Bus Canggih untuk Difabel di Asian Para Games 2018

JSC | 10 months ago

 

Asian Para Games 2018 sebentar lagi akan tiba. Sudah siapkah kamu untuk menyambutnya? Sambil menunggu perhelatan olahraga terbesar se-Asia bagi para difabel tersebut, mari kita intip apa saja teknologi yang digunakan dalam pelaksanaannya.

Salah satunya adalah bus untuk mobilitas para penyandang disabilitas. Bus yang digunakan di Asian Para Games ini bukan bus biasa, melainkan bus yang memiliki fitur-fitur khusus bagi penyandang disabilitas, seperti dikutip dari beritajakarta.id. Sehingga para difabel, bahkan yang menggunakan kursi roda, bisa menggunakannya dengan aman dan nyaman.

Kira-kira seperti ini penampakan bus tersebut:

foto: Jurnal Media Indonesia

Tidak tanggung-tanggung, Pemprov DKI Jakarta menyediakan sebanyak 270 unit bus untuk penyandang disabilitas di Asian Para Games ini. Bus tersebut, selain digunakan untuk melayani atlet dan ofisial Asian Para Games, juga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang ingin menonton pertandingan event olahraga tersebut. Jadi kamu bisa mengajak keluarga atau teman penyandang disabilitas ke lokasi venue menggunakan bus Transjakarta ini.

Bus tersebut berjenis low entry yang memiliki fitur Ramp. Ramp adalah bidang miring yang dapat dipasang sebagai pengganti tangga agar pengguna kursi roda bisa menaiki bus dengan mulus. Selain itu bus dilengkapi dengan teknologi pengangkut hidrolik sehingga bisa diatur sejajar dengan area pedestrian atau trotoar. Di dalam bus juga terpasang alat tap kartu.

Kursi-kursi di dalam bus sengaja dicopot agar sesuai dengan kursi roda. Sementara di sisi kanan dan kiri bus terdapat pegangan (hand railing) untuk pengguna kursi roda. Pada Selasa (25/9), INAPGOC bersama dengan polisi dan komunitas kursi roda melakukan simulasi transportasi dan mencoba bus tersebut. Simulasi dilakukan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Wisma Atlet Kemayoran, dilanjutkan simulasi ke venue-venue pertandingan. (kumparan.com/@kumparannews). Semoga dengan simulasi ini mobilitas para atlet Asian Para Games semakin lancar, ya, Smartcitizens.

Zenithesa Gifta Nadirini, salah satu volunteer Asian Para Games 2018, mengungkapkan bahwa event olahraga seperti Asian Para Games ini dapat membuka kepekaan masyarakat akan pelayanan prima bagi disabilitas. Salah satunya adalah penyediaan transportasi umum yang ramah difabel ini.

Jadi, mari kita dukung Asian Para Games dan tingkatkan kesadaran mengenai isu disabilitas, sehingga bukan hanya saat perhelatan Asian Para Games, namun setelahnya Jakarta jadi kota yang ramah bagi semua warganya, termasuk para difabel.

Artikel lainnya

Kerjasama Unit Pengelola Jakarta Smart City dengan Microsoft untuk Meningkatkan Literasi Digital di Ibukota

Literasi digital merupakan kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk menemukan, mengevaluasi, memanfaatkan, membuat, dan mengkomunikasikan konten dari piranti digital secara ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City