Sistem Transportasi yang Membuat Kota-kota di Dunia Ini Dinobatkan sebagai Smart City

JSC | 2 years ago

Penduduk perkotaan yang cenderung memiliki tingkat mobilitas yang tinggi, tentu membutuhkan sistem transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan. Oleh karena itu, smart mobility menjadi salah satu indikator kota pintar yang wajib dipenuhi. Berikut ini contoh pengaplikasian teknologi transportasi sesuai kebutuhan warganya sehingga kota-kota tersebut diakui dunia sebagai smart city

 

Barcelona

Sebagai salah satu inisiator smart city, kota di Spanyol ini menerapkan beberapa cara untuk mendukung tercapainya indikator smart mobility. Untuk bidang transportasi, Barcelona memiliki Transports Metropolitan de Barcelona (TMB) yang menggunakan bus hybrid. Sistem transportasi yang diklaim sebagai salah satu yang paling ramah lingkungan di dunia ini juga dilengkapi dengan halte yang menggunakan solar panel untuk penyedia energi bagi layar informasi interaktif yang dilengkapi dengan touchscreen and USB port.

Barcelona juga menyediakan lahan parkir yang dilengkapi dengan sensor cahaya dan metal untuk mendeteksi ketersediaan tempat. Pengguna fasilitas tersebut juga dapat menentukan lokasi parkir sesuai kebutuhan dengan bantuan ApparkB. Selain mendeteksi tempat parkir yang tersedia, aplikasi ApparkB juga digunakan sebagai alat pembayaran.

Fasilitas lain yang disediakan untuk memudahkan mobilitas warganya adalah Bicing. Layanan ini menyediakan 6.000 sepeda yang tersebar di 400 tempat. Setiap orang bisa memakai sepeda-sepeda tersebut dengan membayar biaya tahunan dan melakukan transaksi menggunakan kartu. Untuk mengecek ketersediaan sepeda dan tempat parkir, pengguna juga bisa memantaunya secara real time melalui Bicing App. 

 

London

Pemerintah London memiliki suatu badan yang bertanggung jawab atas sistem transportasi bernama Transport for London atau TfL. Beberapa moda transportasi yang ditangani oleh TfL antara lain adalah bus, Tube atau kereta listrik, London’s railways, dan trem.

Setiap hari, sebanyak 1,3 juta perjalanan dilakukan oleh orang dengan disabilitas dan 700.000 perjalanan dilakukan oleh orang dengan usia di atas 75 tahun. Oleh karena itu, London menyediakan 8.500 unit bus yang memiliki akses untuk kursi roda dan iBus yang merupakan sistem audio visual untuk membantu penumpang yang memiliki kekurangan fungsi penglihatan atau pendengaran. Pengelolaan bus di London juga dilengkapi dengan London Buses Command and Control Centre, sebuah pusat kontrol yang beroperasi 24 jam.

Sedangkan Tube menyediakan layanan selama 24 jam untuk hari Jumat dan Sabtu pada jalur-jalur tertentu. TfL juga berencana akan menggunakan kereta yang beroperasi secara otomastis dan melengkapi armadanya dengan layanan Wi-Fi. Selain menambah jumlah dan fitur-fitur angkutan publiknya, London juga menjalankan rencana modernisasi jalan. Bukan hanya untuk mengatasi kemacetan, proyek tersebut juga dilakukan untuk menciptakan ruang publik yang lebih baik, mendukung pertumbuhan ekonomi, memperbaiki fasilitas pedestrian dan jalur khusus bagi pengguna sepeda, serta untuk membuat jalan-jalan di London semakin aman dan menarik.

 

Seoul

Angkutan umum yang menggunakan energi ramah lingkungan rupanya menjadi andalan Seoul. Bus yang menggunakan tenaga listrik juga didukung dengan infrastruktur canggih bernama OLEV (Online Electric Vehicle). Teknologi ini dipasang di jalan-jalan Kota Seoul dan memungkinkan terbentuknya medan magnet untuk transfer energi listrik tanpa kabel ke kendaraan-kendaraan yang melewatinya. OLEV juga mampu mengenali kendaraan reguler dan akan mematikan fungsinya secara otomatis saat tidak digunakan.

Sistem pembayaran elektronik dan terpadu juga sudah diterapkan untuk pembayaran angkutan umum seperti bus dan kereta bawah tanah (subway). Sistem pembayaran bernama Automated Fare Collection (AFC) memungkinkan pengguna angkutan umum untuk menikmati satu tarif perjalanan yang terpadu menggunakan bus dan subway selama waktu transfer antar moda transportasi tidak lebih dari 30 menit.

Artikel lainnya

JakCard : Kartu Pendukung Cashless Society di Jakarta

JakCard adalah kartu prabayar yang diterbitkan oleh Bank DKI sebagai alat pembayaran non-tunai. Kartu ini dapat digunakan untuk berbagai transaksi di tempat-tempat dan perusahaan yang telah ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City