Cantiknya Kota dengan Roof Garden

JSC | 1 year ago

Pernahkah Anda mendengar istilah roof garden? Roof garden dapat diartikan sebagai taman yang berada di atas atap suatu bangunan atau gedung. Isu fenomena pemanasan global telah membawa pengaruh positif bagi perkembangan roof garden. Kesadaran tersebut membuat para arsitek dan praktisi sepakat menjadikan suatu bangunan atau gedung sebagai bangunan yang ramah lingkungan atau dikenal dengan istilah green building. Beberapa developer menjadikan isu green and nature sebagai promosi untuk menarik minat para konsumen. Sekarang dapat dilihat beberapa bangunan baik kantor, rumah maupun apartemen yang dilengkapi dengan roof garden yang hijau dan indah.

Mengapa roof garden menjadi sesuatu yang penting terutama di daerah perkotaan? Jawaban sederhananya karena sangatlah sulit untuk mendapatkan lahan yang bisa dijadikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Lahan-lahan lebih dimanfaatkan untuk kepentingan komersil. Jumlah penduduk yang banyak juga menyebabkan lahan harus menjadi area pemukiman. Padahal cukup banyak manfaat roof garden yang perlu diketahui antara lain:

Meningkatkan daya tahan atap/ bagian atas bangunan

Daya tahan atap untuk atap datar/dak yang tidak menggunakan roof garden berkisar antara 15 sampai dengan 25 tahun. Hal tersebut dikarenakan tekanan fisik, kimia dan biologi pada permukaan atap setiap tahunnya. Perbedaan suhu, radiasi ultraviolet, rasio ozone yang tinggi serta hujan telah mempercepat proses kerusakan atap. Kerusakan atap dapat berupa pengelupasan, pengerutan, keretakan, dan kebocoran. Roof garden dapat memberikan perlindungan pada atap dari tekanan-tekanan tersebut sehingga atap lebih awet dan tahan lama.

Mengurangi kebisingan

Bagi Anda yang tinggal ataupun berkantor di daerah yang bising seperti di bandara, tepi jalan raya atau kawasan industri, roof garden sangatlah bermanfaat untuk menjaga Anda tetap nyaman di dalam rumah atau kantor. Roof garden dapat mengurangi pantulan suara sampai dengan 3 dB dan meredam suara sampai dengan 8 dB. Lapisan vegetasi dapat secara efektif meredam gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh transmisi.

Penurun suhu udara

Iklim mikro yang tercipta oleh vegetasi yang ada pada roof garden dapat menurunkan suhu dan memberikan hawa sejuk pada ruang-ruang di dalam gedung sehingga dapat mengurangi penggunaan AC dan menghemat energi.

Ruang yang berguna

Roof garden menawarkan bebagai fungsi dan kegunaan. Roof garden dapat dijadikan sebagai taman, area berkebun, cafe, maupun area olah raga yang sangat menyenangkan bila dirancang dengan baik sesuai dengan tujuan penggunaannya. Pemilik gedung dapat menghemat biaya untuk membeli lahan tambahan karena dapat memanfaatkan lahan atap dengan berbagai kemungkinan fungsi penggunaan. Pemandangan yang indah, udara yang bersih dan juga privasi merupakan manfaat yang tak ternilai harganya bagi penghuni sekaligus juga bagi pemilik gedung. Dengan kata lain roof garden dapat dijadikan alternatif menciptakan area rekreasi yang mudah diakses warga kota karena memang letaknya di dalam kota itu sendiri.

Habitat alami bagi hewan dan tumbuhan

Atap yang bervegetasi dapat menggantikan kehilangan area hijau di daerah perkotaan yang merupakan habitat bagi hewan dan tumbuhan. Keanekaragaman hayati yang dapat terbentuk dari roof garden antara lain adalah lebah, kupu-kupu dan kumbang serta berbagai jenis serangga lainnya. Tidak tertutup beberapa jenis burung juga akan singgah ke taman Anda.

Area Resapan Air

Roof garden dapat dijadikan sebagai alat untuk mencegah bahaya banjir. Kemampuan tersebut tergantung dari sistem roof garden dan kedalaman media tanam. Roof garden dapat menyerap air hujan antara 50-90 persen. Sebagian besar air akan mengalami siklus air melalui proses transpirasi dan evaporasi oleh tumbuhan. Dengan green roof air hujan diubah menjadi uap ke udara melalui proses transpirasi dan evaporasi dan kelebihannya tetap akan disimpan oleh media tanam untuk sementara waktu. Hal tersebut dapat mengurangi tekanan dari sistem pembuangan air melalui pipa pembuangan dalam tanah. Sebagai hasilnya pemilik gedung dapat memperkecil dimensi bahkan mengurangi penggunaan sistem pembuangan air melalui pipa pembuangan dan selokan. Kombinasi antara roof garden dengan sistem pengelolaan air hujan modern dapat mengalirkan air hujan secara keseluruhan ke area di bawah gedung.

Mengurangi efek pulau bahang (urban heat island effect)

Bangunan, industri, perumahan dan transportasi telah menyembabkan peningkatan suhu daerah perkotaan. Perbedaan suhu antara kota dan daerah pinggir kota dikenal dengan istilah efek pulau bahang atau heat island effect. Pada musim panas perbedaan bisa mencapai 10° C dan hal tersebut sangatlah tidak sehat dan tidak nyaman bagi kehidupan warga kota. Keberadaan roof garden sebagai AC alami dapat mengurangi efek tersebut melalui proses transpirasi yang dapat melembabkan udara yang kering.

Mengurangi debu dan asap

Polusi udara di daerah perkotaan dapat menyebabkan efek serius bagi kesehatan warga kota khususnya nitrogen oksida, karbon monoksida, gas berbahaya lainnya dapat menciptakan partikel berbahaya di udara bebas. Tanaman dapat berfungsi untuk meningkatkan kualitas udara. 1m2 roof garden dapat menyaring 0.2kg debu aerosol dan partikel asap setiap tahunnya. Sebagai tambahan nitrat dan bahan berbahaya lainnya di udara dan dari air hujan dapat diendapkan pada media tanam dari roof garden.

Mempercantik wajah kota

Secara visual, roof garden dapat meningkatkan kualitas hidup dari warga kota. Kota yang monoton dengan bangunan gedung masif berwarna abu-abu dapat diubah secara menakjubkan dengan adanya roof garden yang cantik yang dihiasi oleh tanaman berbunga dan pepohonan yang hijau dan rindang.

 

(Sumber: International Green Roof Association (IGRA))

Artikel lainnya

Penerapan One Man One Ticket untuk Meningkatkan Pelayanan Transjakarta

PT Transjakarta akan memberlakukan sistem one man one ticket atau satu orang satu tiket di 12 koridor Bus Rapid Transit (BRT) Transjakarta mulai 11 Januari 2017 mendatang. Dengan diberlakukannya ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City