Siaga Musim Hujan dengan JakPantau

JSC | 24 days ago

Musim hujan menutup tahun 2019 dan membuka tahun 2020 di Jakarta dan sekitarnya. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan yang mengguyur Jabodetabek pada pergantian tahun merupakan curah hujan tertinggi sejak pengukuran pertama kali oleh Belanda pada tahun 1866. Bahkan, di sekitar Bandara Halim Perdanakusuma, tercatat 377 milimeter curah hujan atau lebih tinggi dibanding wilayah lain. Dampaknya, genangan dan luapan air membanjiri 103 titik di Jabodetabek termasuk Jakarta.

Pantau Banjir di JakPantau

Agar Smartcitizen tetap aman dan lancar dalam beraktivitas selama banjir belum surut, coba unduh dan pasang JAKI. Karena, selain bisa tahu update informasi terkini dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di DKI Jakarta, JAKI juga memliki fitur JakPantau. Fitur ini akan memudahkanmu mendapatkan segala informasi banjir. Misalnya saja lihat area yang terdampak hingga status dan jumlah pompa air yang tersedia di wilayah Jakarta. Diharapkan, dengan adanya JakPantau dalam JAKI, kamu semakin siaga jikalau hujan mulai turun dan lebih siap saat banjir akan menggenang. 

[Cari tahu bagaimana laporanmu dapat membantu orang lain]

Fitur Unggulan Tingkatkan Rasa Aman

Fitur JakPantau merupakan hasil integrasi dengan aplikasi dan portal Pantau Banjir, lho. Sebagai aplikasi resmi, data yang kamu lihat dalam JakPantau langsung diperbarui oleh Pemprov DKI Jakarta. Seperti halnya Pantau Banjir, JakPantau juga punya keunggulan yang memberikanmu informasi sekaligus rasa aman, misalnya:

  1. Pintu Air: Lihat informasi mengenai aliran air, ketinggian air di pintu air terbaru, kondisi siaga, serta informasi cuaca di lokasi pintu air Jakarta.

  2. Pos Pengamatan: Cek ketinggian aliran air serta serta status ketinggian muka air di semua pos pengamatan yang alirannya melewati sungai-sungai Ibu Kota.

[CCTV Dinas SDA untuk memantau kondisi sungai di Jakarta]

  1. Pompa Air: Cari tahu jumlah pompa air milik Dinas Sumber Daya Air (Dinas SDA) yang disiagakan dan beroperasi. Pompa air akan sangat berguna saat genangan mulai muncul setelah hujan karena mampu menyedot air dan mengalirkannya ke tempat yang seharusnya.

  2. Peta Banjir: Lihat lokasi terdampak banjir di Jakarta yang diperbarui satu jam sekali pada menu Info Banjir. Lokasi berwarna merah menandakan ketinggian air di atas 150 cm; warna jingga ketinggian 71-150 cm; warna kuning 10-70 cm; dan biru jika genangan sudah surut (0-30 cm). 

Cari Lokasi Berbagi Kebaikan di Pantau Banjir

Tahukah kamu kalau menu Info Banjir pada fitur JakPantau bukan hanya sekadar peta penunjuk lokasi terdampak banjir? Betul, berkat petugas Dinas Sosial yang berjaga, kini kita bisa tahu informasi seputar area banjir. Misalnya saja info lokasi mulai dari kelurahan hingga RT, jumlah pengungsi, lokasi pengungsian, dapur umum, bahkan bantuan yang dibutuhkan. 

Melalui menu ini, organisasi atau bahkan Smartcitizen yang ingin berbagi kebaikan dapat menyesuaikan dengan jumlah pengungsi dan kebutuhan mereka. Data pada JakPantau ini juga dipakai dalam kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan 21 perusahaan dan yayasan sosial untuk membantu para pengungsi.    

Pada saat-saat seperti ini, kamu tentu butuh informasi terbaru mengenai titik-titik terdampak agar aktivitasmu tetap lancar dan lebih utama, agar lebih siaga. Maka, segera unduh dan pasang JAKI dan kita jaga keamanan bersama.

 

 

 

 

 

Artikel lainnya

HR. Rasuna Said, Memajukan Perempuan Melalui Pendidikan

Hajjah Rangkayo Rasuna Said adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia yang dengan gigih memperjuangkan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan. HR Rasuna Said dikenal sebagai sosok yang ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City