Petugas P3S: Para Perawat Kemanusiaan Jakarta

JSC | 2 months ago

Tahukah kamu, selain ada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) berseragam oranye, ada pula Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial atau P3S yang berseragam biru? Betul! Pasukan P3S dibentuk berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 19 Tahun 2014, pasukan P3S menjadi garda terdepan dalam melayani dan mengawasi para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Jakarta.

Mengayomi hingga Mendampingi PMKS Jakarta

Petugas P3S merupakan satuan tugas di bawah Dinas Sosial Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tugasnya memberikan pelayanan, pengawasan, dan pengendalian tertib sosial kepada PMKS. PMKS merupakan perorangan, keluarga, atau komunitas yang mengalami disfungsi secara fisik, psikologis, ekonomi, sosial, atau budaya sehingga tidak dapat melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar. Dengan kata lain, kalau Smartcitizen pernah lihat, petugas P3S lah yang mengamankan orang-orang pra-sejahtera yang ada di Jakarta. 

JSC, Jakarta Smart City, P3S, Dinas Sosial, Dinsos DKI Jakarta

Kamu mungkin merasa kasihan ketika para tunawisma, pengamen, atau PMKS lainnya diamankan oleh petugas P3S. Namun, tahukah kamu bahwa para PMKS ternyata diberikan pelatihan dan pendampingan di panti-panti sosial? Tujuannya tentu agar mereka tidak kembali ke jalanan dan dapat memulai hidup yang lebih baik di Jakarta. Terdapat 43 panti sosial yang dibina oleh Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta. Petugas P3S mempunyai tugas untuk mengantarkan para PMKS ke panti untuk kemudian diberikan pelatihan keterampilan seperti tata boga, menjahit, hingga komputer. 

[Siapa, sih, pasukan berseragam oranye di Jakarta?]

Petugas P3S Sebagai Perawat Kemanusiaan Jakarta

Menjadi petugas P3S bukan berarti harus mengantarkan semua PMKS langsung ke panti. Tetapi harus melihat kebutuhan dari PMKS terlebih dahulu. Maka dari itu, sebelum menjadi petugas P3S, para calon petugas harus mengikuti pelatihan khusus tentang bagaimana menghadapi PMKS maupun orang dengan kebutuhan khusus. Hal ini wajib diikuti agar petugas dapat bekerja secara profesional dan menjalankan fungsi dengan baik. 

JSC, Jakarta Smart City, P3S, Dinas Sosial, Dinsos DKI Jakarta

Misalnya saja jika ada Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di jalan. Sebelum mengantarkannya ke panti disabilitas mental, Pasukan P3S harus mencari tahu mengenai identitas dan keluarga dari ODGJ tersebut. Pendekatan yang dilakukan harus bersahabat dan tidak asal tangkap, contohnya dengan mengajak ngobrol dan menemui keluarga PMKS jika ada di Jakarta. Perlakuan bersahabat dan peduli juga ditunjukan saat menghadapi PMKS lain seperti pengamen jalanan atau tunawisma.

 

Jadi, jika kamu melaporkan PMKS yang ada di Jakarta melalui Cepat Respon Masyarakat, bukan berarti membuat hidup mereka sulit karena ‘ditangkap’. Justru, kamu membantu petugas P3S dalam merawat kemanusiaan di Ibu Kota.

 

 

----------

Sumber:

Pergub No 19 Tahun 2014

Statistik DKI Jakarta

Artikel lainnya

DKI Jakarta, Provinsi Pertama yang Memiliki Program Open Data

Sebagai bagian dari mewujudkan Jakarta menjadi Smart City, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki portal open data (data.jakarta.go.id). Open data ini menunjukkan pemerintahan yang berani transparan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City