Teknologi untuk Mengantisipasi Banjir Ibu Kota

JSC | 8 months ago

Selain merupakan dataran rendah luas, bagian utara Jakarta berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Faktor geomorfologi tersebut membuat Ibu Kota rawan mengalami banjir. Terutama saat musim penghujan. Berbagai cara ditempuh untuk meminimalkan dampak banjir bagi kota dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia ini. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan berbagai teknologi.

Automatic Weather Station

Alat pemantau cuaca otomatis ini dilengkapi berbagai sensor untuk merekam dan menginformasikan beberapa komponen vital. Beberapa komponen cuaca tersebut yakni curah hujan, kecepatan angin, pergerakan angin, kondisi pencahayaan matahari, serta suhu dan tekanan udara.

Automatic Weather Station telah terpasang di lima kantor wali kota se-Jakarta dan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. Hasil analisis data yang diperoleh melalui Automatic Weather Station, digunakan memprediksi dan peringatan dini cuaca ekstrem.

Disaster Warning System

Disaster Warning System terdiri dari unit alat peringatan dini bencana. Alat tersebut dilengkapi pengeras suara untuk menginformasikan kondisi debit air sungai. Sistem peringatan dini milik Pemprov DKI Jakarta ini telah terpasang di 15 titik yang tersebar di 5 kelurahan rawan banjir. Cara kerjanya adalah dengan menginformasikan kondisi air, jika informasi siaga II telah diterima dari Puncak, Bogor​.

Automatic Water Level Recorder

Alat pengukur tinggi muka air merupakan bentuk penerapan teknologi lain untuk mengantisipasi banjir di Ibu Kota. Alat ini digunakan untuk memonitor ketinggian permukaan sungai dan telah terpasang di enam lokasi sungai. Seluruh AWLR yang terpasang juga dapat melaporkan kondisi permukaan air setiap dua menit ke website monitoring BPBD DKI Jakarta. Warga bisa ikut melakukan pemantauan dan memanfaatkan data spasial dari AWLR di seluruh Jakarta dengan mengakses situs gis.bpbd.jakarta.go.id.

Artikel lainnya

Kawasan TOD Segera Diwujudkan oleh PT MRT Jakarta

Pemprov DKI Jakarta menunjuk PT MRT Jakarta sebagai operator utama kawasan Transit Oriented Development (TOD) Koridor Utara-Selatan Fase 1 MRT. Penunjukan ini berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 140 ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City