Truk Compactor: Alat Pengangkut Sampah yang Lebih Ramah Lingkungan

JSC | 8 months ago

Bantargebang adalah tujuan akhir tempat pembuangan sampah dari Jakarta. Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) tersebut merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Jarak yang cukup jauh membuat pengangkutan sampah dari Ibu Kota ke lokasi TPST tersebut sering menimbulkan masalah. Misalnya bau yang menimbulkan polusi udara atau ceceran sampah yang mengotori jalan.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan terobosan dengan mengganti truk sampah konvensional dengan tipe compactor. Truk compactor dinilai lebih baik. Desainnya dengan bak tertutup memungkinkan pengangkutan sampah yang bebas bau. Kondisi truk tersebut lebih aman untuk mengangkut sampah karena meminimalkan kemungkinan sampah tercecer sepanjang perjalanan menuju tempat pembuangan akhir. Selain itu, lantai bak truk yang miring ke arah dalam juga berfungsi menjaga cairan sampah agar tidak mengotori lingkungan.

Kapasitas bak sampah truk compactor memang lebih kecil yaitu 10 meter kubik, dibandingkan dengan tipe konvensional yang mampu mengangkut sampah hingga 25 meter kubik. Walaupun demikian, truk compactor bisa memampatkan muatannya hingga sepertiga dari volume awal. Oleh karena itu, jumlah sampah yang diangkut bisa lebih banyak dibanding menggunakan truk sampah konvensional.

Pengangkutan sampah dengan menggunakan truk compactor juga membuat kebutuhan personel pengangkut sampah berkurang. Petugas yang dibutuhkan hanya satu orang pengemudi dan satu orang yang bertugas memasukkan sampah melalui bagian belakang truk.

Karena berbagai kelebihan itu, maka Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan melakukan pengadaan 91 unit truk compactor untuk melengkapi unit pengangkut sampah di DKI Jakarta. Truk sampah jenis tersebut bernilai sekitar 1,5 miliar rupiah per unit. Harga tersebut dinilai pantas, demi sistem pengangkutan sampah yang lebih baik dan lingkungan yang lebih sehat.

Artikel lainnya

Membangun Cashless Society dengan Sistem Transaksi Non Tunai

Salah satu ciri dari smart city adalah cashless society yang berkembang. Cashless society merupakan komunitas yang dalam transaksi keuangannya tidak lagi menggunakan uang tunai, tetapi sudah dalam ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City