JakWifi: Cara Pintar Mengakses Wi-Fi Publik di Jakarta

JSC | 3 months ago

Semenjak wabah virus korona mendera kota Jakarta, masyarakat dituntut untuk beradaptasi, agar kegiatan yang biasa dilakukan sebelum pandemi bisa tetap berlanjut pada masa sulit ini. Salah satu cara yang ditempuh untuk tetap tersambung meski adanya pembatasan interaksi fisik adalah dengan memanfaatkan konektivitas jaringan internet. 

Karyawan yang dulu sering bertatap muka untuk berdiskusi, kini mengalihkan pertemuan mereka ke aplikasi konferensi video. Pedagang yang sebelumnya langsung melayani pembeli di pasar, sekarang juga bisa mengandalkan internet dari telepon pintar untuk bertransaksi. Begitu pula dengan kegiatan belajar-mengajar yang untuk sementara waktu hanya bisa terlaksana secara daring melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Nah, dari sini kita bisa melihat bagaimana akses internet telah menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat Jakarta, di tengah keterbatasan yang diakibatkan oleh pandemi. 

Seiring pertambahan kegiatan sehari-hari yang kini dialihkan ke platform online, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun menyadari, belum semua warga Ibu Kota memiliki akses internet, terutama mereka yang tinggal di wilayah-wilayah perkampungan padat penduduk. Hambatan serupa juga dialami oleh sebagian peserta didik yang saat ini sedang mengikuti kegiatan belajar dari rumah. Oleh sebab itu, Pemprov kembali mengambil kebijakan inovatif dalam wujud Internet untuk Semua. Program yang juga dikenal sebagai JakWifi ini diluncurkan pada 28 Agustus 2020, menyusul penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta dan Bali Tower, serta disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Langkah-langkah Memakai Fitur JakWifi

Program Internet untuk Semua sudah meliputi pemasangan sejumlah Wi-Fi gratis di beberapa tempat publik dan terletak tidak jauh dari permukiman warga. Harapannya, masyarakat, khususnya para pelajar yang sedang mengikuti PJJ, akan mendapat kenyamanan serta kemudahan dalam mengakses internet yang bisa digunakan untuk membuka jendela pengetahuan selama masa pandemi.

Kamu sekarang mungkin bertanya, bagaimana cara menemukan Wi-Fi publik tersebut? Nah, caranya cukup mudah. Bagi yang sudah memasang aplikasi JAKI di smartphone, kamu bisa membuka fitur JakWifi yang sekarang tersedia di laman utama.

JakWifi, JSC, Jakarta Smart City

Di sana, kamu akan bertemu dengan peta interaktif Jakarta yang menampilkan titik-titik  Wi-Fi publik yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta. Untuk mencari titik JakWifi terdekat, kamu tinggal menekan tombol ‘pindai area ini’. Jangan lupa nyalakan fitur GPS pada smartphone-mu, ya. 

Setelah melakukan pemindaian, maka titik-titik lokasi JakWifi akan bermunculan di peta. Untuk mengetahui secara pasti seberapa jauh lokasi Wi-Fi dari posisimu, kamu bisa menggeser sedikit ke bawah untuk melihat jaraknya.

Untuk saat ini, JakWifi sudah menjangkau 4.956 lokasi di seluruh wilayah DKI Jakarta dengan Wi-Fi gratis. Kalau kamu belum menemukan jaringan Wi-Fi yang dekat dengan tempat tinggalmu, jangan khawatir karena Pemprov memiliki target untuk memperluas serta menambah jumlah lokasi Wi-Fi publik hingga lebih dari 9.000 jaringan JakWifi di Ibu Kota.

JakWifi, JSC, Jakarta, Jakarta Smart City

Pada awal peluncuran, tujuan utama dari program JakWifi adalah untuk membantu para peserta didik yang sedang melakukan kegiatan belajar jarak jauh. Terutama untuk pelajar yang tidak memiliki atau kesulitan mendapatkan akses internet. Nantinya, siswa-siswi yang sudah terdaftar sebagai penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan didaftarkan oleh petugas untuk dapat mengakses jaringan JakWifi. 

Ke depannya, fungsi JakWifi akan diperluas dan dapat digunakan oleh masyarakat untuk menunjang kegiatan-kegiatan lain seperti misalnya UMKM, membaca perpustakaan digital, komunikasi antar masyarakat, dan lain-lain.

