Upaya Mengatasi Macet dengan Pemberlakuan Pembatasan Sepeda Motor

JSC | 1 year ago

Jakarta tidak lagi macet. Cita-cita yang terlihat sederhana itu, ternyata tak semudah kelihatannya untuk diwujudkan. Masalahnya, macet di Jakarta bukan hanya disebabkan oleh suatu kondisi saja. Banyak hal yang menyebabkan waktu tempuh kendaraan di Ibu Kota sangat lama, terutama pada jam-jam sibuk.

Orang yang beraktivitas di Jakarta, banyak memilih kendaraan pribadi untuk moda transportasinya. Penyebab macet nomor wahid ini berusaha diatasi oleh pemerintah dengan melakukan inovasi dan perbaikan sarana dan prasarana transportasi. Namun usaha pemerintah ini, kelihatannya masih terganjal masalah sepele. Orang Indonesia termasuk di Jakarta, belum terbiasa berjalan.

Menurut penelitian yang dirilis oleh Stanford University, orang Indonesia rata-rata hanya berjalan sebanyak 3.513 langkah per hari. Jumlah ini tentu jauh jika dibandingkan dengan Hong Kong yang orang-orangnya terbiasa berjalan 6.880 langkah atau China dengan 6.189 langkah per hari. Orang kita akan memilih menggunakan sepeda motor untuk menempuh jarak yang sebenarnya masih terjangkau dengan berjalan kaki.

Sepeda motor memang menjadi alat transportasi primadona. Tercatat ada sebanyak 13.084.372 unit kendaraan tersebut di DKI Jakarta. Jumlah ini lebih banyak dari penduduk Jakarta yang hanya sekitar 10 juta jiwa. Banyaknya sepeda motor yang beroperasi di Ibu Kota, tak ayal juga menjadi penyebab kemacetan.

Solusinya, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan pembatasan penggunaan sepeda motor di ruas-ruas jalan tertentu. Pembatasan yang sudah diterapkan di Jalan Medan Merdeka Barat – Bundaran HI, akan diperpanjang dari Bundaran HI – Bundaran Senayan. Dengan kebijakan baru tersebut, diharapkan makin banyak warga yang beralih menggunakan angkutan umum. Apalagi, Transjakarta juga sudah menyediakan bus-bus gratis untuk rute Bundaran Senayan - Halte Harmoni. Layanan ini beroperasi mulai dari 05:00 – 20:00. Jadi, sudah siap pakai angkutan umum?

Artikel lainnya

Jakmart, Salah Satu Garda Terdepan Pengendali Harga Pangan Ibu Kota

Untuk menegaskan status suatu kota menjadi smart city, salah satu indikator penting yang harus dicapai adalah smart economy. Kota pintar membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, didukung ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City