Mengenal Kawasan Menteng

JSC | 1 year ago

Menteng, kawasan permukiman mewah di Jakarta yang juga menjadi salah satu wilayah kecamatan. Berada di Pusat Jakarta, Menteng mempunyai sejarah tersendiri. Kawasan ini sejak dahulu hingga kini menjadi tempat bermukim kalangan pejuang, keluarga pahlawan, pejabat tinggi pemerintah, pengusaha dan orang kaya.

Dulu, Menteng adalah daerah yang kurang dikenal dan banyak ditumbuhi pohon buah-buahan. Banyaknya pohon buah Menteng (baccaurea racemosa) yang tumbuh di daerah tersebut, masyarakat menyebutnya dengan daerah Menteng.

Pada 1810, kawasan Menteng dibuka oleh Gubernur Jendral Daendels untuk dijadikan sebagai daerah pengembangan kota Batavia. Proyek Menteng dinamakan Nieuw Gondangdia dan menjadi perumahan villa pertama di Batavia. Batas selatannya adalah Banjir Kanal Barat. Perancangnya adalah tim arsitek yang dipimpin oleh seorang arsitek Belanda, Mooijen. Rancangan Mooijen kemudian dimodifikasi oleh F.J. Kubatz dengan mengubah tata jalan dan penambahan taman-taman hingga mencapai bentuk yang tetap pada 1930an. Thomas Karsten, seorang pakar tata lingkungan pada masa itu, menilai bahwa Menteng memenuhi semua kebutuhan perumahan untuk kehidupan yang layak.

Kawasan Menteng merupakan kawasan yang asri, nyaman dan indah. Sebuah pemukiman yang disenangi oleh masyarakat Eropa dan masyarakat pribumi kelas menengah ke atas. Bangunan rumah memiliki berbagai macam gaya arsitekrural seperti gaya old Indische Nieuwe Zakelijkhed, Indis Baru, Art Nouveau/Art Deco, Amsterdam, De’ Stijl, Le Corbusier yang menerapkan unsur-unsur rumah tradisional Eropa.

Sebagai pelengkap dari kawasan Menteng dibangun pula berbagai bangunan penunjang di antaranya Gedung N.V. de Bouwploeg (sekarang Mesjid Cut Mutia), Gedung Bataviasche Kunstkring (sekarang Gedung Imigrasi), Gedung Nassaukerk (sekarang Gereja St.Paulus dan Gereja Theresia), dan Gedung Vrijmetselaarsloge (sekarang Gedung Bappenas).

Di kawasan ini juga banyak taman-taman terbuka. Taman terbesar adalah Taman Suropati, kemudian Taman Lawang, Situ Lembang, serta Taman Cut Mutia. Bahkan dulu pernah berdiri Stadion Menteng, yang kini telah beralih fungsi menjadi Taman Menteng.

Banyak tokoh penting dan pengusaha ternama yang tinggal di kawasan Menteng, termasuk tokoh proklamator Indonesia Sukarno dan Mohammad Hatta. Menteng juga menjadi saksi penting sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Di kawasan inilah para pemimpin bangsa menyusun naskah proklamasi di Jalan Imam Bonjol No. 1 (dulunya Rumah Laksamana Maeda yang kini menjadi Museum Perumusan Naskah Proklamasi). Menteng juga menjadi tempat tinggal masa kanak-kanak Presiden Amerika Serikat ke-44, Barack Obama. Bahkan kini Menteng juga menjadi saksi berbagai peristiwa perpolitikan nasional. (jsc-sy)

Artikel lainnya

Pentingnya Faktor Manusia untuk Membangun Kota Pintar

Smart city identik dengan penggunaan teknologi, mulai dari penggunaan berbagai aplikasi berbasis web atau sistem operasi di smartphone, hingga penerapan Internet of Things (IoT) pada berbagai aspek ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City