3 Alasan Utama Mengapa Jakarta Perlu Robot Pemadam Kebakaran

JSC | 11 months ago

Smartcitizen, ada yang sudah mengenal robot pemadam kebakaran (fire fighting robot) yang bernama Dok-Ing MVF-5 U3 dan LUF 60? Jika belum, yuk kita kenalan dengan dua robot pemadam kebakaran yang canggih ini dan cari tahu mengapa DKI Jakarta perlu memilikinya. 

Robot Dok-Ing MVF-5 U3

Pertama-tama, mari kita mengenal robot Dok-Ing MVF-5 U3 yang dikirim langsung dari Kroasia. Fungsi robot ini membantu menanggulangi kebakaran yang terjadi di area-area berbahaya, dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), pabrik-pabrik, hingga gudang bahan-bahan kimia. Tempat-tempat tersebut memiliki risiko yang sangat tinggi jika terjadi kebakaran, baik risiko terhadap orang-orang di sekitar area maupun kerugian yang harus ditanggung.

Hebatnya, robot Dok-Ing MVF-5 U3 dapat dioperasikan menggunakan remote control dengan jarak maksimal 1,5 kilometer. Dengan demikian, robot ini sangat memudahkan tugas para pemadam kebakaran dan mengurangi risiko bahaya kebakaran. Spesifikasi robot pemadam kebakaran ini dilengkapi dengan tangki berkapasitas 2.500 liter air dan 500 liter busa. Untuk memadamkan api, robot ini memiliki tekanan air di atas 15 bar dan mampu menyemprotkan air sejauh 55 meter dan busa sejauh 45 meter. 

Tidak hanya itu, robot pemadam kebakaran ini juga memudahkan pemadam kebakaran (damkar) untuk melakukan evakuasi, karena dilengkapi dengan alat pencapit (gripper) dan sling penarik beban untuk menyingkirkan dan membersihkan puing-puing reruntuhan di lokasi kebakaran. Keren banget kan? 

Robot LUF 60

Selanjutnya adalah robot pemadam kebakaran yang bernama LUF 60 yang tidak kalah keren dibanding robot Dok-Ing MVF-5 U3. Jika robot Dok-Ing MVF-5 U3 untuk memadamkan kebakaran di area-area berbahaya, maka robot LUF 60 ini dapat membantu anggota damkar untuk memadamkan api di stasiun-stasiun MRT atau tempat-tempat yang sulit terjangkau. Dengan ukuran yang lebih kecil daripada robot Dok-Ing MVF-5 U3, LUF 60 dapat menyedot asap kebakaran yang ada di dalam terowongan MRT, sehingga akan dibuang sejauh 99 meter melalui air ducting

Spesifikasi robot mungil ini lebarnya 135 meter, sehingga LUF 60 akan lebih mudah menjangkau permukiman yang sulit dilalui kendaraan pemadam kebakaran. Dengan begitu, LUF 60 bukan hanya berguna untuk memadamkan kebakaran di terowongan MRT, namun juga gang-gang kecil yang banyak tersebar di wilayah DKI Jakarta. Selain itu, robot LUF 60 dapat menyemprotkan air sejauh 70-80 meter dalam bentuk water fog, water canon, dan foam. LUF 60 juga mampu menyingkirkan objek-objek reruntuhan sisa kebakaran, dengan berat maksimal 600 kilogram. Kerennya lagi, robot LUF 60 ini memiliki pompa submersible yang bisa digunakan untuk menyedot banjir. Wah banyak sekali kegunaannya, ya! 

Tetapi, robot LUF tidak memiliki persediaan tangki air seperti Dok-Ing MVF-5 U3, karena ukurannya yang terbilang mungil. Oleh karena itu, robot LUF 60 mengambil suplai air dari sumber air terdekat seperti danau, kali, waduk, laut, atau hidran di stasiun MRT. 

Mengapa Jakarta Perlu Punya  Robot Pemadam Kebakaran?

Kendati relatif mahal, kedua robot pemadam kebakaran ini dibeli Pemprov DKI dengan pertimbangan yang matang. Berikut ini adalah tiga alasan utama mengapa DKI Jakarta perlu memiliki kedua robot pemadam kebakaran ini:

Meningkatkan Keselamatan Warga DKI Jakarta

Kota yang aman untuk dihuni adalah kota yang dapat menanggulangi bencana dengan cepat. Kedua robot pemadam kebakaran ini diimpor langsung dari negara Kroasia dengan tujuan untuk meningkatkan keselamatan warga DKI Jakarta. DKI Jakarta terdiri dari 5 kotamadya, 44 kecamatan, 267 kelurahan, dan akses gang-gang kecil yang tersebar di mana-mana. Robot LUF 60 membantu anggota damkar agar lebih cepat dan mudah dalam mengevakuasi korban kebakaran serta memadamkan kobaran api di gang-gang kecil yang sulit terjangkau. Tentunya, keselamatan warga Jakarta akan lebih meningkat. 

Mengurangi Kerugian Ekonomi

Kebakaran yang terjadi di area pabrik, SPBU, atau tempat-tempat berbahan kimia lainnya bukan hanya berisiko tinggi bagi para korban dan anggota damkar, namun juga menimbulkan kerugian ekonomi yang tinggi. Dengan robot Dok-Ing MVF-5 U3, api akan lebih mudah untuk dipadamkan dan potensi ledakan yang dihasilkan dari bahan-bahan kimia dapat diminimalisasi. Alhasil, pabrik-pabrik atau SPBU dapat terhindar dari kerugian ekonomi. 

Mewujudkan DKI Jakarta sebagai Kota yang Lebih Cerdas dan Maju

Transportasi massal di Jakarta semakin banyak dan kian memudahkan mobilitas warga ibu kota. Tidak hanya Transjakarta saja, tapi juga Moda Raya Terpadu (MRT) dan Lintas Rel Terpadu (LRT). Dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai kota yang cerdas dan maju, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bukan cuma memiliki tanggung jawab untuk menyediakan transportasi massal yang nyaman, namun juga aman. 

Robot LUF 60 hadir untuk memberikan rasa aman bagi para pengguna LRT dan MRT, sehingga mereka tidak perlu khawatir apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika sedang di dalam moda transportasi tersebut. Kota yang cerdas dan maju adalah kota yang dapat menyelesaikan bencana atau musibah secara cepat serta efektif dengan bantuan teknologi mutakhir. 

Jadi, kehadiran robot pemadam kebakaran Dok-Ing MVF-5 U3 dan LUF 60 ini selaras dengan pepatah “sedia payung sebelum hujan”. Dalam hal ini, Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya untuk menyediakan alat-alat keselamatan warganya demi tercapai kota yang cerdas dan maju. 

 

 

Penulis: Nana Nurwaesari

Artikel lainnya

Jakarta Smart City Edutrip

Untuk mewujudkan Smart City di Jakarta, tim Jakarta Smart City bekerja dengan memanfaatkan teknologi untuk mengatasi berbagai permasalahan ibukota. Tahukah kamu? Kamu dapat mengunjungi Jakarta Smart ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City