Ketuk Pintu Layani dengan Hati, Layanan Kesehatan Gratis dari Rumah ke Rumah

JSC | 3 months ago

Masalah Jakarta yang kompleks salah satunya disebabkan oleh kepadatan penduduk yang makin tinggi. Menurut WHO, rekomendasi kepadatan penduduk adalah 9.600 orang per km2. Sedangkan di Jakarta, kepadatan penduduk telah mencapai 17.000 orang per km2. Beban populasi manusia yang tinggi, membuat Jakarta kewalahan. Keterbatasan lahan membuat banyak orang terpaksa tinggal di lingkungan yang tak layak huni. Kawasan tempat tinggal yang tidak sehat dan jumlah penduduk yang padat, membuat penyebaran penyakit menular makin cepat. Mulai dari yang ringan seperti flu, hingga gangguan kesehatan berat, misalnya gangguan saluran pernafasan, penyakit pencernaan, dan Tuberkulosis (TB).

 

Inovasi Layanan Kesehatan

Penanganan masalah kesehatan di Jakarta tidak bisa dianggap enteng. Meskipun Puskesmas sudah tersebar hingga tingkat kelurahan, tidak semua warga yang membutuhkan layanan kesehatan bersedia untuk datang dan mendapatkan tindakan medis. Oleh sebab itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta membuat terobosan pelayanan kesehatan bernama “Ketuk Pintu Layani dengan Hati” atau KPLDH. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk memudahkan akses pelayanan kesehatan bagi warga.

Saat ini, terdapat 481 tim KPLDH yang terdiri dari satu dokter, satu bidan, dan satu perawat. Tim ini tersebar di seluruh puskesmas kecamatan di Provinsi DKI Jakarta. Dengan jumlah tim tersebut, rasio tim KPLDH dengan jumlah penduduk Jakarta saat ini adalah 1 : 5000. Perbandingan jumlah tim dengan warga yang dilayani akan diperkecil hingga 1 : 1250 dalam lima tahun ke depan. Untuk itu, ditargetkan tambahan hingga mencapai 2000 tim untuk memenuhi rasio tersebut.

 

Sasaran Layanan KPLDH

Target sasaran layanan KPLDH yakni penduduk yang berdomisili di wilayah Jakarta, terutama di daerah yang rawan gangguan kesehatan dengan kondisi perekonomian warga menengah ke bawah. Wilayah prioritas KPLDH meliputi kampung deret, rumah susun, dan lingkungan kumuh yang padat penduduk. Tim yang turun ke lapangan melakukan edukasi, upaya pencegahan penyakit, serta analisis kondisi kesehatan warga. Tim KPLDH melayani pendaftaran BPJS bagi warga yang belum memiliki jaminan kesehatan tersebut, juga memberi rujukan ke rumah sakit jika kondisi kesehatan seseorang dinilai perlu penanganan medis yang lebih intensif.

 

Layanan Tanpa Biaya

KPLDH mengutamakan layanan kesehatan promotif atau penyuluhan kesehatan dan preventif atau pencegahan penyakit. Meskipun demikian, tim ini juga melayani kebutuhan pengobatan atau memberikan tindakan kuratif. Tak hanya melakukan kunjungan untuk mendata ketercukupan gizi warga, memberikan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat, atau memberikan edukasi tentang penyakit-penyakit yang banyak menyerang warga Jakarta. Tim KPLDH juga rutin melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga lanjut usia, kontrol terhadap pasien yang menderita penyakit berat seperti stroke, kanker, atau tumor, perawatan luka penderita diabetes, dan tindakan kuratif lainnya. Untuk penderita penyakit berat dengan harapan hidup yang rendah, tim KPLDH melakukan perawatan paliatif untuk mengurangi penderitaan pasien. Semua layanan tersebut bisa didapatkan warga secara gratis.

Artikel lainnya

Dibalik Cita-cita Cashless Society, Kenapa Harus Non Tunai?

Mewujudkan cashless society memang tidak mudah. Laporan dari hasil survei yang dilakukan oleh ING International Survey Mobile Banking 2017 di 15 negara termasuk Amerika Serikat, Australia, dan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City