Kelebihan Aplikasi Citizen Relation Management (CRM) sebagai Pengganti Cepat Respon Opini Publik (CROP)

JSC | 5 years ago

 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berusaha untuk meningkatkan layanan aduan masyarakat DKI Jakarta dari waktu ke waktu. Hal ini ditunjukkan dengan pengembangan sistem Cepat Respon Masyarakat (CRM) sebagai penyempurnaan aplikasi Cepat Respon Opini Publik (CROP). Aplikasi CRM ini hanya bisa digunakan aparatur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menampung, mengkoordinasikan, serta menindaklanjuti laporan warga ibu kota yang bersifat non-darurat dengan lebih mudah. Smartcitizen, berikut keunggulan-keunggulan CRM milik Pemprov DKI Jakarta. 

Sudah Secara Resmi Diakui

Penggunaan sistem Cepat Respon Masyarakat diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 39 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 128 Tahun 2017 Tentang Penyelenggaraan Penanganan Pengaduan Masyarakat Melalui CRM. Untuk menjaga kualitas layanan kepada warga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dituntut untuk bekerja dalam tenggat waktu serta alur tindak lanjut dan pembagian kewenangan yang telah diatur dalam Pergub Nomor 39 Tahun 2019 serta Surat Edaran Sekretaris Daerah Nomor 40 Tahun 2019. Standar Operasional Prosedur (SOP) mengenai waktu tindak lanjut ini harus dipatuhi OPD. Namun, jika bobot atau tingkat kesulitan penyelesaian laporan besar, ada penyesuaian waktu tindak lanjut sesuai kebutuhan. Dengan hal tersebut, pemantauan laporan dan pembagian kerja lebih jelas.

Cepat dan Terintegrasi

Dibandingkan pendahulunya, CROP, CRM lebih terintegrasi dengan 14 kanal pengaduan di Jakarta. Perjalanan sebuah laporan warga untuk kemudian ditindaklanjuti diawali warga yang melapor melalui salah satu dari 14 kanal pengaduan. Kemudian laporan tersebut akan masuk ke dalam sistem CRM dan diterima oleh kelurahan setempat atau dinas terkait untuk menindaklanjuti laporan. Adapun 14 kanal pengaduan resmi yang berbasis geotagging dan non-geotagging yang bisa kamu gunakan adalah:

  1. JAKI (Jakarta Kini);

  2. Qlue;

  3. Twitter @DKIJakarta;

  4. Facebook Pemprov DKI Jakarta;

  5. Surat elektronik dki@jakarta.go.id;

  6. Balai Warga jakarta.go.id;

  7. Media Sosial Gubernur DKI Jakarta;

  8. Sms LAPOR 1708;

  9. Sms 08111272206;

  10. Kantor Kelurahan;

  11. Kantor Kecamatan;

  12. Kantor Walikota;

  13. Pendopo Balai Kota;

  14. Kantor Inspektorat.

Proses sederhana seperti ini membuat masalah dapat diselesaikan dengan lebih efektif dan efisien, selain koordinasi juga lebih cepat serta mudah.

Transparansi Lebih Baik

Dengan mengusung keterbukaan informasi seluas-luasnya untuk warga, transparansi pekerjaan OPD dalam menindaklanjuti laporan warga dapat dipantau secara daring pada https://crm.jakarta.go.id/portal/. Ketika laporan sudah selesai ditangani OPD, bukti berupa foto akan diunggah petugas dan dapat diakses masyarakat luas yang telah memiliki nomor bukti pengaduan. Jika memilih kanal pengaduan berbasis aplikasi mobile seperti JAKI, kamu dapat dengan mudah memantau proses penyelesaian sebuah laporan melalui aplikasi tersebut. Jika kamu mengaktifkan fitur “sembunyikan” laporan, proses penyelesaian hanya bisa dilihat olehmu dan petugas saja. Tentu data dan laporanmu terlindungi dengan baik. 

CRM, Jembatan Inovasi untuk Jakarta yang Lebih Baik

CRM merupakan inovasi jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah Jakarta untuk mewujudkan kota yang lebih baik dengan semangat kolaborasi. Laporan-laporan warga yang peduli terhadap Jakarta bersinergi dengan tindak lanjut pemerintah yang efektif dan efisien. Kamu ingin jadi bagian dari Jakarta yang lebih baik? Yuk, laporkan masalah di sekitarmu melalui 14 kanal pengaduan DKI Jakarta yang terintegrasi dalam CRM.

 

 

------

Siti Sarah Sofyaningrat

Artikel lainnya

Menjaga Stok Bahan Pangan dengan Controlled Atmosphere Storage

Kunci kestabilan harga pangan adalah stok yang selalu terjaga. Hal tersebut menjadi masalah jika bahan pangan tersebut produksinya dipengaruhi oleh musim atau cuaca. Contohnya, harga cabai yang ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City