Mengumpulkan Sampah Secara Efektif dengan Garbage Bin Modern

JSC | 1 year ago

Pemprov DKI Jakarta terus berupaya agar penanganan sampah dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Belum lama ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta membeli garbage bin atau tempat sampah dari Jerman. Garbage bin tersebut memiliki fitur-fitur yang membuat penyimpanan sampah yang lebih bersih dan pengangkutan sampah yang tepat guna.

Tong sampah “Wheelie bin” bermerek Weber asal Jerman ini memiliki kapasitas 660 liter. Dengan dimensi 1371 x 764 x 1222 mm, ia dapat menampung beban hingga 207 kg. Satu garbage bin dapat menampung sampah yang dihasilkan oleh kira-kira 330 warga atau sekitar 70 kepala keluarga.

Garbage bin ini kompatibel dengan Truk Compactor, jadi garbage bin yang sudah dilengkapi roda hanya perlu didorong ke lokasi truk compactor, dikaitkan ke hidrolik, dan sampah akan terangkut ke dalam truk tanpa tercecer. Proses ini tentu saja lebih higienis dibandingkan dengan pengangkutan sampah dari tong sampah biasa secara manual. Untuk daerah yang berada di jalan atau gang sempit yang tidak bisa dilalui truk, maka garbage bin diletakan di TPS dan sampah diangkut petugas dengan gerobak atau gerobak motor.

Selain itu, desain dari tong sampah ini membuatnya tertutup rapat sehingga terhindar dari bau dan datangnya binatang seperti lalat atau nyamuk yang dapat menyebarkan bermacam-macam kuman dan penyakit. Wheelie bin juga tahan dari beku, panas, berbagai bahan kimia, bahkan radiasi sinar UV.

"Petugas dapat mendorong bin beroda ini ke lokasi truk compactor dan mengaitkan ke hidroliknya, maka sampah akan terangkat ke dalam truk compactor. Persis seperti di negara-negara maju,” Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengungkapkan pendapatnya mengenai garbage bin tersebut.

Untuk transaksinya sendiri dilakukan lewat sistem e-purchasing melalui e-katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Pengadaan garbage bin ini yakni sebanyak 2.640 buah dengan harga satuan sekitar Rp. 3,5 juta rupiah dan ongkos kirim sekitar Rp. 79 juta, sehingga total biaya sebesar kira-kira Rp. 9,5 miliar.

Dengan hadirnya garbage bin ini tentu saja akan semakin mendukung pilar Smart Environment di Jakarta. Karenanya, mari kita dukung juga dengan membuang sampah pada tempatnya.

Artikel lainnya

Teknologi yang Paling Mendefinisikan Smart City (Bagian I)

Meskipun dianggap canggih dan populer, teknologi virtual reality (VR) atau kendaraan otonom yang menggunakan kemudi otomatis ternyata bukan kunci keberhasilan sebuah kota pintar. Frase smart city yang ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City