Cara Mudah Menabung di Bank Sampah

JSC | 26 days ago

Setiap harinya, Jakarta menghasilkan kira-kira 7000 ton sampah baik yang berasal dari rumah-rumah, gedung perkantoran, dan berbagai tempat lainnya. Tahukah kamu? Jumlah tersebut setara dengan berat 1400 gajah Asia. Oleh karena itu penanganan sampah menjadi hal krusial di ibukota.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terus melakukan upaya untuk mengurangi sampah di Jakarta. Salah satunya adalah dengan menggencarkan program bank sampah. Dengan bank sampah, kita dapat menukar sampah di lokasi-lokasi bank sampah menjadi uang. Tentu saja program itu akan efektif hanya jika masyarakat setempat berpartisipasi. Smartcitizens tidak perlu khawatir karena menabung di bank sampah sangatlah mudah. Berikut langkah-langkahnya.

 

1. Daftar Menjadi Anggota Bank Sampah

Pertama-tama, kita harus terdaftar menjadi anggota agar dapat menukarkan sampah di bank sampah. Silakan hubungi bank sampah terdekat untuk menjadi bagian dari progam tersebut. Kini sudah ada ratusan bank sampah yang tersebar di berbagai wilayah di Jakarta.

 

2. Pilah Sampah

Untuk menyetorkan sampah ke lokasi bank sampah, kita harus memilah sampah-sampah yang ada di rumah terlebih dahulu. Jenis sampah yang dapat ditabung adalah sampah kertas, plastik, logam, dan kaca. Jadi pastikan untuk mengelompokkan sampah berdasarkan jenis-jenis tersebut dengan rapi agar mudah ditimbang petugas. Pastikan juga sampah yang akan ditabung memiliki berat minimal 1 kilogram.

Sampah didaur ulang kembali menjadi kerajinan tangan. Foto: Antara

3. Bawa Buku Tabungan

Sampah yang disetorkan ke bank sampah akan ditukar dalam bentuk non-tunai ke rekening anggota bank sampah. Jadi pastikan untuk membawa buku tabungan yang dapat digunakan petugas untuk menyimpan uang Smartcitizens nantinya.

 

4. Datang dan Setorkan Sampah

Langkah terakhir adalah datang dengan membawa sampah yang kita pilah. Petugas akan menimbang dan menghitung nilai sampah tersebut dan hasilnya akan disetorkan ke buku tabungan anggota. Sampahmu pun berubah menjadi uang.

 

Bank Sampah terbukti memiliki manfaat besar untuk smart environment Jakarta. Selain mengurangi sampah, program tersebut juga dapat membangun kebiasaan masyarakat untuk melakukan manajemen sampah dengan lebih baik. Selain itu hasil dari sampah yang disetor didaur ulang agar sampah dapat bermanfaat kembali. Bank Sampah juga memberikan keuntungan yang tidak sedikit. Misalnya, seperti dilansir dari tribunnews.com, Bank Sampah Induk Satu Hati milik Pemkot Jakarta Barat yang telah meraup omzet 4,1 miliar hingga September 2018 lalu dengan anggota yang mencapai 32 ribu.

Artikel lainnya

Augmented Reality, Penggabungan Obyek Nyata dan Virtual di Smart City

Teknologi augmented reality atau AR mampu menggabungkan suatu benda virtual dua atau tiga dimensi dengan lingkungan nyata lalu memproyeksikan benda virtual tersebut secara real time. Teknologi ini ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City