Buang Sampah Sembarangan Bisa Didenda Rp. 500.000

JSC | 2 years ago

Tahukah kamu, membuang sampah sembarangan, terutama di tempat-tempat umum di Jakarta, dapat didenda maksimal lima ratus ribu rupiah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 3 Tahun 2013 Pasal 130 yang berbunyi:

1b. Setiap orang dengan sengaja atau terbukti membuang, menumpuk sampah dan/atau bangkai binatang ke sungai/kali/kanal, waduk, situ, saluran air limbah, di jalan, taman, atau tempat umum, dikenakan uang paksa paling banyak Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)

Pada pelaksanaannya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di berbagai tempat di ibukota. Sepanjang tahun 2017, telah terkumpul setidaknya 75 juta rupiah dari operasi-operasi tersebut. Uang hasil tangkap diserahkan ke kas DKI Jakarta.

Bagi warga yang sedang tidak membawa uang, hukuman yang diterapkan adalah sanksi sosial seperti mengenakan papan bertuliskan “saya buang sampah” atau menyanyikan lagu Indonesia Raya bagi anak-anak.

Isnawa Adji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa dengan memperluas Operasi Tangkap tangan, pihaknya ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Kami akan tingkatkan OTT lagi,” ujarnya.

Selain Perda di atas, produk hukum lain yang berkaitan dengan sampah adalah Undang-undang No. 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah dan Instruksi Gubernur No. 80 tahun 2017 tentang pemilahan sampah organik, anorganik, sampah bahan berbahaya dan beracun.

Kesadaran masyarakat dalam menangani sampah di ibukota sangatlah penting untuk mencapai indikator smart people dan smart environment. Mari jaga lingkungan dengan buang sampah pada tempatnya.

Artikel lainnya

Mengelola Barang yang Dibuang lewat Bak Sampah Pilah

Ribuan ton sampah yang dibuang tiap hari di Ibu Kota, akan menimbulkan masalah jika tidak dikelola dengan baik. Mulai dari masalah lingkungan hingga masalah kesehatan, bisa muncul akibat sampah. Salah ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City