Jakarta Smart City Berpartisipasi di Smart City Summit 2018

JSC | 12 months ago

Tim perwakilan dari Jakarta Smart City berkesempatan hadir dalam Smart City Summit 2018 di Quezon City, Filipina. Acara berlangsung selama dua hari pada Kamis-Jumat, 17-18 Oktober 2018. Negara dari berbagai penjuru dunia turut berpartisipasi.

Stakeholders dan perwakilan pemerintah dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengetahuan dan berdiskusi mengenai konsep smart city, teori dari konsep tersebut, serta pengaplikasian smart city yang terbaik untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dan inovasi sosial.

Pertemuan tersebut juga mencanangkan Smart City Urban Agenda. Pada sesi plenary, perwakilan dari negara peserta menandatangani Digital Declaration Support untuk mendukung konsep smart city dari berbagai negara.

Negara yang hadir di antaranya adalah Rusia, Korea Selatan, Malaysia, Indonesia, Tiongkok, Turki, Meksiko, Brazil, Sri Lanka, Rwanda, Belgia, Ethiopia, Mozambik, Sudan, Nepal, Kenya, Tunisia, dan Mongolia.

Quezon City sendiri selaku tuan rumah merupakan kota paling kaya di Filipina dari segi aset dan pemasukan. Kota tersebut menjadi panutan oleh banyak kota baik di Filipina maupun di luar negeri. Padahal, dulu kota ini memiliki banyak hutang, namun sekarang bertransformasi menjadi kota urban paling dinamis yang bahkan diakui oleh The World Bank. Quezon menerapkan konsep smart city terutama dalam tanggap bencana, tracking system info kesehatan masyarakat, dan penerapan transaksi non-tunai dalam pemerintahan.

“Tidak bisa disangkal bahwa teknologi adalah komponen penting untuk pemerintahan yang efektif,” ujar Herbert Bautista selaku walikota Quezon City di pembukaan acara. “Di dunia modern ini, ribuan bahkan jutaan stakeholders harus bekerjasama secepatnya.”

Tim Jakarta Smart City memberikan paparan mengenai pengaplikasian konsep smart city di ibukota. Di antaranya adalah aplikasi Citizen Relation Management, pemanfaatan big data, Internet of Things, GPS untuk alat transportasi dan truk sampah, integrasi CCTV, serta penerapan-penerapan lainnya.

Implementasi konsep smart city di Jakarta memiliki berbagai manfaat, di antaranya menciptakan pemanfaatan teknologi yang efisien, lebih efektif, dan juga lebih transparan dengan berbagai informasi terbuka dari pemerintah yang dapat dipantau oleh masyarakat.

Artikel lainnya

Pengalihan Lalu Lintas terkait Pengerjaan Penguatan Terowongan Pengendali Banjir

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan pengerjaan perkuatan terowongan pengendali banjir atau sudetan untuk menghadapi musim hujan dan mengantisipasi genangan yang dapat mendatangkan banjir. Pengerjaan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City