Pentingnya Faktor Manusia untuk Membangun Kota Pintar

JSC | 11 months ago

Smart city identik dengan penggunaan teknologi, mulai dari penggunaan berbagai aplikasi berbasis web atau sistem operasi di smartphone, hingga penerapan Internet of Things (IoT) pada berbagai aspek kehidupan warga di kota pintar. Jakarta Smart City terus berupaya mengembangkan penggunaan teknologi-teknologi tersebut. Yang terbaru adalah pemanfaatan Big Data untuk mengumpulkan dan mengolah informasi dari berbagai sektor. Teknologi tersebut memungkinkan data tersaji secara akurat dan mudah terbaca, sebagai dasar pengambilan keputusan.

Meskipun demikian, Jakarta Smart City juga masih berfokus pada upaya transparansi dan pelayanan publik. Salah satunya adalah dengan pengumpulan pengaduan melalui berbagai kanal seperti media sosial, aplikasi, situs, hingga melalui pesan singkat dan email. Kemudian mengelola aduan warga tersebut melalui sistem digital bernama Citizen Relation Management (CRM). Proses itu dilakukan untuk mengetahui permasalahan Jakarta sehingga pemerintah dapat segera menyelesaikan permasalahan warga. Lebih lanjut, sistem tersebut diharapkan dapat digunakan sebagai penentu arah pembangunan dan perbaikan Jakarta yang sesuai dengan kebutuhan warga.

Smart people sebagai salah satu indikator terwujudnya kota pintar menjadi faktor penting di Jakarta. Dengan warga yang aktif melaporkan masalah di lingkungannya, Pemprov DKI Jakarta akan lebih mudah menentukan arah pembangunan juga perbaikan fasilitas dan layanan publik.  Warga kota pintar tak boleh pula luput dari upaya menginisiasi perubahan dengan melakukan inovasi sesuai bidang yang ditekuni atau ilmu yang dikuasainya. Dengan demikian, warga akan menjadi penentu arah perubahan kotanya.

Seperti halnya Jakarta, kota pintar yang masih akan terus berkembang, warga Jakarta juga diharapkan semakin cerdas melihat masalah di lingkungannya. Melaporkan kepada pemerintah melalui kanal aduan warga, serta ikut aktif berinovasi untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut agar tidak terus berulang. Memikirkan Jakarta, berarti memikirkan masa depan kita.

Artikel lainnya

Buang Sampah Sembarangan Bisa Didenda Rp. 500.000

Tahukah kamu, membuang sampah sembarangan, terutama di tempat-tempat umum di Jakarta, dapat didenda maksimal lima ratus ribu rupiah. Hal ini sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No. 3 ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City