Teknologi yang Paling Mendefinisikan Smart City (Bagian II)

JSC | 7 months ago

Selain teknologi pengenalan individu, informasi berbasis lokasi dan pergerakan individu, dan penerapan teknologi untuk mengobservasi dan memahami lingkungan, ada tiga aspek penerapan teknologi lain yang juga berperan penting untuk mewujudkan kota pintar.

 

Sistem Pembayaran yang Praktis

Sistem pembayaran elektronik menggunakan kartu atau perangkat yang disematkan di ponsel merupakan bentuk teknologi finansial yang harus diterapkan secara umum di smart city. Cara pembayaran ini dinilai lebih baik karena setiap transaksi akan tercatat. Pergerakan uang lebih mudah ditelusuri akan menyulitkan transaksi-transaksi ilegal, seperti suap atau pencucian uang. Potensi korupsi juga dapat ditekan karena aliran dana yang otomatis tercatat oleh sistem, akan lebih mudah diaudit daripada jika transaksi menggunakan uang tunai.

Transaksi jual beli atau pembayaran untuk kebutuhan sehari-hari warga sebaiknya juga menerapkan sistem pembayaran elektronik. Cara tersebut akan memudahkan pemerintah, distributor, bahkan produsen untuk mengatur suplai produk agar sesuai dengan kebutuhan konsumen. Selain itu, data transaksi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan saat pembuatan keputusan. Sebagai contoh, transaksi elektronik pembayaran transportasi publik seperti bus Transjakarta dimanfaatkan pihak pengelola untuk mendapatkan data jumlah penumpang. Dengan data yang lebih akurat, pengaturan jumlah armada yang beroperasi untuk setiap rute pada masing-masing waktu pelayanan dapat dilakukan lebih baik.

 

Ketersediaan Konektivitas

Sambungan internet yang stabil dengan kecepatan akses yang dapat diandalkan, merupakan salah satu bentuk teknologi yang penting saat ini. Termasuk untuk membangun kota pintar. Dengan infrastruktur jaringan internet yang mumpuni dan merata, sistem open government akan lebih mudah dinikmati oleh warga. Setiap orang dapat mengakses data publik dengan lebih mudah dan cepat. Dampak positif yang diharapkan adalah meningkatnya partisipasi publik untuk mewujudkan Jakarta yang lebih baik.

 

Integrasi Antar Teknologi

Penerapan berbagai teknologi di smart city akan kurang bermanfaat jika tidak terintegrasi dengan baik. Setiap sistem, sumber informasi, dan pengolahan data harus dapat bekerja bersama. Sensor yang menangkap informasi, harus dihubungkan dengan sistem yang dapat mengolahnya. Data kemudian ditampilkan berdasarkan pengaturan tertentu, misalnya ambang batas atas - bawah, periode tertentu, atau ditampilkan dalam bentuk grafik sehingga informasi tersebut lebih mudah dibaca dan dimengerti. Dengan demikian, pemerintah dapat mengaksesnya sebagai bahan pengambilan keputusan dan warga bisa mengaksesnya sebagai data penelitian atau untuk pengembangan teknologi.

Artikel lainnya

Transparansi Penggunaan APBD dengan E-Hibah dan Bansos

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengembangkan sistem elektronik hibah dan bantuan sosial bernama e-Hibah dan Bansos untuk memudahkan pendataan dan monitoring aliran dan penggunaan dana. ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City