Memantau Banjir dengan Aplikasi Besutan Unit Pengelola Jakarta Smart City

JSC | 1 year ago

Banjir merupakan masalah tahunan Jakarta yang perlu diwaspadai oleh seluruh warga. Oleh karena itu, Unit Pengelola Jakarta Smart City membuat sebuah aplikasi untuk memudahkan warga memperoleh informasi tentang kondisi perairan di DKI Jakarta. Aplikasi yang bisa digunakan pada perangkat smartphone dengan sistem operasi berbasis Android tersebut dinamakan Pantau Banjir.

Dua pilihan yang ditampilkan pada grid menu yang terletak di bagian kiri atas tampilan awal aplikasi, memuat pilihan home dan maps. Jika pengguna menekan pilihan maps, maka aplikasi akan menampilkan peta Jakarta lengkap dengan zona yang diberi warna tertentu untuk menunjukkan lokasi terjadinya banjir. Saat zona tersebut di-klik, maka akan muncul info tentang nama kelurahan, Rukun Warga (RW), ketinggian air, dan status siaga. Pengguna dapat memilih tampilan peta atau tampilan satelit untuk halaman tersebut.

Gambar 1. Tampilan Peta Banjir pada Aplikasi Pantau Banjir

Selain maps, pada aplikasi Pantau Banjir juga terdapat halaman utama atau home. Terdapat menu report yang memuat laporan genangan air yang sedang melanda Jakarta. Laporan tersebut berisi nama kelurahan dan RW tempat terjadinya genangan, sekaligus menampilkan data tinggi air di lokasi sehingga warga bisa mengetahui kondisi secara real time. Setiap data lokasi merupakan tautan (link) yang bisa diakses untuk menampilkan laporan warga tentang kondisi di wilayah tersebut.

 

Gambar 2. Tampilan Menu Report pada Aplikasi Pantau Banjir

Menu lain yang bisa ditampilkan melalui aplikasi tersebut adalah informasi ketinggian air di setiap pintu air yang ada di Jakarta. Pengguna dapat memilih tanggal, waktu, dan aliran yang ingin diketahui informasinya. Warna masing-masing data yang ditampilkan menunjukkan status pintu air tersebut. Merah untuk status siaga 1, oranye siaga 2, kuning siaga 3, dan hijau untuk status siaga 4. Jika pengguna meng-klik kotak data pintu air, maka akan ditampilkan grafik ketinggian air per jam selama 24 jam terakhir. Data serupa juga bisa diakses melalui tab pos pengamatan. Menu tersebut menampilkan data ketinggian air yang tercatat di pos-pos pengamatan aliran sungai di Jakarta.

Gambar 3. Tampilan Menu Pintu Air pada Aplikasi Pantau Banjir

Gambar 4. Tampilan Menu Pos Pengamatan pada Aplikasi Pantau Banjir

Melalui Pantau Banjir, pengguna aplikasi juga bisa mengetahui pompa air yang difungsikan di rumah pompa yang ada di Jakarta. Data diperbarui setiap jam dan dapat difilter berdasarkan tanggal dan jam yang ingin ditampilkan. Dengan adanya informasi lengkap yang bisa diakses secara luas, warga diharapkan dapat mewaspadai banjir dan petugas dapat segera mengatasi genangan air yang terjadi di suatu wilayah.

Gambar 5. Tampilan Menu Pompa pada Aplikasi Pantau Banjir

Artikel lainnya

Menguak Fungsi dan Estetika Simpang Susun Semanggi

Pembangunan Simpang Susun Semanggi kini pengerjaan sudah mencapai sekitar 94 persen. Infrastruktur yang akan segera rampung ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan Ibu Kota. Hal tersebut disampaikan ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City