Collaborative Sandbox: Laboratorium Inovasi dan Kolaborasi untuk Perusahaan Teknologi di Jakarta

JSC | 29 days ago

Indonesia, khususnya Jakarta, telah mengalami peningkatan luar biasa dalam hal teknologi. Startup lahir, membawa teknologi baru dan penyedia layanan masyarakat juga ikut menerapkan inovasi baru. Hal ini kemudian menciptakan lingkungan digital yang saat ini kita nikmati. Tetapi meskipun kehidupan sudah modern dan harmonis dengan teknologi, ada banyak perusahaan rintisan yang kesusahan untuk mengoperasikan bisnis mereka. Salah satu alasannya, karena belum ada hukum yang mengatur inovasi atau model bisnis mereka. Saat itulah regulatory sandbox diperlukan untuk memberikan jalan bagi inovasi guna meningkatkan kualitas hidup kita.

Laboratorium untuk Mengembangkan Inovasi

Regulatory sandbox adalah kerangka kerja yang ditetapkan oleh regulator atau pemerintah untuk menguji model bisnis baru, produk, layanan, dan teknologi yang dikembangkan oleh startup atau perusahaan teknologi finansial (tekfin). Kerangka kerja ini menyediakan lingkungan yang khusus di mana tekfin dapat menguji produk mereka di bawah peraturan khusus--dengan batasan waktu, dan di bawah pengawasan regulator yang akan menghasilkan peraturan baru berbasis bukti.

Smart Collaboration, The Sandbox, Pemprov DKI Jakarta, Startup Jakarta

Pemprov DKI Jakarta pun sedang mengadopsi konsep ini dalam bentuk collaborative sandbox. Diibaratkan sebuah sandbox atau kotak pasir di taman bermain anak, Pemprov DKI mendorong para startup untuk menjadikan Jakarta sebagai arena bermain (playground) dalam mengembangkan inovasi. Filosofi inilah yang diaplikasikan pada proyek Smart Collaboration atau Kolaborasi Jakarta. Melalui proyek ini, 8 perusahaan teknologi diajak mengembangkan inovasi untuk menyelesaikan masalah bersama dengan Pemprov DKI Jakarta. Dengan kata lain, perusahaan teknologi diberikan laboratorium atau ruang eksperimen untuk menyelesaikan permasalahan riil dalam kolaborasi langsung dengan pemerintah melalui paradigma collaborative sandbox.

The Sandbox, Smart Collaboration, Pemprov DKI Jakarta, Startup Jakarta

The Sandbox: Ruang Diskusi Startup dengan Pemprov DKI Jakarta

Seperti halnya regulatory sandbox, konsep collaborative sandbox juga menjadi laboratorium bagi startup untuk menguji inovasinya dalam menyelesaikan masalah. Namun, yang unik dalam collaborative sandbox, pemerintah juga dilibatkan dalam diskusi masalah dan membantu proses bisnisnya. Artinya Pemprov DKI Jakarta membuka diri, menunjukan permasalahan yang dihadapi untuk dicarikan solusinya kemudian berkolaborasi menyelesaikan masalah tersebut. Dengan collaborative sandbox, Pemprov DKI Jakarta menyediakan ruang yang lebih terbuka bagi inovasi dan perusahaan teknologi punya keleluasaan untuk mengembangkan inovasinya.

[Cari tahu tentang kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan perusahaan teknologi di sini]

Maka dari itu, untuk mendukung keberlanjutan kolaborasi, kemarin (22/10), Pemprov DKI Jakarta mengadakan diskusi The Sandbox bersama para startup sebagai lanjutan dari proyek Smart Collaboration. Dalam kegiatan ini, jajaran Pemprov DKI Jakarta dipertemukan dengan puluhan startup lintas sektor dengan satu tujuan: menyampaikan permasalahan dan bersama-sama mendiskusikan solusi. Jika mengutip sambutan Gubernur Anies pagi tadi, para startup memiliki ide dan gagasan untuk memecahkan masalah yang tidak terpikirkan oleh pemerintah.

The Sandbox, Pemprov DKI Jakarta, Smart Collaboration, Startup Jakarta

Selama kurang lebih 4 jam, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perusahaan teknologi saling mengutarakan tantangan dan ide. Bertukar gagasan dan membicarakan kemungkinan yang bisa diwujudkan. Diskusi ini merupakan yang pertama namun bukan yang terakhir karena akan ada rangkaian ‘kotak pasir’ selanjutnya untuk mendiskusikan solusi melalui inovasi teknologi.

 

Sekarang kamu tahu kan Pemprov DKI Jakarta telah membuka kesempatan bagi insan kreatif yang punya inovasi untuk menuntaskan permasalahan di Jakarta. Mulai sekarang, kita bisa lihat masalah di kota kita tercinta menjadi masalah dan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan warga untuk mewujudkan Jakarta yang jauh lebih baik.

Artikel lainnya

Petugas P3S: Para Perawat Kemanusiaan Jakarta

Tahukah kamu, selain ada Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) berseragam oranye, ada pula Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial atau P3S yang berseragam biru? Betul! ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City