Jakarta sedang Bekerja untuk Mewujudkan Trotoar yang Nyaman bagi Pejalan Kaki

JSC | 1 year ago

Sebuah riset peneliti dari Stanford University yang dimuat di The New York Times menyebutkan jika Indonesia termasuk dalam 46 negara dengan jumlah rata-rata langkah kaki paling sedikit dari 111 negara yang diteliti. Orang Indonesia rata-rata hanya berjalan sebanyak 3.513 langkah kaki per hari. Jumlah tersebut jauh jika dibandingkan dengan Hongkong yang penduduknya rata-rata berjalan 6.880 langkah per hari atau China dengan rata-rata 6.189 langkah per hari.

Dalam artikelnya, The New York Times juga mewawancarai beberapa orang di Jakarta. Mereka mengungkapkan alasan keengganannya berjalan kaki. Selain faktor keamanan dari tindak kejahatan yang masih mengkhawatirkan dan kondisi udara Jakarta yang berpolusi, mereka menyatakan jika kondisi trotoar menjadi salah satu alasan. Banyak badan trotoar yang rusak, berlubang, juga gangguan dari pemotor yang memanfaatkan trotoar sebagai jalur tambahan saat macet, tempat parkir, ditambah dengan penggunaan trotoar sebagai tempat berjualan pedagang kaki lima. Tak heran jika orang akan berpikir ulang untuk berjalan kaki di Ibu Kota.

Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta mencanangkan Bulan Patuh Trotoar sebagai cara untuk mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki. Selain itu, upaya revitalisasi trotoar terus digalakkan. Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembangunan trotoar sepanjang 2.600 km untuk seluruh wilayah kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu. Jakarta akan membangun trotoar yang ideal, lengkap dengan boks utilitas berukuran 1,2 meter x 1,8 meter dengan kedalaman 2,3 meter.

Dari total 2.600 kilometer jalan di Jakarta, baru 2,6 persen trotoar yang diperbaiki pada 2016. Untuk itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp 412 miliar pada 2017 untuk menyelesaikan perbaikan tersebut. Pemprov DKI juga akan menggunakan dana Koefisien Lantai Bangunan (KLB) selain dana APBD untuk mewujudkan trotoar yang nyaman bagi warga Jakarta.

Artikel lainnya

Pembangunan Pasar Bendungan Hilir sebagai Percontohan

Peletakan batu pertama atau groundbreaking Pasar Bendungan Hilir (Benhil) dilakukan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat pada hari Rabu, 26 Oktober 2016. Pasar yang berlokasi di ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City