Uji Coba Layanan Umum Terintegrasi: OK-OTRIP

JSC | 5 months ago

Baru-baru ini, tepatnya 15 Januari 2018, OK-OTRIP mulai diuji coba. Pada masa uji coba ini, tarif maksimal untuk pengguna transportasi umum terintegrasi OK-OTRIP hanya sebesar Rp3.500. Enam kawasan yang menjadi daerah uji coba layanan OK-Otrip adalah Jelambar, Jakarta Barat; Warakas, Jakarta Utara; Cilincing, Jakarta Utara; Duren Sawit; Jakarta Timur; Cipayung, Jakarta Timur; dan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sebanyak 100 angkutan kota (angkot) akan melayani pengguna angkutan umum di enam trayek uji coba OK-OTRIP. Selain jumlah armada angkutan umum yang memadai, OK-OTRIP menjanjikan layanan yang lebih baik. Perbaikan angkutan umum, terutama untuk angkot, akan dilakukan secara bertahap.

Setiap angkutan umum yang terintegrasi OK-OTRIP harus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan. Misalnya, dilengkapi dengan pendingin udara atau AC. Selain ber-AC, angkot juga wajib memiliki beberapa fasilitas lain, seperti alat pemecah kaca, alat pemadam api ringan, alat penerangan, dan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Angkot juga diwajibkan ditempel stiker nomor telepon pengaduan dan larangan merokok.

Naik angkutan umum juga akan lebih efisien dan hemat waktu dengan OK-OTRIP. Angkot yang terintegrasi dengan layanan ini tidak boleh ngetem atau menunggu penumpang. Selain itu, waktu keberangkatan atau headway antar kendaraan umum juga relatif singkat yakni maksimal 5 menit.

Mengacu pada skema pembayaran pada masa uji coba, saldo pengguna transportasi umum terintegrasi layanan OK-OTRIP baru akan terpotong sebesar Rp3.500 ketika menggunakan bus Transjakarta. Jika hanya menggunakan angkot, maka saldo pada kartu pembayaran tidak akan berkurang alias gratis. Perlu pula dicatat, seluruh transaksi pembayaran OK-OTRIP hanya dilakukan ketika tap in. Sehingga, tidak dikenakan pemotongan saldo ketika tap out.

Masa uji coba rencananya akan berlangsung hingga 15 April 2018. Sedangkan untuk pengintegrasian seluruh trayek angkutan ditargetkan akan rampung pada 2020. Jangan lupa membeli kartu OK-OTRIP untuk menikmati mudah dan murahnya layanan transportasi umum ini. Kita bisa membeli kartu tersebut di halte Transjakarta dengan harga Rp40.000, berisi saldo Rp20.000. Dengan OK-OTRIP, transportasi umum makin cocok jadi pilihan setiap hari.

Artikel lainnya

Sistem Transportasi yang Membuat Kota-kota di Dunia Ini Dinobatkan sebagai Smart City

Penduduk perkotaan yang cenderung memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, tentu membutuhkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, smart mobility menjadi salah ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City