Adopsi Penerapan Konsep Jakarta Smart City di Berbagai Daerah

JSC | 3 years ago

Pada 13 Desember 2016, Perwakilan dari Universitas Gajah Mada (UGM) melakukan kunjungan ke kantor Unit Pengelola Jakarta Smart City yang dikenal dengan sebutan JSC Lounge.

Ketua Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik UGM, Agus Pramusinto, menyatakan bahwa penerapan berbagai teknologi dan aplikasi di Jakarta Smart City layak menjadi percontohan untuk daerah lainnya. Agus menilai DKI Jakarta telah menjadi salah satu contoh keberhasilan dalam pelaksanaan smart city. Melalui aplikasi yang telah dikembangkan, masalah publik bisa dirumuskan dengan baik, ditangani, dan dievaluasi oleh pemerintah Jakarta.

Penerapan konsep smart city di Jakarta dapat diadopsi oleh daerah lain yang juga ingin mewujudkan konsep-konsep smart city. Pada bulan November lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu, Jawa Timur juga menyatakan niatnya untuk mengadopsi software Jakarta Smart City dan menerapkan di daerahnya mulai tahun 2017 dengan beberapa modifikasi sesuai dengan kondisi lokal Kota Batu yang berbasis pertanian.

Hal senada juga dikemukakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi saat mengunjungi JSC Lounge pada awal Desember lalu. Budhi Hartono selaku Asisten Pemerintahan Kabupaten Muaro Jambi menyatakan tertarik untuk mengadopsi sistem pengaduan yang direspon dalam hitungan jam dan informasi ketersedian ruangan di rumah sakit. Budhi menganggap hal tersebut jika diimplementasikan akan sangat membantu warga untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik karena di Kabupaten Muaro Jambi, jarak antara satu tempat ke tempat lain sangat jauh dan harus ditempuh dengan waktu berjam-jam.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Kehumasan (Diskominfomas) DKI Jakarta, Dian Ekowati menyatakan bahwa penerapan konsep Jakarta Smart City merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pelayanan publik menggunakan teknologi informatika. Walaupun dinilai cukup baik, pengelolaan Jakarta Smart City masih perlu dikembangkan lagi. Salah satunya dengan cara membangun big data untuk mengintegrasikan data antar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sehingga memudahkan pemerintah untuk menentukan kebijakan.

Artikel lainnya

Perkembangan Terkini Program OK OCE

Program One Kecamatan One Center for Enterpreneurship (OK OCE) mengalami perkembangan ditandai dengan banyaknya peserta yang mendaftar. Program yang bertujuan untuk menciptakan para enterpreneur ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City