Ke Mana Pun di Jakarta jadi Lebih Mudah dengan Jak Lingko

JSC | 23 days ago

Smartcitizen kamu sudah pernah dengar tentang Jak Lingko belum? Jak Lingko menawarkan sistem transportasi terintegrasi yang aman dan nyaman untuk menjangkau seluruh sudut Jakarta. Sehingga, kamu yang sehari-hari beraktivitas di luar rumah dapat bepergian dengan senang hati tanpa harus naik kendaraan pribadi.

Kenapa Diberi Nama Jak Lingko?

Kebanyakan dari kita mungkin sudah akrab dengan makna kata “jak” yang identik dengan Jakarta, namun tidak dengan kata “lingko”. Kata lingko ini diambil dari jenis pengelolaan pengairan sawah membentuk jaring laba-laba di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lingko merupakan persawahan yang luas dan melingkar seperti jaring laba-laba. Dari situlah inspirasi nama Jak Lingko yang mencerminkan sistem transportasi umum yang terintegrasi atau berjejaring seperti jaring laba-laba yang menyambung.

Jak Lingko, Transjakarta, JSC, Jakarta Smart City, Smart Mobility

Selain namanya yang sudah kece dan representatif, Jak Lingko juga punya filosofi ‘Jaringan Terintegrasi Aman dan Nyaman’. Filosofi ini dijadikan landasan Pemprov DKI Jakarta untuk mewujudkan Jakarta yang ramah dan maju untuk masyarakat terutama dalam kemudahan menggunakan transportasi umum.

Mengintegrasikan Rute Hingga Tarif

Berbeda dari sistem bus rapid transit (BRT) Transjakarta yang hanya mengintegrasikan bus atau kendaraan berbasis jalan, Jak Lingko justru mengintegrasikan seluruh layanan transportasi umum yang ada di Jakarta. Hanya dengan menggunakan kartu Jak Lingko keluaran Bank DKI atau Bank BNI, kamu bisa naik semua transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta. Dengan kata lain, kamu bisa naik bus besar seperti Transjakarta, bus medium seperti Minitrans, bus kecil seperti Mikrotrans, hingga MRT Jakarta, dan LRT Jakarta menggunakan kartu Jak Lingko.

Jak Lingko, Transjakarta, JSC, Jakarta Smart City, Smart Mobility

Cara kerja Jak Lingko pun terbilang unik dan, yang pasti, sangat menguntungkan. Kamu cukup membayar Rp5.000 dalam tiga jam untuk bertransportasi menggunakan transportasi berbasis jalan seperti BRT Transjakarta, Metrotrans, Minitrans, dan Mikrotrans. Misalnya, kamu tap in kartu Jak Lingko untuk naik bus Transjakarta pukul 07.05, lalu berganti ke bus kecil yang sudah berlogo Jak Lingko pukul 08.30, dan kembali naik bus Transjakarta pukul 10.00, saldo kamu hanya akan berkurang sebesar Rp5.000 saja! Jadi, walaupun kamu naik moda transportasi yang berbeda, jika pakai kartu Jak Lingko yang sama selama tiga jam, kamu hanya cukup membayar Rp5.000. Keren!

Penumpang Untung, Supir Juga Untung

Sistem Jak Lingko ini bukan cuma untuk menguntungkan para pelanggan transportasi umum, lho. Pasalnya, dengan sistem manajemen yang lebih tertata, terpusat, dan terawasi, Jak Lingko juga menguntungkan para supir angkutan umum. Seperti yang kita ketahui, para supir bus yang kini bergabung di Jak Lingko adalah supir asli yang memang sejak lama bekerja sebagai sopir transportasi umum. Dengan bergabung ke Jak Lingko, gaji dan jaminan hidup sopir bus Jak Lingko jadi lebih baik.

Jak Lingko, Transjakarta, JSC, Jakarta Smart City, Smart Mobility

Misalnya saja supir bus kecil Jak Lingko yang semula berpenghasilan harian dan dikejar target setoran, kini mendapat gaji bulanan sebesar Upah Minimum Regional (UMR), yaitu Rp3,9 juta. Selain itu, supir bus kecil juga mendapat sif kerja yang lebih fleksibel selama memenuhi target kilometer sesuai dengan kesepakatan operator yang menaunginya. Sehingga boleh dikatakan segala revolusi transportasi umum di Jakarta bukan hanya menguntungkan masyarakat yang menggunakan tetapi juga masyarakat yang menjadi motor pelayanan.

Fakta Jak Lingko yang Mesti Kamu Tahu

  • Kartu Jak Lingko bisa dibeli di halte Transjakarta dan stasiun MRT Jakarta yang terintegrasi Jak Lingko, misalnya halte Harmoni atau Stasiun MRT Bundaran HI, seharga Rp30 ribu (berisi saldo Rp10 ribu).

  • Bus kecil Jak Lingko sudah melayani sekitar 46 rute di seluruh Jakarta yang bisa kamu cek di aplikasi Trafi (kode JAK).

  • Kartu Jak Lingko dapat digunakan untuk naik bus Transjakarta dan MRT Jakarta (dengan tarif normal MRT Jakarta).

 

Pemprov DKI Jakarta sedang terus-menerus meningkatkan pelayanan Jak Lingko sekaligus merangkul para operator armada transportasi umum untuk bergabung dalam Jak Lingko. Selama tahun 2019, akan ada 316 armada yang bergabung dalam Jak Lingko yang terdiri dari 150 Kopaja, 100 Metromini, 30 Kopamini Jaya, dan 36 Koantas Bima. Serta, berdasarkan Instruksi Gubernur No. 66 Tahun 2019, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat peremajaan 10,047 armada bus kecil, sedang, dan besar melalui integrasi ke dalam Jak Lingko pada tahun 2020. Jadi, Smartcitizen yang masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk bepergian, sekali-kali cobain deh mudah dan nyamannya Jak Lingko. Sekalian membantu mengurangi polusi di Jakarta dan ikut serta menjadikan Jakarta kota metropolitan yang lebih baik.

 

Sumber:

Press release Jak Lingko

Tempo - Wawancara Sopir Jak Lingko

Tempo - Cara DKI Integrasikan Angkutan Umum

FAQ Jak Lingko

Instruksi Gubernur No. 66 Tahun 2019

Artikel lainnya

Menengok Sarinah Kini

Siapa yang tak kenal dengan kawasan pusat perbelanjaan di Jakarta yang satu ini. Tempat yang memiliki gedung pencakar langit pertama di ibukota tersebut memiliki nilai sejarah tinggi. Sarinah ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City