dan Bidara Cina yang berada di Jakarta Timur.

Sumber foto: beritajakarta.id

DEWS merupakan sistem peringatan bencana yang berfungsi untuk menyampaikan informasi potensi banjir melalui menara pengeras suara jarak jauh yang diaktifkan langsung dari Pusat Data dan Informasi BPBD, dengan menggunakan teknologi VHF Digital Radio. Pengumuman peringatan potensi bencana akan tersebar hingga jarak 300 meter. DEWS diaktifkan oleh petugas BPBD DKI Jakarta, apabila pintu air berada dalam level Siaga 3 atau Waspada.

Situs Web BMKG

Untuk mengetahui potensi banjir, selain memantau ketinggian muka air di sungai, kita juga harus memantau cuaca. Supaya kamu bisa lebih siap, catat juga prakiraan cuaca pada esok hari dan hari-hari berikutnya. Informasi seperti ini bisa langsung kamu ketahui dengan mengunjungi situs web resmi milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di https://www.bmkg.go.id/

Di laman utama, kamu akan melihat sejumlah gambar prakiraan cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Kamu bisa menunggu sampai prakiraan cuaca Jakarta terlihat atau bisa juga menggeser dengan icon panah. 

Setelah prakiraan cuaca Jakarta terlihat, kamu bisa menekan gambar tersebut untuk melihat informasi yang lebih rinci hingga tingkat kecamatan. Kemudian, kamu juga bisa mengetahui prediksi cuaca untuk enam hari ke depan dengan memilih tanggal yang tersedia.

Lindungi Sesama dengan Jakarta Siaga 112

Jika informasi cuaca dan ketinggian air sudah ada di tangan, maka ada satu informasi lagi yang nggak boleh ketinggalan, yakni nomor atau kontak untuk layanan darurat. Berkat pemanfaatan teknologi informasi, Jakarta sudah memiliki sistem layanan darurat yang pintar dan terintegrasi melalui nomor Jakarta Siaga 112. Dengan begitu, jika kamu atau tetangga di sekitarmu terdampak oleh bencana dan membutuhkan pertolongan segera, maka kamu nggak perlu mengingat nomor-nomor yang panjang, karena cukup menghubungi nomor tunggal layanan darurat 112. 

Layanan yang beroperasi selama 24 jam dan 7 hari seminggu ini dikelola oleh BPBD DKI Jakarta dan terhubung dengan beberapa OPD terkait, seperti Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta Polda Metro Jaya. Kamu bisa menghubungi nomor darurat ini dengan telepon seluler, baik dengan atau tanpa kartu SIM maupun telepon rumah. Nah, Smartcitizen, simpan informasi-informasi berharga ini ya, agar kamu bisa menjadi warga yang selalu siaga dalam menghadapi bencana!

 

 

------

Aditya Gagat Hanggara

Artikel lainnya

Ngobrol Jakarta #15: Ngobrol Seru Digitalisasi Data Keluarga Carik Jakarta 

Smartcitizen, sudah ada yang pernah mendengar tentang program “Carik Jakarta” belum? Pada 28 Februari 2020 lalu, Jakarta Smart City dan CoHive mengadakan Ngobrol Jakarta #15 dengan dua ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City