Fasilitas Ramah Difabel di Jakarta

JSC | 2 months ago

Sebagai kota metropolitan dengan penduduk yang memiliki berbagai latar belakang, sudah sepatutnya Jakarta memiliki fasilitas-fasilitas yang ramah bagi para difabel atau penyandang disabilitas. Apalagi, perhelatan Asian Para Games yang identik dengan isu disabilitas akan diadakan sebentar lagi pada tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018.

Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, menginginkan pembangunan di ibukota mencerminkan kesetaraan. “Kita menginginkan agar perancangan itu yang bisa membentuk perilaku dan dapat membuat kota ini terasa setara bagi semua,” ujarnya seperti dikutip pada beritajakarta.id (4/9).

Jakarta sebenarnya sudah memiliki fasilitas ramah difabel walaupun masih belum tersebar secara menyeluruh. Di antaranya adalah revitalisasi trotoar yang ramah disabilitas. Pemprov DKI menargetkan trotoar yang direvitalisasi di Jakarta sepanjang 2600 km di samping kiri dan kanan. Sejumlah trotoar direvitalisasi dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, beberapa di antaranya adalah trotoar di Jl. MH Thamrin, Jl. Daan Mogot, Jl. Danau Sunter Selatan, Jl. Salemba Tengah, dan lain-lain.

Adapun fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas adalah Portal S berbahan stainless steel untuk pengguna kursi roda serta guiding block. Guiding block adalah ubin berwarna kuning dengan tekstur untuk memandu tuna netra. Apabila Anda melihat fasilitas difabel tersebut disalahgunakan untuk kepentingan yang tidak semestinya, seperti PKL liar atau parkir liar, Anda dapat melaporkannya ke delapan kanal pengaduan resmi Jakarta.

Fasilitas Pelican Crossing yang belum lama ini ramai diperbincangkan juga sebenarnya memiliki kelebihan tersendiri, yakni memudahkan penyandang disabilitas untuk menyeberang. JPO atau jembatan penyeberangan orang terkadang tidak memiliki ramp sehingga tidak bisa digunakan pengguna kursi roda. Pelican Crossing memberikan solusi dari masalah tersebut.

Pemerintah juga mengupayakan agar transportasi di Jakarta dapat digunakan oleh semua kalangan. Stasiun-stasiun di commuter line, misalnya, memiliki ramp, guiding block, serta kursi tunggu prioritas. Begitu pula di dalam kereta yang terdapat kursi prioritas di setiap gerbong dan space untuk pengguna kursi roda di gerbong tertentu.

Transportasi lain yang mendukung para difabel adalah Transjakarta. Halte Transjakarta juga dilengkapi dengan ramp untuk kursi roda. Fasilitas di dalam bus Transjakarta pun ramah disabilitas. Bahkan, Transjakarta memiliki layanan Transjakarta Cares yang dapat menjemput para penyandang disabilitas ke halte ramah difabel terdekat.

Artikel lainnya

Mengurangi Polusi Udara Jakarta dengan Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Tahukah kamu? Jakarta kini menjadi kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia menurut website AirVisual dengan Air Quality Index (AQI) sebesar 174, di bawah kota Lahore, Pakistan dengan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City