Sarana Square sebagai Coworking Space untuk Perusahaan Start-up

JSC | 4 months ago

Berkembangnya perusahaan-perusahaan start-up di Indonesia, termasuk di Jakarta, merupakan angin segar bagi pertumbuhan ekonomi. Dikutip dari website startupranking.com, jumlah start-up Indonesia berada di posisi keempat dunia dengan 1.775 start-up. Tentunya perusahaan-perusahaan baru tersebut membutuhkan tempat bekerja yang layak agar kegiatan mereka lebih optimal.

PD Pembangunan Sarana Jaya mulai membangun gedung Sarana Square yang berlokasi di Jl Tebet Barat IV, Tebet, Jakarta Selatan. Gedung ini diperuntukkan bagi perusahaan kecil dan menengah termasuk perusahaan start-up. PD Pembangunan Sarana Jaya adalah Perusahaan Properti berbentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dimiliki Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta.

Gedung ini terdiri dari enam lantai dengan luas tanah 2988 meter persegi. Fasilitas yang terdapat di dalamnya yakni galeri ATM, tempat parkir, lift, restoran, serta lobi utama. Coworking Space ini dirancang dengan desain yang modern. Fasad gedung terdiri atas campuran warna putih dan cokelat dengan pola bergelombang.

Sarana Square memiliki konsep mix user yang menggabungkan perkantoran dan retail. Selain itu gedung ini juga memiliki konsep coworking space, yang artinya dalam satu ruangan akan bekerja beramai-ramai. Model seperti ini sudah diterapkan di antaranya Jakarta Creative Hub dan JSCHive.

“Segmentasi gedung ini untuk startup company,” ujar Yoory Pinontoan, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya. Beliau juga menambahkan, “Gedung ini dibangun dengan konsep mix user yaitu menggabungkan antara perkantoran, dan retail.”

Menurut Yoory, proyek yang memiliki nilai kurang lebih Rp68 miliar ini rencananya akan selesai pada akhir 2019. Diharapkan dengan kehadiran coworking space ini start-up yang berlokasi di Jakarta akan berkembang dan berkontribusi untuk mewujudkan smart economy.

Artikel lainnya

Mengurangi Polusi Udara Jakarta dengan Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Tahukah kamu? Jakarta kini menjadi kota besar dengan kualitas udara terburuk kedua di dunia menurut website AirVisual dengan Air Quality Index (AQI) sebesar 174, di bawah kota Lahore, Pakistan dengan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City