Lokasi Pengelolaan Sampah (LPS) Terpadu di Kemayoran

JSC | 9 months ago

Pemprov DKI Jakarta telah membangun Lokasi Pengelolaan Sampah Terpadu di Jalan Dakota, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran yang beroperasi mulai hari Jumat (20/7). Fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan sebagai penunjang kebersihan Asian Games 2018 yang akan dilaksanakan mulai Agustus mendatang.

Lokasi Pengelolaan Sampah Terpadu ini didirikan di atas lahan seluas 1.000 meter persegi, yang dapat menampung sekitar 300 meter kubik sampah per hari. Ditargetkan 70 persen dari jumlah tersebut dapat diolah menjadi kompos dan bank sampah layaknya LPS Gelora Bung Karno.

Sampah yang masuk akan dipilah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik akan dikumpulkan untuk dijual. Untuk sampah organik dijadikan kompos yang terdiri dari kompos berbentuk padat dan cair setelah diolah. LPS Gelora Bung Karno sendiri, selain menjual sampah anorganik juga menjual kompos hasil olahan dengan harga sampah padat Rp. 2500 per kantong dan sampah cair Rp. 3000 per botol.

LPST Kemayoran ini salah satunya bertujuan untuk menampung sampah yang sebelumnya tertampung di TPS-TPS liar yang tersebar di sepanjang Kali Sentiong. Pusat Pengelola Kawasan Kemayoran (PPKK) mengadakan pertemuan dengan Pemkot Jakarta Pusat yang berbuah inisiasi untuk membangun fasilitas tersebut. Delapan TPS liar di kawasan tersebut juga dapat ditutup karena tempat pembuangan sampah terpusat di LPST Kemayoran.

Selain itu, LPST Kemayoran juga ditujukan sebagai tempat pengolahan sampah yang dibuang dari Wisma Atlet Asian Games 2018. Lokasi LPST ini terletak di seberang Wisma Atlet yang juga berdekatan dengan Kantor Kelurahan Kebon Kosong. Wisma Atlet Asian Games sendiri telah memiliki tempat penampungan sampah termasuk fasilitas pendukung seperti motor dan truk pengangkut sampah. Dengan kehadiran LPST Kemayoran maka sampah dari Wisma Atlet tersebut akan diangkut dan diolah dengan cepat.

Adanya Lokasi Pengelolaan Sampah baik di Kemayoran maupun di Gelora Bung Karno tentu dapat turut berkontribusi menjaga kebersihan Jakarta dalam event Asian Games. Diharapkan kebersihan ibukota dapat terus ditingkatkan setelah perhelatan olahraga akbar tersebut, sehingga Jakarta dapat mewujudkan Smart Environment.

Artikel lainnya

Kontingen DKI Melangkah Menuju PON XIX Jawa Barat

Sebanyak 920 atlet asal DKI Jakarta siap mengikuti ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016, di Jawa Barat, 17-29 September 2016. Kontingen atlet PON DKI Jakarta memiliki misi khusus. Mereka ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City