Tips Aman Menggunakan Wi-Fi Publik

Lewat JakWifi, kamu sudah bisa memilih tempat yang menurutmu nyaman untuk berselancar di internet. Tapi, sebagai Smartcitizen, alangkah baiknya jika kamu juga memperhatikan tata cara pemakaian Wi-Fi publik. Selain itu ada beberapa hal lain yang juga harus kamu terapkan, agar pengalamanmu memakai internet tetap aman dan sehat.

Perhatikan Jaringan Wi-Fi yang Terkoneksi

Sebelum kamu berangkat menuju tempat Wi-Fi publik, pastikan perangkatmu seperti laptop atau smartphone, sudah berada dalam pengaturan pemilihan Wi-Fi secara manual. Ini untuk menghindari kemungkinan kamu terkoneksi secara otomatis ke jaringan Wi-Fi yang dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab. Selain itu, perhatikan pula nama jaringan Wi-Fi (SSID) yang kamu pilih. Jangan sampai kamu tersambung ke jaringan yang sengaja dibuat untuk menjebak dan merugikanmu. Tanyakan SSID yang benar kepada pihak pengelola Wi-Fi setempat, misalnya petugas RPTRA atau pengelola gedung.

Hindari Mengisi Informasi Pribadi

Saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik, kamu pun sangat dianjurkan untuk tidak melakukan kegiatan internet yang mengharuskanmu untuk memberikan data atau informasi sensitif, seperti tempat tinggal dan nomor telepon. Jadi, jika kamu perlu bertransaksi, misalnya untuk belanja online, atau bisa juga saat melakukan registrasi, sebaiknya tunda hal tersebut sampai kamu berada di jaringan privat.

Utamakan Situs Berprotokol HTTPS

Saat menjelajah internet, kamu mungkin pernah mendapat peringatan bahwa situs yang kamu kunjungi tidaklah aman. Seringkali ini disebabkan oleh situs yang tidak terproteksi oleh protokol https (Hypertext Transfer Protocol Secure). 

Protokol https menawarkan sejumlah keamanan, khususnya perlindungan dari serangan Man-In-The-Middle (MITM), yakni ketika penyerang menyusup di tengah (middle) komunikasi atau transaksi antara dua pihak, biasanya untuk menyerap informasi-informasi sensitif dan pribadi.

Untuk mengecek apakah situs yang kamu kunjungi sudah berprotokol https, kamu bisa mengetahuinya melalui tampilan gambar gembok yang berada di samping kotak alamat pada browser-mu.

JakWifi, JAKI, JSC, Jakarta

Situs resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (jakarta.go.id) yang sudah menggunakan protokol https

Pastikan Antivirus dan Firewall Aktif 

Tips yang satu ini sangat penting untuk kamu lakukan. Untungnya, sebagian besar sistem operasi sudah memiliki antivirus dan firewall bawaan yang cukup efektif dalam mengamankan perangkatmu. Kedua fitur ini kemungkinan besar sudah aktif sejak awal, namun tidak ada salahnya melakukan pengecekan ulang untuk memastikannya. 

Buat kamu yang belum tahu, antivirus merupakan fitur pengaman yang bisa digunakan untuk memeriksa satu atau bahkan seluruh file dalam sebuah perangkat dari ancaman perangkat lunak yang berbahaya (malware). Sementara firewall diaktifkan untuk mencegah percobaan akses tidak berizin yang dilakukan melalui internet.

Selama tips-tips di atas diterapkan, konektivitas internet akan memberikan kemudahan dan keuntungan yang tidak terbatas. Dengan peluncuran Internet untuk Semua, Pemprov DKI Jakarta telah membangun sebuah jembatan menuju dunia pengetahuan dan informasi kepada masyarakat yang membutuhkan. Program ini juga diharapkan dapat mewujudkan sebuah kota yang selalu terhubung, meskipun di tengah deru pandemi. Yuk, kita manfaatkan JakWifi secara bijak dan terus tingkatkan diri selama masa transisi!

 

 

------

Aditya Gagat Hanggara

Artikel lainnya

Cara Mendaftar PPDB Online di Tengah Pandemi Korona

Dinas Pendidikan DKI Jakarta telah membuka tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020/2021. Proses ini sudah berlangsung sejak 11 Juni 2020 dan akan berakhir pada 3 Juli 2020 ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City