Peningkatan Pelayanan Kesehatan Warga di Tingkat Kecamatan melalui PKK dan Puskesmas

JSC | 2 years ago

Pemprov DKI Jakarta melalui DInas Kesehatan terus memberikan pelayanan yang terbaik di bidang kesehatan untuk masyarakat. Sesuai dengan visi yang diusung Dinas Kesehatan, yaitu “Jakarta Sehat Untuk Semua Tahun 2017”, pelayanan kesehatan di DKI Jakarta tanpa terkecuali dilakukan hingga tingkat Kelurahan. Beberapa pelayanan diberikan kepada masyarakat melalui lembaga-lembaga yang berada di bawah naungan Dinas Kesehatan itu sendiri, seperti PKK dan Puskesmas.

Tim Penggerak PKK DKI Jakarta dalam menjalankan tugasnya mengusung visi “Terwujudnya keluarga yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju-mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.” Dari 10 program pokok PKK yang dijadikan pedoman untuk menjalankan tugas utamanya, satu di antaranya bergerak di bidang kesehatan.

Program kesehatan yang diprioritaskan Tim Penggerak PKK DKI Jakarta adalah kesehatan ibu dan anak, pasangan usia subur, ibu hamil dan ibu menyusui. Untuk mengoptimalkan program ini, maka dibentuk Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) dengan kader POSYANDU terlatih. Lima pelayanan dasar di POSYANDU di antaranya adalah imunisasi, gizi, Keluarga Berencana (KB), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), dan penanggulangan diare. Penyuluhan tentang kesehatan, gizi, dan Keluarga Berencana diadakan di POSYANDU, bahkan diadakan pula pemberian makanan tambahan serta demonstrasi tentang makanan bergizi.

Selain Tim Penggerak PKK, pelayanan masyarakat di bidang kesehatan juga dilakukan oleh Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat). Puskesmas merupakan kesatuan organisasi fungsional yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, terjangkau oleh masyarakat, namun tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada perorangan.

Dalam menjalankan tugasnya, Puskesmas mengusung visi “Tercapainya Kecamatan Sehat Menuju Indonesia Sehat”, dengan 4 indikator yaitu lingkungan sehat, perilaku sehat, cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu, dan derajat kesehatan penduduk kecamatan. Selain itu, fungsi utama dari kesehatan adalah sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya, membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka kemampuan untuk hidup sehat, dan memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan masyarakat di wilayah kerjanya.

Khusus di wilayah DKI Jakarta, untuk meningkatkan pelayanan publik, di tahun 2015 sebanyak 15 Puskesmas resmi dijadikan sebagai Rumah Sakit Umum (RSU) tipe D.

Di Jakarta Pusat, ada 4 Puskesmas yang beralih menjadi RSU tipe D, yakni Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih, Puskesmas Kecamatan Sawah Besar, Puskesmas Johar Baru dan Puskesmas Kecamatan Kemayoran, dan Tanah Abang.

Di Jakarta Utara, ada 3 Puskesmas yang beralih menjadi RSU tipe D, yakni Puskesmas Kecamatan Koja, Puskesmas Kecamatan Cilincing, dan Puskesmas Kecamatan Pademanga, dan Tanjung Priok.

Di Jakarta Barat, ada 2 Puskesmas yang beralih menjadi RSU tipe D, yakni Puskesmas Kecamatan Kembangan, Puskesmas Kecamatan Kalideres, dan Taman Sari.

Di Jakarta Selatan, ada 4 Puskesmas yang beralih menjadi RSU tipe D, yakni Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Puskesmas Kecamatan Tebet, Puskesmas Kecamatan Mampang Prapatan, dan Puskesmas Kecamatan Pesanggrahan.

Terakhir di Jakarta Timur, ada 2 Puskesmas yang beralih menjadi RSU tipe D, yakni Puskesmas Kecamatan Kramatjati dan Puskesmas Kecamatan Ciracas, dan Matraman. (jsc-shg)

***

 

 

 

Artikel lainnya

Pemanfaatan Teknologi Informasi di Terminal Pulogebang

Transportasi merupakan salah satu penunjang kehidupan perkotaan dengan tingkat mobilitas penduduk yang tinggi salah satunya Jakarta. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ...

Hak cipta © oleh Jakarta Smart City