Sama-Sama Kurangi Polusi Jakarta dengan Cara Ini, Yuk!

JSC | 20 days ago

Masalah polusi udara sedang melanda banyak kota besar di dunia termasuk Jakarta. Untuk itu Pemprov DKI Jakarta menyediakan program dan mengajak Smartcitizen untuk berkolaborasi dalam mengatasi polusi udara. Simak beberapa cara sederhana yang bisa kamu terapkan dan akan berdampak besar untuk lingkungan di bawah ini.

Gunakan Transportasi Umum Dengan JakLingko

Cara pertama dan sederhana yang bisa kamu lakukan untuk bantu menyegarkan kembali udara Jakarta adalah dengan naik transportasi umum. Menggunakan transportasi umum, misalnya Transjakarta, dapat mengurangi emisi dari knalpot kendaraan. Transportasi umum di Jakarta sudah terintegrasi satu sama lain dalam sistem Jak Lingko sehingga perpindahan penumpang jadi jauh lebih ringkas. Apalagi, angkutan modern seperti Transjakarta sudah menggunakan bahan bakar gas yang lebih ramah lingkungan. 

Jakarta Smart City, JSC, MRT Jakarta, MRT

Jika banyak yang beralih ke transportasi umum, berarti jalanan tidak akan penuh sesak oleh kendaraan pribadi dan pemerintah nggak perlu melebarkan jalan atau mengorbankan trotoar. Kamu yang ingin beralih ke transportasi umum pun punya banyak pilihan moda, misalnya Moda Raya Terpadu atau MRT yang menghasilkan 76% lebih sedikit emisi atau nanti LRT Jakarta yang menghasilkan 62% lebih sedikit emisi. Bahkan, sebentar lagi bakal ada bus listrik yang tidak menghasilkan emisi sama sekali di jalanan Jakarta.

Ikut Uji Emisi

Sudah tahu belum kalau Pemprov DKI Jakarta berencana untuk menerapkan wajib uji emisi di tahun 2020 nanti? Yup, buatmu yang punya kendaraan, baik roda empat maupun roda dua, baiknya ikut uji emisi untuk membantu mengurangi polusi di Jakarta. Pengujian ini bertujuan untuk meminimalisasi gas rumah kaca dan udara berbahaya di ibu kota yang dihasilkan dari mesin kendaraan bermotor. Jika jumlah kendaraan punya emisi gas buang yang rendah, maka udara di Jakarta akan jadi lebih baik.

Ikutan uji coba emisi juga mudah, apalagi melalui aplikasi e-Uji Emisi yang bisa kamu unduh di Google Play Store (saat ini hanya ada di android). Dengan e-Uji Emisi, kamu bisa tahu lokasi bengkel penyedia fasilitas uji emisi, melihat riwayat uji emisi, dan menyimpan hasil uji emisi kendaraan kamu. 

Kalau Dekat, Jalan Kaki atau Naik Sepeda

Selain beralih ke transportasi umum dan uji emisi gas buang kendaraan, kamu bisa bantu mengurangi polusi di Jakarta dengan mengendarai sepeda atau jalan kaki. Terlebih lagi, trotoar Jakarta sudah direvitalisasi jadi lebih bagus dan nyaman untuk dilewati pun jalur khusus sepeda yang sudah tersedia di banyak titik di ibu kota.

Pedestrian, Jakarta Smart City, JSC

Aksi naik sepeda atau jalan kaki sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan dan lingkungan. Dalam ranah lingkungan, sepedaan sejauh 10 kilometer ke kantor bisa mengurangi 1500 kilogram emisi gas rumah kaca tiap tahun! Belum lagi pasti akan mengurangi kemacetan di ibu kota yang masih dalam tahap penyelesaian. Manfaat lainnya tentu saja kamu bisa menikmati Jakarta lebih dekat, menemukan hal-hal yang hanya bisa ditemui saat kamu sedang berjalan atau sepedaan saja.

Jangan Bakar Sampah

Membakar sampah mungkin jadi pilihan yang cepat untuk memusnahkan sampah-sampah di sekitar rumah. Selain menghilangkan tumpukan sampah, membakar sampah juga cenderung lebih murah dan nggak perlu tenaga yang besar. Tetapi, asap yang dihasilkan dari pembakaran tersebut amat berbahaya, lho! Asap dari pembakaran sampah tidak hanya berbahaya untuk kesehatanmu atau tetangga tetapi juga berbahaya untuk lingkungan. Bahkan, zat yang terkandung dalam asap pembakaran sampah, seperti dioksin dan furan, dapat memicu kanker dan  masalah organ dalam. Belum lagi, sisa sampah yang tidak terbakar, dapat terurai di dalam tanah dan mengkontaminasi lingkunganmu. 

Jadi daripada dibakar, lebih baik kamu daur ulang atau gabung jadi anggota Bank Sampah dekat rumah. Kalau kamu gabung di Bank Sampah, semua sampah di rumah bisa kamu sortir berdasarkan jenis sampah (organik atau non-organik) dan bonusnya, kamu bisa dapat keuntungan materi yang bisa kamu tabung. Menarik, kan?

Coba Tanam Hidroponik di Rumah

Seperti yang kita ketahui, tanaman merupakan sumber oksigen yang bisa menyegarkan lingkungan sekitar. Meskipun di Jakarta nggak kekurangan pepohonan, tapi paparan asap kendaraan tetap bikin udara nggak sehat. Solusi yang bisa kamu lakukan untuk bikin Jakarta lebih segar adalah ikut menanam pohon atau tanaman. Nggak punya lahan atau ruang? Jangan sedih, karena sekarang ada teknologi tanaman hidroponik.

Hidroponik, Balkot Farm, JSC, Jakarta Smart City

Buat yang belum tahu, tanaman hidroponik merupakan tanaman yang bisa kamu temui di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau RPTRA. Jenis tanaman ini mengandalkan air yang terus mengalir dengan penggunaan tanah yang sedikit. Tanaman hidroponik juga identik dengan tanaman sayur-mayur yang bisa kamu petik sendiri. Metode ini banyak diaplikasikan di kota-kota besar di dunia yang hanya punya sedikit lahan tanam atau kota metropolitan seperti Jakarta.

Ada banyak cara untuk bikin segar udara Jakarta. Jadi, cara mana yang bakal kamu terapkan pertama?

 

Sumber:

Queensland Department of Transport and Main Roads | Government of Canada | Federal Transit Administrator | Greeners.co | Beritajakarta | Tirto.id | Tirto.id Uji Emisi 202

Artikel lainnya

Sistem Digitalisasi Inventaris Aset Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi Jakarta kini telah melakukan proses inventaris aset secara digital. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan melakukan duplikasi dokumen aset berharga milik Pemprov. Dokumen ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City