Yang Harus Dilakukan Jika Kamu Direkomendasikan untuk PCR

JSC | 7 months ago

Selama beberapa bulan terakhir ini, Smartcitizen mungkin sudah tak asing lagi dengan istilah rapid test. Bagi yang sudah sering mendengar tapi belum jelas mengenai tes ini, rapid test merupakan pemeriksaan untuk mengidentifikasi virus korona di dalam tubuh. Tes yang disediakan di sejumlah rumah sakit rujukan tersebut dilakukan dengan mengambil darah pasien yang akan dites untuk kereaktifan antibodi dalam tubuh. Hasil tes itu akan keluar dalam hitungan menit. Jika hasil deteksi antibodi reaktif, berarti tubuh mengalami infeksi tertentu, tetapi infeksi ini belum tentu COVID-19. Oleh karena itu, jika hasil rapid test reaktif, pasien bakal dirujuk untuk melakukan polymerase chain reaction (PCR) test, atau dikenal juga sebagai swab test, untuk mendapatkan hasil yang lebih pasti.

Bagaimana Cara Kamu Tahu Jika Perlu Dites?

Apakah kamu perlu melakukan rapid test atau bahkan tes PCR? Bagaimana cara mengetahuinya? Nah, kamu bisa tahu melalui fitur terbaru aplikasi JAKI: JakCLM. Kalkulator COVID-19 berteknologi machine learning Corona Likelihood Metric atau CLM adalah sebuah tes gejala yang dirancang oleh Harvard CLM Team bersama Pemprov DKI Jakarta dan Klakklik.id. Dalam tes ini, kamu akan diberikan sejumlah pertanyaan mengenai gejala-gejala yang kamu alami selama 10 hari terakhir, riwayat kontak dengan pasien COVID-19, serta riwayat perjalanan ke kota atau negara terjangkit. 

Setelah menjawab semua pertanyaan secara jujur, kamu akan mendapat rekomendasi hal apa yang perlu dilakukan selanjutnya. Kamu mungkin dianjurkan untuk mempraktikkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari, atau direkomendasikan untuk mengikuti tes PCR di fasilitas layanan kesehatan. Hasil yang terakhir ini hanya akan muncul bila jawabanmu pada tes Kalkulator COVID-19 menunjukkan bahwa kamu memiliki kemungkinan tinggi terinfeksi COVID-19.

[Kenapa kamu harus tes di Kalkulator COVID-19?]

Apa yang Harus Disiapkan Sebelum Tes PCR?

Sebelum mendatangi fasilitas kesehatan rujukan, kamu perlu menyiapkan beberapa hal dalam rangka melindungi diri sendiri serta demi menjaga kesehatan orang lain di sekitarmu. Jika kamu direkomendasikan untuk tes PCR, kamu memiliki kemungkinan besar telah terinfeksi COVID-19. Sehingga dalam perjalanan menuju Puskesmas, kamu perlu menghindari kontak dengan orang lain, agar tidak menyebarkan virus. Lalu simpanlah hasil tes Kalkulator COVID-19, karena akan diperlukan untuk konfirmasi oleh petugas kesehatan. Kemudian, baca baik-baik jawal tes PCR yang tertera dan segera konfirmasi kehadiranmu ke nomor telepon petugas kesehatan yang tercantum. Usahakan kamu datang ke Puskesmas tepat waktu, jangan sampai terlambat ataupun terlalu awal. Kenapa tidak boleh datang lebih awal? Karena lebih lama kamu berada di Puskesmas, lebih besar kemungkinan menularkan virus kepada pasien lain. Untuk alasan yang sama, kamu harus segera kembali pulang setelah tes selesai.

Pada hari tes PCR-mu, pastikan kartu identitas sudah dibawa dan jangan lupa mengenakan masker kain berlapis tiga sebelum keluar rumah. Hindarilah menyentuh permukaan benda. Untuk perjalanan menuju Puskesmas, jangan gunakan kendaraan umum atau berjalan, karena sangat berisiko kontak dengan orang lain. Mintalah anggota keluarga atau orang yang satu rumah denganmu untuk mengantarmu menggunakan mobil. Selama perjalanan, duduk di kursi belakang dan jangan bersebelahan dengan siapa pun. Sesampai di Puskesmas, jaga jarak minimal satu meter dari orang lain. Tunjukkan kartu identitas, hasil tes Kalkulator COVID-19 (baik dalam bentuk PDF maupun tangkapan layar QR Code) kepada petugas kesehatan yang akan melakukan tes.. Ikuti perintah petugas dan dokter selama pelaksanaan tes hingga selesai.

Dengan mengikuti semua protokol ini secara tertib, proses pemeriksaanmu akan berjalan lancar. Risiko penularan kepada orang lain pun akan diminimalisir. Tolong baca dan ingat-ingat kembali apa saja yang harus disiapkan dan dilakukan sebelum pergi untuk melakukan tes PCR, demi menjaga keamanan dan kenyamanan semua. Tes Kalkulator COVID-19 bisa diakses melalui fitur JakCLM di aplikasi JAKI. Unduh JAKI dari Google Play Store untuk perangkat Android atau App Store untuk iOS. 

Artikel lainnya

Mempersiapkan Teknologi 5G untuk Smart City

Walau teknologi 4G baru saja diterapkan di Indonesia dan cakupannya masih terbatas, GSM Association yang akrab disebut GSMA kembali mencetuskan generasi kelima dari teknologi jaringan seluler atau 5G. ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City